{"id":12949,"date":"2024-01-16T14:56:59","date_gmt":"2024-01-16T14:56:59","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=12949"},"modified":"2024-01-16T14:56:59","modified_gmt":"2024-01-16T14:56:59","slug":"kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/","title":{"rendered":"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri."},"content":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com, Kakek duda N (58) tahun warga Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditangkap polisi.&#8221; Ia ditangkap karena telah mencabuli anak laki &#8211; laki usia 6 tahun aksi yang tak, terpuji itu terjadi pada akhir Desember 2023 yang lalu.<\/p>\n<p>&#8221; Hal tersebut disampaikan Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Risky Adrian saat jumpa awak media di Aula Mapolresta Sleman pada hari Senin 15 Januari 2024.<\/p>\n<p>Kasat mengatakan, korban pulang mengaji tiba &#8211; tiba korban dibawa oleh pelaku ke tempat sepi lalu dicabuli.&#8221; Lebih lanjut Risky menceritakan, kejadian ini yang kedua kalinya dilakukan oleh pelaku.<\/p>\n<p>&#8221; Terungkapnya kasus ini, ketika korban mengalami demam pada tanggal 26 Desember 2023 saat korban sedang BAB minta dicebokin oleh ayahnya ketika dicebokin korban merasa kesakitan di bagian anusnya.<\/p>\n<p>&#8221; Setelah itu korban dibawa oleh ayahnya berobat ke dokter, setelah dicek oleh dokter ternyata ada bekas luka pada bagian anus korban,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&#8221; Setelah itu orang tua korban bertanya kepada anaknya apa yang terjadi, korban ketakutan dan tidak mau memberitahu siapa pelakunya.&#8221; Namun setelah didesak oleh ayah korban dan kerabatnya, korban akhirnya mengaku bahwa N adalah pelakunya.<\/p>\n<p>&#8221; Atas keterangan dari anaknya itu, ayah korban langsung melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT dan ke Kelurahan serta ke penyidik unit PPA Polresta Sleman.<\/p>\n<p>&#8221; Petugas yang menerima laporan tersebut, langsung bergerak cepat dan menangkap terduga pelaku pencabulan itu.<\/p>\n<p>&#8221; Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan hasil proses gelar perkara, petugas menaikan status pelaku menjadi tersangka lalu dilakukan penahanan,&#8221; kata Risky.<\/p>\n<p>&#8221; Kasat menyampaikan, bahwa pelaku dan korban saling mengenal karena dia bertetangga masih satu lingkungan tempat tinggal.&#8221; Saat pelaku ditangkap, pelaku sempat mengelak dan hanya membuka celananya.<\/p>\n<p>&#8221; Namun berdasarkan keterangan dari saksi dan bukti &#8211; bukti dan luka yang ada di anus korban, pelaku tidak bisa mengelak lagi,&#8221; tambah Risky.<\/p>\n<p>&#8221; Motif pelaku melakukan perbuatan tak pantas itu, karena memiliki kelainan seksual.&#8221; Pelaku mencabuli korban sebanyak 2 kali, yang terakhir saat korban pulang dari mengaji lalu dibawa ketempat sepi lalu dicabuli.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah melakukan aksi bejatnya pelaku bilang sama korban, kamu jangan bercerita kepada siapa saja.&#8221; Kalau kamu cerita kamu saya pukulin, hal itu yang membuat korban ketakutan.<\/p>\n<p>&#8221; Dalam kasus ini, petugas menyita barang bukti berupa satu kaos lengan panjang, satu celana dalam dan satu celana panjang.<\/p>\n<p>&#8221; Adapun barang bukti berupa potongan kayu yang digunakan pelaku saat kejadian itu, belum ditemukan karena pelaku mengaku membuang kayu tersebut disekitar lokasi kejadian.<\/p>\n<p>&#8221; Atas perbuatan ini, pelaku disangkakan melanggar Pasal 28 Undang &#8211; undang RI Nomor 17 tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.<\/p>\n<p>&#8221; Selain itu juga dilapis dengan Pasal 292 UU KUHP, ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara serta denda paling banyak Rp 5 miliar,&#8221; tutupnya. (Joni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com, Kakek duda N (58) tahun warga Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12950,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-12949","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-metropolitan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri. - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri. - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com, Kakek duda N (58) tahun warga Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-16T14:56:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/IMG-20240116-WA0025.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"585\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri.\",\"datePublished\":\"2024-01-16T14:56:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-16T14:56:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/\"},\"wordCount\":435,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Metropolitan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/\",\"name\":\"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri. - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-01-16T14:56:59+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-16T14:56:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri. - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri. - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com, Kakek duda N (58) tahun warga Ngaglik, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2024-01-16T14:56:59+00:00","og_image":[{"width":1040,"height":585,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/IMG-20240116-WA0025.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri.","datePublished":"2024-01-16T14:56:59+00:00","dateModified":"2024-01-16T14:56:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/"},"wordCount":435,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Metropolitan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/","name":"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri. - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2024-01-16T14:56:59+00:00","dateModified":"2024-01-16T14:56:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/01\/16\/kakek-duda-58-tahun-tega-cabuli-anak-tetangganya-sendiri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kakek Duda 58 Tahun, Tega Cabuli Anak Tetangganya Sendiri."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12949","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12949"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12949\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12951,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12949\/revisions\/12951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12949"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12949"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12949"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12949"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}