{"id":14775,"date":"2024-03-06T06:10:30","date_gmt":"2024-03-06T06:10:30","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=14775"},"modified":"2024-03-06T06:16:07","modified_gmt":"2024-03-06T06:16:07","slug":"mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">JAKARTA<\/span>, <em><span style=\"color: #000000;\">KompassInd<span style=\"color: #ff0000;\">one<\/span>sia<span style=\"color: #ff0000;\">News<\/span>.com<\/span><\/em><\/strong>\u00a0&#8211; Negara Vietnam tengah menghadapi skandal perbankan terbesar di Asia Tenggara. Negara tersebut mengungkap dugaan penggelapan dana senilai US$ 12,4 miliar atau setara Rp 192,25 triliun (kurs Rp 15.504) oleh pengembang real estate, Truong My Lan.<\/p>\n<p>Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho mewanti-wanti pemerintah maupun otoritas perbankan di Indonesia agar memitigasi jangan sampai kasus tersebut menjalar ke Indonesia.<\/p>\n<p>Apalagi, skandal keuangan di Vietnam ini mirip dengan kejahatan keuangan yang pernah menimpa Indonesia pada masa transisi kekuasaan era reformasi 1998.<\/p>\n<p>Saat itu, Indonesia diguncang oleh skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan skandal Obligasi Rekap BLBI.<\/p>\n<p>\u201cSaya terus mendesak pemerintah agar menghapus pembayaran subsidi bunga obligasi rekap eks BLBI ini. Ini anggaran yang tidak produktif dan membebani APBN kita, tetapi tidak digubris,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u201cPadahal, pembayaran bunga obligasi ini membuat APBN tidak sehat,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Hardjuno yang kini tengah merampungkan disertasi dengan judul \u201cPrinsip Kepastian Hukum Pada Akselerasi Reformasi Hukum Terhadap Perampasan Aset Tanpa Tuntutan Pidana (Non-Conviction Based Asset Forfeiture)\u201d mensinyalir penipuan skala besar yang merugikan keuangan negara di Vietnam tersebut, diduga menggunakan ribuan &#8220;perusahaan hantu&#8221; untuk melaksanakan kegiatan ilegal.<\/p>\n<p>Hal tersebut seringkali merupakan modus operandi dalam kasus penipuan keuangan, di mana pelaku menciptakan entitas bisnis palsu atau tidak sah untuk menyembunyikan jejak keuangannya.<\/p>\n<p>\u201cDi Indonesia, praktik ini juga terjadi di BLBI. Banyak perusahaan bodong mendapat kucuran dana atau perusahaan bodong diagunkan. Setelah perusahaan dijual bahkan nilainya tak sampai sepersepuluh dari BLBI yang dikucurkan,\u201d kata Hardjuno di Jakarta, Rabu (6\/3\/2024).<\/p>\n<p>Selasa 5 Maret 2024, pengadilan Vietnam mulai menyidangkan kasus penipuan keuangan bernilai 12 miliar dolar AS, atau Rp 189 triliun, menghadapkan 90 tersangka dengan beberapa terancam hukuman mati.<\/p>\n<p>Di Vietnam, Truong My Lan diduga memberikan suap kepada pejabat pemerintah untuk mendukung kegiatannya. Menurutnya, praktik suap ini juga merupakan masalah serius di Indonesia, terutama dalam kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi atau eksekutif perusahaan yang mencoba memuluskan jalannya dalam bisnis ilegal.<\/p>\n<p>Dalam kasus Truong My Lan juga terdapat dugaan pelanggaran terhadap peraturan perbankan.<br \/>\nSama persis dengan pengucuran BLBI yang kemudian ditambah dengan pemberian obligasi rekap sebagai siasat menyehatkan neraca perbankan.<\/p>\n<p>\u201cDi skandal obligasi rekap yang diduga merugikan negara hingga 18 ribu triliun rupiah pada hari ini mengangkangi aturan perbankan karena bank yang memegang obligasi rekap dijual murah kepada yang diduga pemilik lama. Sehingga, negara harus terus membayar bunga rekap sampai sekarang pada bank-bank tersebut,\u201d papar Hardjuno yang kini menempuh Program Doktor Program Studi Hukum dan Pembangunan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-14776 aligncenter\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/IMG-20240306-WA0024-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p>Hardjuno memberi apresiasi kepada pemerintah Vietnam yang telah memperlihatkan keberanian untuk menghukum pelaku kejahatan keuangan.<br \/>\nSementara di Indonesia sampai hari ini masih berkutat dengan pengembalian Rp 110 triliun nilai BLBI pada 1998 yang jika dikurskan pada hari ini sebenarnya sudah ribuan triliun.<\/p>\n<p>\u201cNgejar Rp 110 triliun saja setengah mati susahnya. Apalagi menghentikan pembayaran bunga obligasi rekap yang merugikan negara setahun Rp 50-60 triliun,\u201d tandas Hardjuno.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, KompassIndonesiaNews.com\u00a0&#8211; Negara Vietnam tengah menghadapi skandal perbankan terbesar di Asia Tenggara. Negara tersebut mengungkap&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14777,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-14775","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, KompassIndonesiaNews.com\u00a0&#8211; Negara Vietnam tengah menghadapi skandal perbankan terbesar di Asia Tenggara. Negara tersebut mengungkap...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-06T06:10:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-06T06:16:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/IMG-20240306-WA0025.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia\",\"datePublished\":\"2024-03-06T06:10:30+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-06T06:16:07+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/\"},\"wordCount\":465,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/\",\"name\":\"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-03-06T06:10:30+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-06T06:16:07+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"JAKARTA, KompassIndonesiaNews.com\u00a0&#8211; Negara Vietnam tengah menghadapi skandal perbankan terbesar di Asia Tenggara. Negara tersebut mengungkap...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2024-03-06T06:10:30+00:00","article_modified_time":"2024-03-06T06:16:07+00:00","og_image":[{"width":960,"height":1280,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/IMG-20240306-WA0025.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia","datePublished":"2024-03-06T06:10:30+00:00","dateModified":"2024-03-06T06:16:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/"},"wordCount":465,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/","name":"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2024-03-06T06:10:30+00:00","dateModified":"2024-03-06T06:16:07+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/03\/06\/mega-skandal-korupsi-perbankan-di-vietnam-mirip-blbi-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mega Skandal Korupsi Perbankan di Vietnam Mirip BLBI di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14775","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14775"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14775\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14783,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14775\/revisions\/14783"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14777"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14775"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}