{"id":25523,"date":"2024-12-18T21:01:10","date_gmt":"2024-12-18T14:01:10","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=25523"},"modified":"2024-12-18T21:01:10","modified_gmt":"2024-12-18T14:01:10","slug":"kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/","title":{"rendered":"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan"},"content":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah melakukan persiapan menyeluruh untuk menghadapi masa libur Natal 2024 dan tahun baru 2025. Berbagai langkah strategis telah dilakukan, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.<\/p>\n<p>Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan, yang juga selaku Ketua TPID Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa,S.E.,M.T, saat beri keterangan kepada awak media Rabu 18 Desember 2024.<\/p>\n<p>&#8221; Haris, mengatakan kami telah melakukan pemantauan harga dan stok secara berkala untuk memastikan ketersediaan bahan pokok,&#8221; ujar Haris.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid, yang juga ikut saat jumpa awak media mengatakan terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian utamanya bagi Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman.<\/p>\n<p>Kita mengacu pada data BPS DIY, tidak kurang dari 36,25 persen wisatawan nusantara yang berkunjung ke &#8211; DIY dan tentu mereka mengunjungi Kabupaten Sleman dimana 69 persen diantaranya berasal dari luar DIY,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Lanjutnya, berdasarkan data sementara pergerakan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman sampai dengan 15 Desember 2024 tercatat tidak kurang dari 7,45 juta pergerakan wisatawan yang didominasi wisatawan nusantara sebesar 97,25 persen setara dengan 7,24 juta pergerakan wisatawan.<\/p>\n<p>&#8221; Momentum libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 yang bersamaan dengan libur sekolah, beberapa sekolah mulai sejak 13 Desember 2024 diperkirakan akan meningkat pergerakan wisatawan di Kabupaten Sleman.<\/p>\n<p>Terkait hal tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menargetkan pergerakan wisatawan berada pada kisaran 350 sampai dengan 500 ribu.&#8221; Target ini, tidak berbeda jauh dengan target pergerakan wisatawan pada libur Natal 2023 dan tahun baru 2024 yang lalu.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Zayid menjelaskan penetapan target ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca pada periode libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 yang didominasi tingginya intensitas hujan utamanya di siang dan malam hari.<\/p>\n<p>Ia, juga memaparkan lama tinggal wisatawan di Kabupaten Sleman, diperkirakan berada pada kisaran 1,05 sampai dengan 1,10 hari dengan tingkat keterisian hotel berbintang maupun non bintang pada kisaran 70-80 persen. Sedangkan pembelanjaan wisatawan selama periode libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 di perkirakan berada pada kisaran Rp 1.750.000,00 sampai dengan Rp 2.250.000,00 per kunjungan.<\/p>\n<p>Kadis juga menjelaskan tempat destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh wisatawan antara lain, destinasi wisata alam seperti Kaliurang, Kaliadem, dan Tebing Breksi dan destinasi wisata budaya seperti Candi Prambanan dan Ratu Boko kami yakin masih menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan meskipun tidak sebesar periode libur sekolah di bulan Juni &#8211; Juli yang lalu.<\/p>\n<p>Tingginya intensitas hujan selama periode ini, menjadikan destinasi wisata belanja seperti Pakuwon Mall, Plaza Ambarrukmo, Jogja City Mall, dan Sleman City Hall menjadi alternatif kunjungan wisatawan selama berada di Kabupaten Sleman.<\/p>\n<p>Mantan Panewu\/ Camat Prambanan ini juga menerangkan, tercatat tidak kurang dari 80 event yang memeriahkan periode libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 di Kabupaten Sleman, dimana 50% diantaranya dilaksanakan pada 31 Desember 2024 mulai siang hari sampai dengan malam pergantian tahun.<\/p>\n<p>Lalu tercatat tidak kurang dari 25 event yang akan mengadakan pesta kembang api saat pergantian tahun, yang tersebar di seluruh Kabupaten Sleman dimana 60% diantaranya di selenggarakan di kawasan Sleman tengah seperti Kapanewon\/ Kecamatan Depok dan Mlati.<\/p>\n<p>Untuk menjamin kenyamanan wisatawan dalam menikmati libur Natal 2024 dan tahun baru 2025, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menghimbau kepada seluruh pengelola destinasi wisata penyelenggara event dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan terjadinya hujan deras disertai angin kencang.<\/p>\n<p>Meningkatkan kewaspadaan terjadinya aliran lahar dingin Gunung Merapi, utamanya bagi penyedia Jeep wisata di sekitar Kaliurang dan Kaliadem. Meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aquaplaning atau hydroplaning di jalan raya utamakan di seputar ringrod pada saat hujan lebat dan selalu memperbarui informasi terkait kondisi cuaca pada informasi yang disediakan oleh BMKG.<\/p>\n<p>Zayid, juga berpesan agar semua pengelola hotel dan pusat perbelanjaan yang ada di Kabupaten Sleman, diharapkan untuk memastikan kelaikan fungsi mekanikal dan elektrik event (lift) dan eskalator tangga berjalan yang ada.<\/p>\n<p>Ketika terjadi keadaan darurat, dipersilakan menghubungi 112 melalui telepon seluler maupun telepon rumah.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Pariwisata Sleman, juga berpesan kepada pedagang tidak menaikan harga dengan tidak wajar dan memasang informasi harga makanan atau minuman di tempat yang dapat dilihat oleh pelanggan.<\/p>\n<p>Mematuhi besaran tarif parkir yang telah ditetapkan dalam Perda, dan memberikan karcis parkir kepada pemilik kendaraan bermotor.<\/p>\n<p>Lalu terkait pengaduan terkait juru parkir yang nakal, harga makanan yang melebihi batas wajar, dan hal lainnya dapat melaporkan melalui aplikasi Lapor Sleman atau melalui 08112595000 (WA) disertai dengan bukti yang cukup,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p>Turut hadir dalam acara jumpa awak media di akhir tahun ini, sebagai berikut.<\/p>\n<p>1.Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman dan sekaligus Ketua TPID Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa.<br \/>\n2.Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid<br \/>\n3.Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Ir.Arip Pramana, M.T.<br \/>\n4.Waka Polres Sleman, AKBP Darno, S.I.K.,S.H.(Joni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah melakukan persiapan menyeluruh&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25524,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-25523","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah melakukan persiapan menyeluruh...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-18T14:01:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IMG-20241218-WA0018.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"905\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan\",\"datePublished\":\"2024-12-18T14:01:10+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-18T14:01:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/\"},\"wordCount\":736,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/\",\"name\":\"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-12-18T14:01:10+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-18T14:01:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah melakukan persiapan menyeluruh...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2024-12-18T14:01:10+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":905,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IMG-20241218-WA0018.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan","datePublished":"2024-12-18T14:01:10+00:00","dateModified":"2024-12-18T14:01:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/"},"wordCount":736,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/","name":"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2024-12-18T14:01:10+00:00","dateModified":"2024-12-18T14:01:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2024\/12\/18\/kabupaten-sleman-siap-menampung-350-sampai-500-ribu-wisatawan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kabupaten Sleman, Siap Menampung 350 sampai 500 Ribu Wisatawan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25523"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25523\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25525,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25523\/revisions\/25525"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25524"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25523"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=25523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}