{"id":25959,"date":"2025-01-17T07:41:05","date_gmt":"2025-01-17T00:41:05","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=25959"},"modified":"2025-01-17T07:41:05","modified_gmt":"2025-01-17T00:41:05","slug":"dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/","title":{"rendered":"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca"},"content":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, terus berupaya mengatasi tingginya harga cabai saat ini yang berada di atas ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Kementerian Pertanian RI.Hal tersebut merupakan dampak dari perubahan iklim, yang menyebabkan pasokan komoditas cabai di pasaran berkurang.<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-25960\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250117-WA0004-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p>Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Immawan Nur Syaifuddin Ahmad mengatakan Kamis 16 Januari 2025.<\/p>\n<p>Immawan, menuturkan instabilitas harga komoditas cabai di pengaruhi oleh faktor cuaca, dimana cuaca ekstrem dan intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan tanaman mati atau mengalami fusarium (penyakit layu pada tanaman).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-25963\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250117-WA0005-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p>Immawan, menambahkan kondisi ini, terjadi di semua daerah yang menjadi sentra cabai di pulau Jawa. Meski begitu, ketersediaan cabai di Kabupaten Sleman per harinya mencapai lebih kurang 1-2 ton.<\/p>\n<p>&#8221; Kondisi harga cabai saat ini, tinggi di atas ketentuan HPP Kementan wajar.&#8221; Karena pasokan cabai di pasar berkurang banyak akibat dari pertanaman cabai, di petani yang rusak atau mati karena hujan dengan intensitas tinggi selama bulan Desember 2024 kemaren,&#8221; tambah Immawan.<\/p>\n<p>Lanjutnya, cabai kalau di Kabupaten Sleman panen sepanjang tahun. Bulan Desember 2024 Januari 2025 cuaca ekstrem hujan deras dan intensitasnya tinggi, banyak pertanaman yang mati karena busuk barang dan fusarium kerusakan mencapai 70% sehingga produksi atau panen menurun. Namun kecenderungan harga akan turun di bulan depan, sudah ada yang panen di sentra cabai Jawa Timur,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>&#8221; Lebih lanjut, Immawan menerangkan di pasaran komoditas cabai rawit dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu ORI dan RM. Cabai rawit ORI merupakan jenis cabai rawit yang berkulit tebal, lebih tahan lama dan pedas. Sedangkan cabai rawit RM gorga cirinya berkulit tipis tidak bisa bertahan lama dan rasanya lebih pedas di bandingkan jenis ORI.<\/p>\n<p>Kalau owr tavi itu, jenis cabai rawit tahan virus di pasaran ini masuk jenis ORI kalau ELX jenis cabai merah keriting yang tahan virus,&#8221; tutur Immawan menambahkan.<\/p>\n<p>Berdasarkan data DP3 Kabupaten Sleman, per 15 Januari 2025 harga lelang komoditas cabai rawit merah, sebesar Rp.62.000, ribu per kilo. Kemudian harga ORI cabai rawit mencapai Rp.70 ribu per kilo dan ORI K cabai rawit sebesar Rp.62.000, per kilonya.<\/p>\n<p>Selanjutnya, harga OER TAVI cabai rawit mencapai Rp.63.000, ribu per kilo. Di tegaskan harga lelang cabai setiap harinya mengalami perubahan, namun harga tersebut tidak berlansung lama sebab trennya akan menurun.<\/p>\n<p>Adapun dari segi pemasaran, perkumpulan petani holtikultura puncak merapi memasarkan komoditas cabai ke pasar lokal sebesar 30% dan 70% diserap oleh pedagang lokal.<\/p>\n<p>Sejauh ini, pemerintah setempat mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan cabai di Kabupaten Sleman. Mitigasi yang di lakukan Pemkab Sleman, diantaranya melaksanakan gerakan penanaman cabai di pekarangan rumah.<\/p>\n<p>Aksi ini digalakan pada tanggal 30 Oktober 2024 lalu, dan proses pemanenan di perkirakan berlansung pada awal Februari 2025 mendatang.<\/p>\n<p>Pemkab Sleman, juga mendorong kelompok wanita tani dan masyarakat agar memanfaatkan pekarangan sebagai lahan menanam aneka sayuran dan komoditas tertentu dengan harga pasaran yang mengalami kenaikan.<\/p>\n<p>Untuk mendukung program tersebut DP3 Kabupaten Sleman, menyediakan sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan berupa bibit atau benih cabai, polybag, dan pupuk organik bantuan itu dapat diakses oleh kelompok masyarakat melalui bidang ketahanan pangan DP3 Kabupaten Sleman.<\/p>\n<p>Kegiatan ini, sudah berjalan beberapa tahun dan untuk saat ini beberapa KWT juga ada yang panen seperti di KWT Mekar Lestari Kapanewon\/ Kecamatan Gamping,&#8221; tutupnya.(Joni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, terus berupaya mengatasi tingginya harga cabai saat ini&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25961,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-25959","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, terus berupaya mengatasi tingginya harga cabai saat ini...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-17T00:41:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250117-WA0003.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1066\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca\",\"datePublished\":\"2025-01-17T00:41:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-17T00:41:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/\"},\"wordCount\":531,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/\",\"name\":\"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-01-17T00:41:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-17T00:41:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, terus berupaya mengatasi tingginya harga cabai saat ini...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-01-17T00:41:05+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1066,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG-20250117-WA0003.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca","datePublished":"2025-01-17T00:41:05+00:00","dateModified":"2025-01-17T00:41:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/"},"wordCount":531,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/","name":"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-01-17T00:41:05+00:00","dateModified":"2025-01-17T00:41:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/01\/17\/dinas-pertanian-pangan-dan-perikanan-sleman-menyebut-tingginya-harga-cabai-di-pengaruhi-faktor-cuaca\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Menyebut Tingginya Harga Cabai di Pengaruhi Faktor Cuaca"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25959"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25959\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25964,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25959\/revisions\/25964"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25959"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=25959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}