{"id":26162,"date":"2025-02-01T05:22:57","date_gmt":"2025-01-31T22:22:57","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=26162"},"modified":"2025-02-01T05:22:57","modified_gmt":"2025-01-31T22:22:57","slug":"anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/","title":{"rendered":"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya"},"content":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Sungguh kejam dan keji tingkah laku A alias S 48 tahun, tega membunuh ibu kandungnya sendiri dan jasadnya dibuang di pekarangan kosong tidak jauh dari rumah korban.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan, Kapolresta Sleman, Polda DIY, Kombes Plo Edy Setyanto Erning Wibowo, yang juga didampingi Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian dan Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun, saat beri keterangan kepada awak media di Aula Mapolresta Sleman Kamis 30 Januari 2025.<\/p>\n<p>Kapolresta Sleman, mengatakan pada hari Minggu tanggal 12 Januari 2025 sekira pukul 16,40 WIB di Dusun Sembung, Kalurahan Balaicatur, Kapanewon\/ Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, telah ditemukan orang meninggal dunia di kebun kosong dalam keadaan mulai membusuk.<\/p>\n<p>Kejadian tersebut berawal sekira pukul 11,00 WIB saat saksi 1 SP (anak korban) datang kerumah orang tuanya (korban) untuk menjenguk orang tuanya. Namun saat sampai di rumah orang tuanya rumah dalam keadaan tertutup lalu dibuka oleh saksi SP, selanjutnya SP anak korban mencari korban di sekitar rumah korban namun tidak ketemu.<\/p>\n<p>Selanjutnya sekira pukul 15.00 WIB, SP menghubungi saksi (2) dua TR yang juga anak korban dan menyampaikan bahwa korban tidak berada di rumah. Setelah TR datang keduanya berpencar mencari korban, sekira jam16.40 WIB SP mencari di kebun kosong di sekitar rumah korban dan saksi SP melihat ada tumpukan sampah daun. Karena SP curiga kemudian SP melihat sebuah kaki manusia, kemudian mengaruk tumpukan sampah daun tersebut dan SP melihat sepasang kaki manusia dan sudah bau menyegat. Setelah itu, SP memanggil TR serta perangkat Desa yang kemudian menghubungi pihak Kepolisian,&#8221; tutur Kapolresta Sleman.<\/p>\n<p>Selanjutnya petugas dari Polsek Gamping dan Satreskrim Polresta Sleman, beserta dokter dari Puskesmas mendatangi TKP lalu dilakukan olah TKP dan teridentifikasi bahwa mayat yang ditemukan yang sudah membusuk itu, merupakan ibu para saksi yang kemudian mayat tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk dilakukan auotopsi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Lanjutnya menambahkan, setelah dilakukan penyelidikan kami mencurigai pelaku merupakan anak korban sendiri yang juga tinggal bersama korban berinisial A alias S. Dan menurut keterangan dari tersangka A alias S pada tanggal 29 Desember 2024 tersangka mencekik leher korban dan didorong lalu kepala korban dibenturkan ketembok. Pada tanggal 1 Januari 2025, tersangka memukul bagian rusuk korban sebelah kanan dan kiri mengunakan tangan kosong sebanyak masing &#8211; masing satu kali.<\/p>\n<p>Kemudian pada tanggal (2) dua Januari 2025 korban meninggal dunia dan pada tanggal 10 Januari 2025 karena mayat korban mulai berbauk busuk, oleh pelaku korban dibopong ke kebun kosong yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah korban selanjutnya tersangka mengumpulkan dedaunan dan tanah yang ada disekitar tersebut untuk menutupi mayat korban hingga akhirnya korban ditemukan oleh anak korban lainnya.<\/p>\n<p>Edy, juga menjelaskan modus pelaku tega membunuh orang tua kandungnya sendiri, pelaku jengkel kepada korban karena korban merasa tidak sesuai terus saat dilayani oleh pelaku dalam kehidupan sehari &#8211; harinya.<\/p>\n<p>Atas perbuatan tersangka A alias S kami menjerat dengan Pasal 44 ayat (3) jo Pasal 5 huruf (a) Undang &#8211; Undang RI Nomor 23 Tahun 2024 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman penjara paling lama (15) lima belas tahun penjara.(Joni)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Sungguh kejam dan keji tingkah laku A alias S 48 tahun,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26163,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-26162","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Sungguh kejam dan keji tingkah laku A alias S 48 tahun,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-31T22:22:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250131-WA0025.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya\",\"datePublished\":\"2025-01-31T22:22:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T22:22:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/\"},\"wordCount\":488,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/\",\"name\":\"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-01-31T22:22:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-01-31T22:22:57+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com Sungguh kejam dan keji tingkah laku A alias S 48 tahun,...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-01-31T22:22:57+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":900,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250131-WA0025.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya","datePublished":"2025-01-31T22:22:57+00:00","dateModified":"2025-01-31T22:22:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/"},"wordCount":488,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/","name":"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-01-31T22:22:57+00:00","dateModified":"2025-01-31T22:22:57+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/02\/01\/anak-durhaka-orang-tua-kandung-di-bunuh-lalu-di-buang-mayatanya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anak Durhaka Orang Tua Kandung di Bunuh, Lalu di Buang Mayatanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26162","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26162"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26162\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26164,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26162\/revisions\/26164"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26163"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26162"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26162"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26162"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=26162"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}