{"id":27212,"date":"2025-03-04T22:20:25","date_gmt":"2025-03-04T15:20:25","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=27212"},"modified":"2025-03-04T22:20:25","modified_gmt":"2025-03-04T15:20:25","slug":"anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/","title":{"rendered":"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak."},"content":{"rendered":"<p>Jakarta,Kompassindonesianews.com &#8211; Seorang ibu LS mengungkapkan kesedihan dan *kekecewaannya* setelah kehilangan hak asuh putrinya yang berinisial GI, LS memaparkan bahwa mantan suaminya, Danny Septriadi Djayaprawira, telah mengambil paksa GI, di tangan ibu LS, yang sah mendapatkan Akte Hak Asuh Anak, dan juga sudah ada kesepakatan hukum yang menetapkan dirinya sebagai pemegang hak asuh anak, Senin 03\/3\/2025.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-27214\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250304-WA0052-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p>Menurut *LS* kesepakatan tersebut dibuat dalam perjanjian dihadapan notaris di Jakarta pada 19 November 2019, dalam pasal 3 perjanjian tersebut dinyatakan bahwa hak asuh anak yang masih di bawah umur diberikan kepada ibu yaitu LS, namun LS menuturkan bahwa mantan suaminya melanggar atas perjanjian tersebut dengan mengambil paksa GI dari ibu LS sebagai pengasuhnya.<\/p>\n<p>LS menegaskan bahwa akan terus berjuang melalui jalur hukum, demi mendapatkan kembali hak asuh sanak yang bernama GI.<br \/>\n&#8221; GI adalah anak yang berprestasi bahkan pernah menjadi peserta olympiade Matematika tingkat internasional dan membawa nama baik Indonesia.&#8221; Ungkap LS<\/p>\n<p>LS mengungkapkan kekhawatiranya terhadap kondisi putrinya setelah kehilangan kontak sejak di ambil alih oleh mantan suaminya Danny Septriadi Djayaprawira, disamping itu bahwa GI telah diberi obat Cipralex tanpa persetujuan dari LS, meskipun putrinya sebelumnya sehat secara fisik dan mental.<\/p>\n<p>Saya bener bener shock mengetahui anak saya dicekokin obat Cipralex, GI bukan anak yang sakit, dia ceria dan penuh semangat, tapi sejak diambil paksa psikologisnya berubah drastis.<\/p>\n<p>Lucy Widiawati Psikolog Forensik meminta Kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk bisa mengambil keputusan agar bisa mengembalikan hak asuh anak GI dikembalikan kepada ibunya LS<\/p>\n<p>Dalam persidangan hak asuh anak tersebut Lucy Psikolog menyarankan agar hak asuh anak yang di bawah umur harus dalam pengawasan dan Pengasuhan oleh ibunya, dan sebagaiman semestinya ibu menyayangi anak pada umunya<\/p>\n<p>Menurut saksi Danny Septriadi Djayaprawira adalah orang tua yang masa bodoh *dengan* GI, *dan tidak pernah mengurus anak sejak bayi* dari sisi belajar dan cenderung dituruti segala kemauan GI, *walaupun gak benar* dan ini sangat berbeda LS, yang selama ini GI selalu diingatkan untuk disiplin belajar dan belajar yang akhirnya GI bisa masuk katagori anak yang *berprestasi*, ungkap Saksi P .<\/p>\n<p>Sementara dai pihak *saksi A*, yang merupakan sahabat dari pengasuh GI saat ini menyatakan bahwa GI sekarang di asuh oleh seorang wanita *Bernama LIA* yang dipekerjakan oleh Danny S, tetapi wanita tersebut tidak memiliki *latar belakang* dalam pengasuh anak dan *bekerja* bar atau klub malam.<\/p>\n<p>LS berharap bisa mendapatkan kembali hak asuh anak GI serta memastikan putrinya mendapatkan perlindungan hukum yang layak, LS juga menekankan pentingnya transparansi dalam pemberian obat kepada anak di bawah umur dan menghindari penyalahgunaan *pengobatan* yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik anak, sungguh tidak manusiawi saya hanya ingin bertemu putri saya, semua akses saya diputus bahkan komunikasi pun tidak diperbolehkan.&#8221; Ungkap .LS .<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta,Kompassindonesianews.com &#8211; Seorang ibu LS mengungkapkan kesedihan dan *kekecewaannya* setelah kehilangan hak asuh putrinya yang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27213,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-27212","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak. - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak. - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta,Kompassindonesianews.com &#8211; Seorang ibu LS mengungkapkan kesedihan dan *kekecewaannya* setelah kehilangan hak asuh putrinya yang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-04T15:20:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250304-WA0053.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"757\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"650\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak.\",\"datePublished\":\"2025-03-04T15:20:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-04T15:20:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/\"},\"wordCount\":457,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/\",\"name\":\"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak. - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-03-04T15:20:25+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-04T15:20:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak. - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak. - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Jakarta,Kompassindonesianews.com &#8211; Seorang ibu LS mengungkapkan kesedihan dan *kekecewaannya* setelah kehilangan hak asuh putrinya yang...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-03-04T15:20:25+00:00","og_image":[{"width":757,"height":650,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250304-WA0053.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak.","datePublished":"2025-03-04T15:20:25+00:00","dateModified":"2025-03-04T15:20:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/"},"wordCount":457,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/","name":"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak. - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-03-04T15:20:25+00:00","dateModified":"2025-03-04T15:20:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/03\/04\/anak-di-bawah-umur-sarankan-di-asuh-oleh-ibu-kandungnya-sendiri-menurut-saksi-ahli-psikologi-forensik-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anak Di Bawah Umur Sarankan Di Asuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri Menurut Saksi Ahli Psikologi Forensik Anak."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27212","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27212"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27212\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27215,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27212\/revisions\/27215"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27212"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27212"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27212"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=27212"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}