{"id":34656,"date":"2025-07-31T18:30:54","date_gmt":"2025-07-31T11:30:54","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=34656"},"modified":"2025-07-31T18:30:54","modified_gmt":"2025-07-31T11:30:54","slug":"ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/","title":{"rendered":"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Yogyakarta<\/strong><\/span> \u2013 <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span>, <strong>Presiden Timor-Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian, J. Ramos-Horta, menyampaikan pidato penuh semangat dan inspirasi di hadapan pimpinan dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu, 31 Juli 2025.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia menegaskan pentingnya pendidikan, kewirausahaan sosial, dan perdamaian sebagai fondasi perubahan sosial global.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam kunjungannya yang keempat ke Yogyakarta dan kedua ke UGM, Ramos-Horta menghidupkan semangat pemberdayaan masyarakat melalui pidato reflektif dan membumi, yang ia sebut sebagai \u201ccatatan\u201d.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ramos-Horta membuka pidatonya dengan ucapan terima kasih kepada Dato Sri Prof. Tahir, Prof. Dr. Todung Mulya Lubis, dan Prof. Dr. Ova Emilia. Ia memuji UGM sebagai kampus kerakyatan yang telah menjadi rumah intelektual bagi ribuan warga Timor-Leste<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-34657\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250731-WA0103-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p><strong>\u201cUGM telah membentuk banyak generasi bangsa saya. Saya merasa terhormat kembali berdiri di kampus ini, di tengah semangat intelektual dan pengabdian yang nyata,\u201d tegas Ramos-Horta dengan suara penuh wibawa.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia kemudian menyoroti program KKN-PPM (Kuliah Kerja Nyata \u2013 Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) yang menurutnya merupakan model luar biasa integrasi akademik dan sosial yang patut direplikasi secara global.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia menyebut program ini sebagai inspirasi perubahan nyata dari ruang kuliah ke tengah masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menempatkan Rakyat sebagai Pusat Kebijakan<\/strong><br \/>\n<strong>Dalam catatannya, Ramos-Horta menggambarkan perjalanan panjang hidupnya yang dipenuhi badai perjuangan dan momen-momen penuh rahmat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia menekankan bahwa rakyat harus menjadi pusat semua perhatian dan kebijakan. Tanpa inklusivitas dan perlindungan terhadap semua warga negara, tidak akan pernah tercipta perdamaian yang sejati.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKita tidak bisa bicara perdamaian tanpa keadilan sosial. Kita tidak bisa bicara kemajuan tanpa mendengar suara mereka yang paling lemah,\u201d ujarnya lantang<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-34658\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250731-WA0104-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p><strong>Ia menyuarakan pentingnya perlindungan konstitusional, penghargaan terhadap keberagaman, dan keadilan dalam distribusi sumber daya. Ramos-Horta memperingatkan bahwa hilangnya bahasa lokal sama artinya dengan kehilangan roh leluhur yang tak tergantikan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kepemimpinan dan Masa Depan ASEAN<\/strong><br \/>\n<strong>Dengan nada penuh kehangatan, Ramos-Horta membedah esensi kepemimpinan inspiratif. Ia menegaskan bahwa pemimpin sejati bukan hanya pemilik jabatan, melainkan sosok yang mampu menggerakkan hati, membangkitkan semangat, dan mengarahkan komunitas menuju masa depan yang adil dan damai.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia menekankan bahwa kepemimpinan sejati berakar pada empati, ketekunan, dan integritas. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki visi yang realistis namun penuh harapan, serta mampu mendengarkan dan menghargai kearifan lokal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPemimpin sejati hadir di tengah masyarakat, bukan di atasnya. Ia tidak memaksakan solusi, tapi menyemai kepercayaan,\u201d tegasnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ramos-Horta kemudian mengangkat kisah kebangkitan negaranya. Ia menceritakan bagaimana Timor-Leste bangkit dari reruntuhan konflik berdarah dan perlahan membangun kembali kehidupan masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia memaparkan berbagai program kesehatan keliling, akses air bersih, hingga pendidikan vokasional sebagai contoh nyata dari perubahan sosial berbasis komunitas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKami tidak memaksakan perubahan. Kami membangun perubahan itu bersama rakyat,\u201d katanya penuh keyakinan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia mengusulkan agar ASEAN mengadopsi model kepemimpinan komunitas seperti Tara Bandu\u2014sebuah tradisi rekonsiliasi masyarakat di Timor-Leste\u2014sebagai alat penyelesaian konflik dan transformasi sosial di kawasan Asia Tenggara.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pendidikan, kewirausahaan sosial, dan perdamaian menjadi tiga gagasan utama dalam pidato tersebut. Ramos-Horta menyebut bahwa satu piring makanan bisa menentukan masa depan pendidikan seorang anak. Ia mendorong program makan di sekolah dan pembentukan Jaringan Universitas ASEAN untuk Transformasi Sosial.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia juga mengajukan pendirian Program Pemuda ASEAN untuk Kepemimpinan Transformasional yang berbasis magang komunitas, pertukaran budaya, dan laboratorium inovasi lokal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPerdamaian bukan sekadar ketiadaan konflik, tetapi kehadiran keadilan,\u201d tegasnya. Ia mengusulkan pembentukan Pusat Studi Perdamaian dan Rekonsiliasi Komunitas di ASEAN.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di bagian akhir, ia menyampaikan pesan khusus kepada mahasiswa agar menjadi pemimpin yang tidak hanya bertindak, tetapi juga mendengar.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cSetiap tindakan Anda bisa menciptakan perubahan abadi. Jangan remehkan langkah kecil di tengah masyarakat. Di sanalah perubahan besar berawal,\u201d katanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ramos-Horta menutup pidatonya dengan keyakinan akan masa depan bersama yang dibangun atas dasar mimpi, kerja keras, dan solidaritas lintas komunitas.<\/strong> (<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>JN<\/strong><\/span>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta \u2013 Kompassindonesianews.com, Presiden Timor-Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian, J. Ramos-Horta, menyampaikan pidato penuh semangat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":34659,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-34656","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yogyakarta \u2013 Kompassindonesianews.com, Presiden Timor-Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian, J. Ramos-Horta, menyampaikan pidato penuh semangat...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-31T11:30:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250731-WA0102-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1706\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian\",\"datePublished\":\"2025-07-31T11:30:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-31T11:30:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/\"},\"wordCount\":586,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/\",\"name\":\"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-07-31T11:30:54+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-31T11:30:54+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Yogyakarta \u2013 Kompassindonesianews.com, Presiden Timor-Leste sekaligus peraih Nobel Perdamaian, J. Ramos-Horta, menyampaikan pidato penuh semangat...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-07-31T11:30:54+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1706,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/IMG-20250731-WA0102-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian","datePublished":"2025-07-31T11:30:54+00:00","dateModified":"2025-07-31T11:30:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/"},"wordCount":586,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/","name":"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-07-31T11:30:54+00:00","dateModified":"2025-07-31T11:30:54+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/07\/31\/ramos-horta-menegaskan-pentingnya-pendidikan-kewirausahaan-sosial-dan-perdamaian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ramos Horta, Menegaskan Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan Sosial dan Perdamaian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34656","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34656"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34656\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34660,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34656\/revisions\/34660"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34656"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=34656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}