{"id":34795,"date":"2025-08-02T22:00:36","date_gmt":"2025-08-02T15:00:36","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=34795"},"modified":"2025-08-02T22:32:05","modified_gmt":"2025-08-02T15:32:05","slug":"pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/","title":{"rendered":"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Kabupaten Tangerang<\/strong><\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>kompassindonesiaNews.com<\/strong><\/span>| Ngaku punya ISO, ngaku berkelas internasional, tapi kelakuan dan pelaksanaan proyek justru memalukan! Itulah wajah asli PT. Demes Karya Indah, kontraktor pelaksana pembangunan mushola RSUD Balaraja dengan nilai anggaran Rp2.048.267.315. Alih-alih bekerja elegan dan taat regulasi, kontraktor ini justru tampil bak &#8220;jawara proyek&#8221; yang seolah menjadikan area RSUD sebagai markas kekuasaan. Beberapa wartawan dan aktivis LSM yang menjalankan tugas kontrol sosial justru dihadang, dihardik, bahkan salah satu wartawan nyaris jatuh ke tumpukan pasir setelah ditarik secara kasar. Aksi ini bukan yang pertama. Dua bulan sebelumnya, dua wartawan juga mengalami pengusiran serupa dengan gaya premanisme dan bentakan arogan.(02\/08\/2025<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-34796\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250802-WA0085-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p>Ironisnya, PT. Demes Karya Indah bukan kontraktor sembarangan. Mengusung nama besar, dokumen berstandar internasional, lengkap dengan ISO, jaminan mutu, serta sistem keselamatan kerja (K3) global. Namun di lapangan, pemandangan justru bertolak belakang pekerja memanjat ke ketinggian tanpa alat safety, tanpa helm, tanpa sepatu pengaman. Tidak ada pengawasan yang memadai, dan respons terhadap kritik publik justru dihadapi dengan sikap kasar.<\/p>\n<p>\u201cLabel internasional bukan untuk dipajang, tapi untuk dipertanggungjawabkan. Kalau proyek miliaran rupiah dikerjakan sembrono, itu bukan profesional itu sabotase uang negara yang bersembunyi dalam sistem tender,\u201d ujar seorang aktivis yang memantau langsung kondisi proyek.<\/p>\n<p>Donny Putra, T., S.H., pengamat hukum dari Law Firm HEFI Sanjaya &amp; Partners, menilai tindakan kontraktor dan sikap diam pihak RSUD maupun dinas teknis sebagai bentuk pelanggaran serius. Menurutnya, proyek negara berada dalam pengawasan ASN, dan setiap upaya penghalangan terhadap pers maupun kontrol sosial bisa masuk ke ranah pidana.<\/p>\n<p>\u201cKalau ASN tahu tapi membiarkan, itu namanya pembiaran jabatan. Bisa dijerat pidana administratif, bahkan KUHP jika terbukti ada persekongkolan sistemik. UU KIP, UU Pers, UU K3, dan aturan LPSE menjamin ruang publik untuk mengawasi. Menghalangi berarti melanggar hukum,\u201d tegas Donny.<\/p>\n<p>Ustaz Ahmad Rustam, tokoh kerohanian dan aktivis sosial Kabupaten Tangerang, juga angkat bicara. Ia menyoroti aspek moral dan etika dalam pembangunan mushola yang justru dikerjakan dengan cara-cara intimidatif.<\/p>\n<p>\u201cBangun mushola dengan cara arogan, tanpa adab terhadap kontrol sosial, itu bukan amal tapi penghinaan terhadap nilai ibadah. Ini bukan proyek ibadah ini proyek kemunafikan,\u201d kritik Ustaz Rustam. \u201cJika pemerintah membiarkan kontraktor bertindak seperti ini, maka negara ikut menanggung dosa sosial dan politik anggaran yang zolim.\u201d<\/p>\n<p>Dalam proyek negara, Perpres No. 12 Tahun 2021 mewajibkan keterbukaan, akuntabilitas, dan keselamatan. Jika kontraktor terbukti arogan dan melanggar, LKPP berwenang memasukkan ke daftar hitam (blacklist)<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-34797\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250802-WA0087-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p>Menghalangi kerja wartawan melanggar Pasal 18 Ayat (1) UU Pers No. 40 Tahun 1999, dengan ancaman pidana 2 tahun atau denda Rp500 juta. ASN yang tahu tapi membiarkan dapat dikenai sanksi administratif dan pidana umum jika terbukti ada pembiaran atau persekongkolan.<br \/>\nUU KIP No. 14 Tahun 2008 menjamin hak publik atas informasi. UU K3 mewajibkan keselamatan kerja, dan Pasal 421 KUHP menjerat penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan hak warga.<\/p>\n<p>Sementara itu, Buyung E., aktivis sosial-lingkungan dan Humas DPD YLPK PERARI Banten, menyatakan pihaknya sedang menyiapkan pelaporan resmi ke Ombudsman, LKPP, Inspektorat, dan Komisi Informasi. Baginya, ini bukan sekadar pelanggaran teknis, tapi sudah mengarah pada mental mafia proyek.<\/p>\n<p>\u201cHari ini mereka dorong wartawan, besok bukan tak mungkin mereka main anggaran secara diam-diam. Kami akan sikat dari lapangan sampai ke meja anggaran. Siapa bekingnya, kita ungkap! Ini proyek kotor yang dibungkus dengan label profesional. Kita lawan!\u201d tegas Buyung.<\/p>\n<p>Proyek mushola di area RSUD seharusnya <strong>menjadi simbol spiritual, transparansi, dan tanggung jawab publik. Tapi jika pelaksana justru bertindak brutal, anti-kritik, dan menginjak regulasi demi ego serta keuntungan sepihak, maka proyek itu bukan sekadar gagal ia layak disebut sebagai proyek laknat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>PT. Demes Karya Indah perlu diperiksa menyeluruh. Proyek ini layak diaudit ulang. Jika terbukti lalai dan arogan, kontraktor seperti ini patut dievaluasi untuk masuk daftar hitam penyedia proyek pemerintah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jangan bungkus proyek kotor dengan label profesional.\u000b Mutu sejati tak pernah lahir dari arogansi.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Red\/Hariri\/Dms <\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>(<span style=\"color: #0000ff;\">Kaperwilprov Banten<\/span>)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Tangerang &#8211; kompassindonesiaNews.com| Ngaku punya ISO, ngaku berkelas internasional, tapi kelakuan dan pelaksanaan proyek&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":34798,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-34795","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Tangerang &#8211; kompassindonesiaNews.com| Ngaku punya ISO, ngaku berkelas internasional, tapi kelakuan dan pelaksanaan proyek...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-02T15:00:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-02T15:32:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250802-WA0084.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1158\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi\",\"datePublished\":\"2025-08-02T15:00:36+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-02T15:32:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/\"},\"wordCount\":616,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/\",\"name\":\"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-08-02T15:00:36+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-02T15:32:05+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kabupaten Tangerang &#8211; kompassindonesiaNews.com| Ngaku punya ISO, ngaku berkelas internasional, tapi kelakuan dan pelaksanaan proyek...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-08-02T15:00:36+00:00","article_modified_time":"2025-08-02T15:32:05+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1158,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/IMG-20250802-WA0084.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi","datePublished":"2025-08-02T15:00:36+00:00","dateModified":"2025-08-02T15:32:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/"},"wordCount":616,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/","name":"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-08-02T15:00:36+00:00","dateModified":"2025-08-02T15:32:05+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/08\/02\/pelanggaran-pembangunan-mushola-rs-tobat-diduga-arogansi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pelanggaran Pembangunan Mushola RS Tobat, Diduga Arogansi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34795","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34795"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34795\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34805,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34795\/revisions\/34805"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34795"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34795"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34795"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=34795"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}