{"id":3649,"date":"2023-01-31T12:43:40","date_gmt":"2023-01-31T12:43:40","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=3649"},"modified":"2023-01-31T12:43:40","modified_gmt":"2023-01-31T12:43:40","slug":"shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/","title":{"rendered":"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui."},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, Kompassindonesia.News.Com<\/p>\n<p>Terkait terbitnya SHM (sertifikat hak milik) atas nama Yulfajri dilahan garapan seluas 1000 M2 di Jl. Alternatif Cibubur RT 05 RW 09 Kav. 217 Komplek DDN (Departemen Dalam Negeri sekarang Kementerian Dalam Negeri) Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Administrasi Depok, Kaspono (54) yang menggarap lahan tersebut sejak tahun 2016 silam, merasa dirugikan.<\/p>\n<p>SHM No. 10373 atas nama Yulfajri diterbitkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor Pertanahan Kota Depok dengan luas hanya 100 M2 pada tangga 19 Mei 2022 lalu. Padahal lagan tersebut adalah garapan.<\/p>\n<p>Lantas, apa dasar untuk menerbitkan SHM dilahan tersebut?<\/p>\n<p>Kaspono menyatakan dirinya menggarap lahan tersebut sejak tahun 2016 silam karena membeli dari Susilowati pada tanggal 28 Agustus 2016 seharga Rp 70 juta.<\/p>\n<p>Berdasarkan data dan keterangan Kaspono terungkap, Susilowati menguasai lahan tersebut karena pihaknya memiliki SPH (surat pelepasan hak) dari Mahmud AB pada tanggal 9 Juni 2006 untuk menggarap tanah seluas 1000 M2 di Kampung Kalimanggis RT 005 RW 09 Desa Harjamukti Kec Cimanggis Dati II Bogor (saat ini sudah menjadi Kotip Depok),&#8221; kata Kaspono kepada wartawan saat ditemui dirumahnya di Jl. Alternatif Cibubur RT 05 RW 09 Kav. 217 Komplek DDN Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Administrasi Depok, pada Jum&#8217;at (27 Januari 2023).<\/p>\n<p>Sedangkan Mahmud AB, kata Kaspono, merupakan ahli waris dari Pangeran Ahmad Bolongsong Wangsa Martaraja Wijaya. &#8220;Dasar kepemilikan tanahnya adalah acta Van Eigendom No. 5658 Kohir 54 Blok I\/Cibubur,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>&#8220;Yang menjadi pertanyaan adalah berdasarkan Cek Plot lahan tersebut yang dikeluarkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang\/BPN pada bulan Oktober 2022, lahan tersebut terlihat belum bersertifikat Hak Milik. Sementara SHM lahan tersebut sudah terbit pada 19 Mei 2022,&#8221; ungkap Kaspono.<\/p>\n<p>Selain itu, Kaspono menyatakan terbitnya SHM No. 10373 atas nama Yulfajri oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor Pertanahan Kota Depok yang luasnya hanya 100 M2 pada tanggal 19 Mei 2022 lalu itu, adalah berdasarkan surat dari pihak DDN. &#8220;Itu menurut pengakuan orang suruhan Yulfajri. Kementerian Dalam Negeri sendiri pada tanggal 24 Mei 2021 melalui surat bernomor 180\/1126\/Biro Hukum sudah menyatakan lokasi tanah di Jl. Raya Alternatif Cibubur Kampung Kalimanggis RT 05 RW 09 Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok dikenal dengan Kavling DDN tidak tercatat dalam daftar aset Kementerian Dalam Negeri. Dalam surat itu juga dikatakan Paguyuban Kavling DDN tidak terdaftar dan bukan merupakan paguyuban resmi yang ada divawah Kementerian Dalam Negeri,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Dikatakan Kaspono, saat ini lahan tersebut sudah dikuasai oleh Yulfajri dengan memagarnya pada Kamis (26 Januati 2023). &#8220;Yulfajri menguasai lahan tersebut dibantu oleh kelompok yang mengaku paguyuban DDN dengan diback up oleh oknum TNI. AD inisial UP. Yulfajri menguasai lahan dengan memagar seng karena memiliki SHM No. 10373 atas nama Yulfajri yang diterbitkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor Pertanahan Kota Depok dengan luas lahan hanya 100 M2. Sedang luas keseluruhan lahan yang dikuasai adalah 400 M2. Lalu apakah lahan yang 300 M2 nya juga ada SHM nya atas nama Yulfajri juga,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Pada Kamis (26 Januari 2023) lalu, Kaspono menyatakan pihak Yulfajri yang. diwakilkan oleh pihak yang mengaku paguyuban DDN dengan didampingi Ketua RT dan Ketua RW setempat serta &#8220;dikawal&#8221; oknum TNI AD tersebut mendatangi lokasi lahan dan memagarinya dengan pager seng. &#8220;Lahan ini akan dibangun oleh Yulfajri karena sudah memiliki SHM,&#8221; kata Kaspono menirukan ucapan Diar salahseorang perwakilan pihak Yulfajri.<\/p>\n<p>Dengan dikuasai lahan oleh pihak Yulfajri cs, Kaspono tak terima atas terbitnya SHM No. 10373 SHM No. 10373 a\/n Yulfajri oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kantor Pertanahan Kota Depok dengan luas hanya 100 M2 yang diterbitkan tgl 19 Mei 2022 lalu. &#8220;Saya juga memiliki hak atas lahan tersebut. Makanya saya tidak tinggal diam atas kejadian ini dan akan memperjuangkan hak milik saya,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara Sukmara, Lurah Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, saat dikonfirmasi soal terbitnya SHM atas nama Yulfajri dilahan garapan yang terletak di Jl. Alternatif Cibubur RT 05 RW 09 Kav. 217 Komplek DDN (Departemen Dalam Negerri) menyatakan tidak mengetahui permasalahan tersebut. &#8220;Saya tidak tahu permasalahan tanah di RT 05, RW 09 itu karena tidak ada pemberitahuan dari BPN Depok akan diterbitkanya sertifikat tanah dilokasi tersebut,&#8221; katanya kepada Kompassindonesia.News.Com pada Senin (30 Januari 2023) kemarin. (Radot\/Alam).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Kompassindonesia.News.Com Terkait terbitnya SHM (sertifikat hak milik) atas nama Yulfajri dilahan garapan seluas 1000&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3650,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-3649","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-regional"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui. - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui. - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, Kompassindonesia.News.Com Terkait terbitnya SHM (sertifikat hak milik) atas nama Yulfajri dilahan garapan seluas 1000...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-31T12:43:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/IMG-20230131-WA0023.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui.\",\"datePublished\":\"2023-01-31T12:43:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-31T12:43:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/\"},\"wordCount\":636,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Regional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/\",\"name\":\"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui. - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-01-31T12:43:40+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-31T12:43:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui. - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui. - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Jakarta, Kompassindonesia.News.Com Terkait terbitnya SHM (sertifikat hak milik) atas nama Yulfajri dilahan garapan seluas 1000...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2023-01-31T12:43:40+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1200,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/IMG-20230131-WA0023.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui.","datePublished":"2023-01-31T12:43:40+00:00","dateModified":"2023-01-31T12:43:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/"},"wordCount":636,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Regional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/","name":"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui. - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2023-01-31T12:43:40+00:00","dateModified":"2023-01-31T12:43:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/01\/31\/shm-terbit-ditanah-garapan-seluas-400-m2-di-komplek-ddn-harjamukti-depok-lurah-tidak-mengetahui\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"SHM Terbit ditanah Garapan Seluas 400 M2 di Komplek DDN Harjamukti Depok Lurah tidak Mengetahui."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3649"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3651,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3649\/revisions\/3651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3649"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}