{"id":37361,"date":"2025-09-24T11:44:43","date_gmt":"2025-09-24T04:44:43","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=37361"},"modified":"2025-09-24T11:44:43","modified_gmt":"2025-09-24T04:44:43","slug":"diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/","title":{"rendered":"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Jakarta, 24 September 2025.<\/strong><\/span> <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span>.\u00a0 <strong>Diplomasi Indonesia memasuki babak baru. Sejak dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia ke-17 pada 21 Oktober 2024, Sugiono tampil sebagai wajah baru politik luar negeri RI. Dengan usia 45 tahun 8 bulan saat pelantikan, ia tercatat sebagai Menlu termuda di era modern Indonesia, sekaligus simbol generasi baru diplomasi yang lebih tegas, lugas, dan visioner.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Profil Singkat<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nama lengkap: Sugiono<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lahir: Takengon, Aceh Tengah, 11 Februari 1979<\/strong><\/p>\n<p><strong>Usia saat dilantik Menlu: 45 tahun 8 bulan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pendidikan :<\/strong><\/p>\n<p><strong>SMA Taruna Nusantara, Magelang<\/strong><\/p>\n<p><strong>Norwich University, AS (Teknik Komputer)<\/strong><\/p>\n<p><strong>University of Konstanz, Jerman (Studi Manajemen &amp; Bisnis)<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-37362\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250924-WA0029-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p><strong>Karier :<\/strong><\/p>\n<p><strong>Perwira TNI AD (Kopassus, Letnan Satu, 2002\u20132004)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Anggota DPR RI (2019\u20132024)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Wakil Ketua Komisi I DPR RI<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sekretaris Jenderal Partai Gerindra (2025\u2013sekarang)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menteri Luar Negeri RI (2024\u2013sekarang)<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bahasa asing: Inggris, Jerman, Prancis<\/strong><\/p>\n<p><strong>Keluarga: Menikah dengan Marlyn Maisarah, dikaruniai seorang anak<\/strong><\/p>\n<p><strong>Penghargaan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bintang Mahaputera Utama (2025)<\/strong><br \/>\n<strong>Diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025 atas jasa luar biasa Sugiono memperkuat politik luar negeri bebas-aktif, memperluas kerja sama internasional, serta melindungi kepentingan warga negara Indonesia di luar negeri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Usia Menlu RI Saat Dilantik (dengan Presiden pada zamannya)<\/strong><\/p>\n<p><strong>1. Subandrio (1957, usia 42 tahun 9 bulan)<\/strong><br \/>\n<strong>Presiden Soekarno \u2013 Menlu termuda sepanjang sejarah RI.<\/strong><\/p>\n<p><strong>2. Sugiono (2024, usia 45 tahun 8 bulan)<\/strong><br \/>\n<strong>Presiden Prabowo Subianto \u2013 Menlu termuda era modern.<\/strong><\/p>\n<p><strong>3. Marty Natalegawa (2009, usia 46 tahun 7 bulan)<\/strong><br \/>\n<strong>Presiden SBY \u2013 Menlu muda era reformasi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>4. Adam Malik (1966, usia 48 tahun 8 bulan)<\/strong><br \/>\n<strong>Presiden Soekarno\u2013Soeharto \u2013 Menlu transisi Orde Lama ke Orde Baru.<\/strong><\/p>\n<p><strong>5. Achmad Soebardjo (1945, usia 49 tahun 4 bulan)<\/strong><br \/>\n<strong>Presiden Soekarno \u2013 Menlu pertama RI.<\/strong><\/p>\n<p><strong>6. Retno Marsudi (2014, usia 51 tahun 11 bulan)<\/strong><br \/>\n<strong>Presiden Jokowi \u2013 Menlu perempuan pertama RI.<\/strong><\/p>\n<p><strong>7. Ali Alatas (1988, usia 55 tahun 4 bulan)<\/strong><br \/>\n<strong>Presiden Soeharto \u2013 Diplomat karier sejati, dikenal di PBB.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Diplomasi Era Sugiono<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam satu tahun pertama, Sugiono langsung mencetak jejak penting :<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menggalang 51 negara OKI untuk bersatu memperjuangkan Palestina.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mendorong ASEAN sebagai poros perdamaian di Asia Tenggara.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Membawa isu kemerdekaan Palestina, keadilan global, dan kepentingan negara berkembang ke forum PBB dan G20.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menekankan diplomasi berbasis kepentingan nasional sekaligus memperluas peran Indonesia sebagai kekuatan menengah (middle power).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Perbandingan Gaya Diplomasi Menlu dari Masa ke Masa<\/strong><\/p>\n<p><strong>Achmad Soebardjo (1945)<\/strong><br \/>\n<strong>Visioner dan nasionalis. Fokus utamanya pengakuan kedaulatan Indonesia pasca-Proklamasi. Merintis politik luar negeri bebas-aktif sebagai fondasi diplomasi RI.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Subandrio (1957)<\/strong><br \/>\n<strong>Ideologis dan revolusioner. Arsitek Poros Jakarta\u2013Peking\u2013Moskow di era Soekarno. Gaya berani, penuh retorika, dan ideologis.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Adam Malik (1966)<\/strong><br \/>\n<strong>Pragmatis dan realistis. Mengutamakan stabilitas regional, mendirikan ASEAN, sekaligus memperbaiki citra Indonesia pasca-konflik politik.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ali Alatas (1988)<\/strong><br \/>\n<strong>Diplomat sabar dan negosiator ulung.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Berperan besar dalam Perjanjian Paris 1991 yang mengakhiri perang saudara Kamboja.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mewakili Indonesia dalam diplomasi sulit mengenai Timor-Timur, menjaga posisi RI di tengah tekanan internasional.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Disegani di PBB, dikenal tenang, konsisten, dan mampu mencari konsensus.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Marty Natalegawa (2009)<\/strong><br \/>\n<strong>Diplomatis, komunikatif, dan progresif.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menlu termuda era Reformasi, wajah muda Indonesia di panggung global.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mendorong terbentuknya ASEAN Community 2015.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mengangkat isu demokrasi, perubahan iklim, dan hak asasi manusia ke forum internasional.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gaya elegan dan ramah media, disegani sebagai juru bicara dunia.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Retno Marsudi (2014)<\/strong><br \/>\n<strong>Kemanusiaan, Palestina, dan perlindungan WNI.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menlu perempuan pertama RI, simbol kesetaraan gender.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Vokal mendukung Palestina di PBB, OKI, hingga G20.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Fokus pada diplomasi kemanusiaan, termasuk krisis Rohingya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Memperkuat perlindungan WNI di luar negeri melalui peran aktif KBRI\/KJRI.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sugiono (2024)<\/strong><br \/>\n<strong>Tegas dan visioner. Generasi baru diplomasi: energik, disiplin militer, berorientasi kepentingan nasional, namun tetap adaptif di kancah global.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sugiono adalah simbol generasi baru diplomasi Indonesia. Dengan kombinasi usia muda, pendidikan internasional, pengalaman militer, dan karier politik matang, ia membawa energi segar ke panggung dunia.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sejarah mencatat :<\/strong><\/p>\n<p><strong>Subandrio tetap Menlu termuda sepanjang masa (era Presiden Soekarno).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sugiono adalah Menlu termuda di era modern (era Presiden Prabowo Subianto), lebih muda dari Marty Natalegawa di era Presiden SBY.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Achmad Soebardjo menjadi perintis politik luar negeri bebas-aktif.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Retno Marsudi menorehkan sejarah sebagai Menlu perempuan pertama Indonesia, vokal dalam isu Palestina dan kemanusiaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ali Alatas dikenang sebagai diplomat besar ASEAN, penyelesai konflik Kamboja, dan penjaga diplomasi Indonesia di isu Timor-Timur.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Marty Natalegawa tampil sebagai wajah muda diplomasi Reformasi, progresif, elegan, dan demokratis.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kini, dunia menatap Jakarta: bagaimana seorang diplomat muda Indonesia mampu mengguncang panggung internasional dengan gaya diplomasi yang berani, tegas, dan berpijak pada kepentingan bangsa.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>KABIRO KOTA PALEMBANG : KOMARUDIN<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 24 September 2025. Kompassindonesianews.com.\u00a0 Diplomasi Indonesia memasuki babak baru. Sejak dilantik sebagai Menteri Luar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":37363,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-37361","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, 24 September 2025. Kompassindonesianews.com.\u00a0 Diplomasi Indonesia memasuki babak baru. Sejak dilantik sebagai Menteri Luar...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-24T04:44:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250924-WA0028.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"705\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"471\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta\",\"datePublished\":\"2025-09-24T04:44:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-24T04:44:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/\"},\"wordCount\":659,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/\",\"name\":\"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-09-24T04:44:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-24T04:44:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Jakarta, 24 September 2025. Kompassindonesianews.com.\u00a0 Diplomasi Indonesia memasuki babak baru. Sejak dilantik sebagai Menteri Luar...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-09-24T04:44:43+00:00","og_image":[{"width":705,"height":471,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/IMG-20250924-WA0028.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta","datePublished":"2025-09-24T04:44:43+00:00","dateModified":"2025-09-24T04:44:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/"},"wordCount":659,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/","name":"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-09-24T04:44:43+00:00","dateModified":"2025-09-24T04:44:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/09\/24\/diplomat-termuda-era-modern-yang-mengguncang-dunia-dari-jakarta\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Diplomat Termuda Era Modern yang Mengguncang Dunia dari Jakarta"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37361"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37361\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37364,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37361\/revisions\/37364"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37361"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=37361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}