{"id":39077,"date":"2025-10-29T08:06:47","date_gmt":"2025-10-29T01:06:47","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=39077"},"modified":"2025-10-29T08:06:47","modified_gmt":"2025-10-29T01:06:47","slug":"gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/","title":{"rendered":"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>KABUPATEN SLEMAN<\/strong><\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span> <strong>Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selenggarakan bedah buku berjudul &#8221; Salah Kaprah Aksara Jawa &#8221; bertempat di rumah makan Putri Mataram Selasa 28 Oktober 2025.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam acara bedah buku kali ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, menggandeng pengurus Persatuan Wartawan Indonesia dan sejumlah awak media dalam menyosialisasikan penguatan Aksara Jawa kepada masyarakat Kabupaten Sleman melalui bedah buku &#8221; Salah Kaprah Aksara Jawa.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pengetahuan masyarakat Kabupaten Sleman, mengenai pemahaman dan penguatan bahsa Jawa masih minim. Masyarakat masuk dalam suku Jawa, namun tak sedikit dari mereka mengetahui kebenarannya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pentingnya bagi kita yang tinggal di wilayah Kesultanan Daerah Istimewa Yogyakarta, dimana budaya dan pengetahuan Jawa menjadi ikon penting dan bahkan memiliki nilai jual tinggi dalam pelestarian budaya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam hal ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman memiliki peran yang penting dalam mengingatkan literasi bahasa Jawa. Kami Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, menggandeng Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sleman yang mengetahui masalah literasi Jawa dengan melakukan berbagai kegiatan yang memanfaatkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, mengadakan acara bedah buku dengan mengambil judul &#8221; Salah Kaprah Aksara Jawa yang ditulis oleh Setya Amrih Prasaja dan Syukron Arif Muttaqin.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Acara ini dibukan secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi sekaligus memberikan sambutan dalam acara ini.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam sambutannya Shavitri menyambut antusias program bedah buku Aksara Jawa di tengah gempuran moderisasi Aksara Jawa sering dilupakan. Pentingnya memahami Aksara Jawa yang sebetulnya dengan memahami maka kita, menjadi bagian dari masyarakat Jawa sehingga ikut melestarikan Aksara Jawa dengan sebaik-baiknya,&#8221; tuturnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Ch.Rini Puspitasari, melaporkan bahwa maksud dan tujuan acara bedah buku ini yaitu meningkatkan literasi Aksara Jawa memupuk budaya Jawa. Ia juga menyampaikan acara ini kami mengundang 50 peserta dari seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sleman yang didominasi oleh ahli pembuat berita media masa (pers).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Informasi mengenai peran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, yang juga sebagai penerbit pemerintah perlu di ketahui oleh masyarakat luas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Acara bedah buku ini kami menghadirkan tiga orang narasumber yaitu, Syukron Arif Muttaqin dia adalah politisi dan sekaligus Sekretaris Fraksi PKB yang menyampaikan bahwa saat ini masyarakat Jawa kehilangan Jawanya. Ia menghimbau agar jam belajar di sekolah mengenai Aksara Jawa ditambah, pelajaran Aksara Jawa perlu diterapkan di setiap sanggar &#8211; sanggar budaya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Aksara Jawa agar tidak punah, perlu dimasukkan di ranah digital. Kita harus bangga menjadi orang Jawa,&#8221; ungkapnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Narasumber kedua yaitu Ketua PWI Yogyakarta, Hudono, ia juga merupakan dosen berprestasi dalam sebuah edisi majalah berbahasa Jawa Djaka Lodang. Dalam pemaparannya, ia ingin mengajak kerja sama dengan Dinas Perpustakan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, untuk meningkatkan literasi masyarakat. Berita dalam bentuk teks sangat minim, karena lebih banyak diminati dalam bentuk online. Tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga di negara &#8211; negara lain sama,&#8221; ujarnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sementara itu, Kasi Bahasa dan Sastra Kundha Kebudayaan Provinsi DIY yang juga merupakan penyusun buku Salah Kaprah Aksara Jawa menyampaikan bahwa kesalahan dari memahami Aksara Salah Kaprah penyebutan ketika hal yang sudah menjadi kaprah ketika diluruskan yang meluruskan disalahkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sejarah Aksara Jawa yang sangat panjang adalah PR dunia literasi sama saja percaya tanpa dasar, literasi di jelaskan secara logis. Sebagai contoh, Candi Prambanan dibangun semalam. Orang luar negeri penasaran dahulu dan takjub, sedangkan masyarakat dalam negeri tidak ada rasa takjub Jawa sedang tidak baik &#8211; baik saja. Budaya Jawa penyeimbang dengan budaya Arab, dari cara bicara.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jadi acara bedah buku ini sangat di terima dengan baik oleh para audience, kami melihat peserta yang didominasi oleh para pembuat berita begitu banyak pertanyaan penting dan mengena bagi para narasumber<\/strong>. (<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Joni<\/strong><\/span>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KABUPATEN SLEMAN &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selenggarakan bedah buku&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39078,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-39077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KABUPATEN SLEMAN &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selenggarakan bedah buku...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-29T01:06:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251029-WA0013.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan\",\"datePublished\":\"2025-10-29T01:06:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T01:06:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/\"},\"wordCount\":592,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/\",\"name\":\"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-10-29T01:06:47+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T01:06:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"KABUPATEN SLEMAN &#8211; Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selenggarakan bedah buku...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-10-29T01:06:47+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1200,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251029-WA0013.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan","datePublished":"2025-10-29T01:06:47+00:00","dateModified":"2025-10-29T01:06:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/"},"wordCount":592,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/","name":"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-10-29T01:06:47+00:00","dateModified":"2025-10-29T01:06:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/gempuran-modernisasi-aksara-jawa-sering-dilupakan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gempuran Modernisasi, Aksara Jawa Sering Dilupakan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39079,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39077\/revisions\/39079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39077"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=39077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}