{"id":39119,"date":"2025-10-29T19:53:34","date_gmt":"2025-10-29T12:53:34","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=39119"},"modified":"2025-10-29T19:53:34","modified_gmt":"2025-10-29T12:53:34","slug":"cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/","title":{"rendered":"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Kabupaten Sleman<\/strong><\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span>, Dinas <strong>Kesehatan Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 82 kasus leptospirosis terjadi sepanjang tahun 2025. Dari jumlah itu, sembilan orang meninggal dunia, menjadikan tingkat fatalitas kasus (CFR) mencapai 6,10 persen, ini lebih tinggi dibandingkan dengan demam berdarah dengue (DBD).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, penyakit leptospirosis menjadi perhatian serius karena penanganannya sulit. Hal itu disebabkan sumber penularannya berasal dari tikus yang terinfeksi bakteri leptospira. \u201cSampai saat ini terjadi 9 kematian. Iya, lebih berat pada leptospirosis daripada demam berdarah, karena intervensinya pun amat sulit karena ini tikus,\u201d ujarnya Selasa (28\/10\/2025).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Cahya menjelaskan pengendalian leptospirosis hanya bisa dilakukan dengan penanggulangan populasi tikus secara serentak. Upaya itu, lanjut Cahya, harus melibatkan lintas sektor, termasuk Dinas Pertanian serta masyarakat. \u201cKita harus serentak menganggap bahwa ini hama. Kemarin di Minggir itu kita kerja sama dengan penembak-penembak tikus, lumayan sawahnya tidak puso, tapi leptonya tetap masih ada,\u201d bebernya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Cahya mengatakan Selain wilayah barat seperti Minggir, kasus leptospirosis kini juga ditemukan di Kapanewon Ngemplak. Menariknya, kasus di Ngemplak tidak terjadi di area persawahan, melainkan di lingkungan kerja seperti tempat mebel yang kumuh. \u201cIni malah Ngemplak sekarang. Itu malah terjadi tidak di area sawah, tapi di tempat mebeler yang agak kumuh. Dia ngerokok, naruh rokoknya di meja yang kena kencing tikus, mungkin dari situ masuk,\u201d ungkapnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Cahya mengatakan saya mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap gejala awal leptospirosis yang sering disangka flu biasa. Gejalanya antara lain demam tinggi, nyeri betis, serta mata merah atau kuning. \u201cKalau ada tanda-tanda itu segera berobat. Kematian itu terjadi karena keterlambatan pengobatan. Kalau segera dapat antibiotik, itu tidak akan menimbulkan kematian,\u201d tegasnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Cahya mengatakan banyak kasus berakhir fatal karena pasien terlambat mencari pertolongan, rata-rata baru dibawa ke rumah sakit setelah lima hari sejak gejala muncul.<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cPerilaku masyarakat yang sering mengobati sendiri itu tolong dicermati betul. Boleh mengobati sendiri, tapi kalau ada mata merah, nyeri betis, dan banyak tikus di sekitar, segera bawa ke fasilitas kesehatan,\u201d ujarnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Cahya menambahkan Mayoritas kasus leptospirosis di Sleman dialami oleh laki-laki berusia di atas 50 tahun, dengan aktivitas berisiko seperti bertani, mencari rumput, membersihkan selokan, atau bekerja tanpa alat pelindung diri (APD). Oleh karena itu, Cahya menegaskan bahwa pembersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik menjadi kunci utama pencegahan. \u201cSelama masih ada sampah-sampah seperti ini, populasi tikus akan meningkat terus. Di food court juga harus kita amankan, jangan sampai sampah terbuka karena populasi tikus itu cepat sekali berkembang,\u201d tandasnya<\/strong>.(<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Joni<\/strong><\/span>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 82 kasus leptospirosis terjadi sepanjang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":39120,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-39119","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 82 kasus leptospirosis terjadi sepanjang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-29T12:53:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251029-WA00851.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak\",\"datePublished\":\"2025-10-29T12:53:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T12:53:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/\"},\"wordCount\":403,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/\",\"name\":\"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-10-29T12:53:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-29T12:53:34+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kabupaten Sleman &#8211; Kompassindonesianews.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 82 kasus leptospirosis terjadi sepanjang...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-10-29T12:53:34+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1200,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251029-WA00851.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak","datePublished":"2025-10-29T12:53:34+00:00","dateModified":"2025-10-29T12:53:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/"},"wordCount":403,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/","name":"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-10-29T12:53:34+00:00","dateModified":"2025-10-29T12:53:34+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/10\/29\/cahya-purnama-kasus-leptospirosis-kini-juga-ditemukan-di-kapanewon-minggir-dan-ngemplak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cahya Purnama, Kasus Leptospirosis Kini Juga Ditemukan di Kapanewon Minggir dan Ngemplak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39119","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39119"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39121,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39119\/revisions\/39121"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39120"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39119"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=39119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}