{"id":40605,"date":"2025-11-29T08:58:33","date_gmt":"2025-11-29T01:58:33","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=40605"},"modified":"2025-11-29T08:58:33","modified_gmt":"2025-11-29T01:58:33","slug":"fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/","title":{"rendered":"FPPI &#8211; Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>KABUPATEN SLEMAN<\/strong><\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span> <strong>FPPI adalah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia, dan dari sana salah satu saya kebetulan di Ketua empat di perlindungan hukum hak asasi manusia dan partisipasi perempuan dalam politik.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nah, dari sana hari ini saya kira momentum yang pas bangat. Karena kebetulan kami sedang melakukan kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, yang dilakukan untuk keberadaanya perempuan dan salah satu indikator perempuan berdaya itu pada saat secara ekonomi dia berdaya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jadi ketika Pasar Bela Negara ini melakukan pemberdayaan ekonomi, ini menjadi salah satu pilar supaya kekerasan terhadap perempuan itu tidak terjadi,&#8221; kata Ketua IV FPPI &#8211; Kowani Kabupaten Sleman, Wasingatu Zakiyah Jumat 28 November 2025.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nah maka apa yang kemudian yang paling penting untuk dilakukan, ya tadi mengedukasi yang kami lakukan kepada mereka yang sedang belanja, terus kemudian mereka yang lewat disini, dan pedagang sedang berjualan di Pasar Bela Negara ini,&#8221; tuturnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>&#8221; Kami mengedukasi bahwa upaya &#8211; upaya yang dilakukan mulai dari upaya pencegahan, jadilah perempuan yang yang kuat, lahir batin, jagalah kesalahan dalam keluarga, ada mubadalah atau kesalingan antara suami istri, untuk siap bersama &#8211; sama membangun generasi muda sehingga tidak bisa pencegahan satu dengan yang lain.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kemudian upaya pencegahan itu juga dilakukan jangan sampai ada kekerasan itu terjadi di jalanan umum, di tempat &#8211; tempat pertemuan &#8211; pertemuan bahkan secara online jangan sampai itu terjadi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kemudian yang kedua, penanganan &#8211; penanganan kalau itu sudah terjadi kekerasan baik kekerasan yang sifatnya verbal dari omongan, itu juga pelecehan namanya. Ia juga menerangkan yang sifatnya verbal, itu boleh juga di laporkan kan sudah ada Undang &#8211; Undang kita sudah melindunginya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kemudian ketika kekerasan fisik terjadi, luka tubuh, maka itu boleh dilaporkan. Cara &#8211; cara pelaporannya tadi juga sudah kami sampaikan, mulai dari bisa ke UPT DPPA, karena itu di bawah Dinas P3AP2KB.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kemudian kami di lembaga &#8211; lembaga juga ada seperti LKP3A, Fatah NU, itu juga ada silahkan lapor di situ, FPI juga siap menerima pelaporan itu.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan setelah adanya laporan, nanti kami lakukan visum enterpertum atau kah visum psikiatrium juga dilakukan kalau itu perlu ke sana. Lalu kalau perlu bisa lapor ke kepolisian supaya menjadi jera, supaya itu tidak ada lagi kejadian berulang nah itu di penanganan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kemudian yang ketiga adalah pemulihan, setelah selesai penanganan korban di pulihkan pemulihan itu bisa dengan pemulihan ekonomi seperti itu. Selain itu juga ada pemulihan misalnya dimulai dari secara psikis harus dilakukan lebih dulu, kemudian secara fisik sudah sehat lahir bantin dan kemudian siap untuk keberdayaan ekonomi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Selain itu, kita bisa berkolaborasi dengan Pasar Bela Negara untuk menguatkan ekonomi perempuan korban tidak kekerasan rumah tangga atau yang lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lebih lanjut, ia menjelaskan dalam rangka 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan dari tanggal 25 November sampai 10 Desember 2025 nanti. Jadi kita siap berkolaborasi dengan banyak pihak, untuk kemudian apa yang kita lakukan guna mencegah dan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Yang perlu di ketahui bahwa, kasus kekerasan terhadap perempuan itu kan seperti gunung es ya, hanya sedikit sebenarnya yang terungkap ke publik.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pada tahun 2024 misalnya, data yang masuk di Kabupaten Sleman itu ada 186 kasus itu yang terungkap saja belum lagi yang tidak terungkap. Jadi banyak yang tidak terungkap karena bisa jadi perempuan itu tidak berani, tidak tau langkahnya seperti apa. Maka dari itu, kampanye secara terbuka terus &#8211; menerus kami lakukan karena korban mungkin takut untuk melapor khawatir kalau melapor nanti dia korban tidak mendapatkan bagian harta gono gini.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jadi kami berharap kalau itu perempuan terjadi tindak kekerasan apa lagi sampai babak belur, ya lapor saja karena sesungguhnya kita sedang mengingatkan supaya kekejian dan ke zaliman itu tidak terjadi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan kami berharap korban tindak kekerasan terhadap rumah tangga, jangan segan &#8211; segan untuk kita punya bisa menjadi teman curhat, bisa menjadi teman untuk kita saling berdaya bersama &#8211; sama.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sehinga kasus &#8211; kasus itu sekarang sedikit demi sedikit mulai terkuak karena memang kami gencar &#8211; gencarnya berkampanye, dari dasar wisma, dari RT, RW, agar orang bisa semakin paham bahwa kekerasan itu bisa terjadi di mana &#8211; mana. Dan data BPS tahun 2024-2025, satu dari empat perempuan pernah mengalami kasus kekerasan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia berharap kalau bersuara jangan sampai sendiri, kita mesti bareng &#8211; bareng kalau sendiri pasti berat. Sapu itu tidak bisa bekerja sendiri digunakan menyapu ke zaliman itu mesti bareng &#8211; bareng, berjejaring dengan FPI berjejaring dengan LKP3A, berjejaring dengan Forkom untuk kita sama &#8211; sama membangun keberdayaan kira &#8211; kira itu triknya,&#8221; tutupnya<\/strong>. (<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Joni<\/strong><\/span>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KABUPATEN SLEMAN &#8211; Kompassindonesianews.com FPPI adalah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia, dan dari sana salah satu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40607,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-40605","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>FPPI - Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"FPPI - Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KABUPATEN SLEMAN &#8211; Kompassindonesianews.com FPPI adalah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia, dan dari sana salah satu...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-29T01:58:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG-20251129-WA0008.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"FPPI &#8211; Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es\",\"datePublished\":\"2025-11-29T01:58:33+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-29T01:58:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/\"},\"wordCount\":733,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/\",\"name\":\"FPPI - Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-11-29T01:58:33+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-29T01:58:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"FPPI &#8211; Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"FPPI - Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"FPPI - Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"KABUPATEN SLEMAN &#8211; Kompassindonesianews.com FPPI adalah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia, dan dari sana salah satu...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-11-29T01:58:33+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1200,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG-20251129-WA0008.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"FPPI &#8211; Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es","datePublished":"2025-11-29T01:58:33+00:00","dateModified":"2025-11-29T01:58:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/"},"wordCount":733,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/","name":"FPPI - Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-11-29T01:58:33+00:00","dateModified":"2025-11-29T01:58:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/11\/29\/fppi-kowani-sleman-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-seperti-gunung-es\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"FPPI &#8211; Kowani Sleman, Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Gunung Es"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40605","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40605"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40605\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40608,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40605\/revisions\/40608"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40605"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40605"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40605"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=40605"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}