{"id":40957,"date":"2025-12-06T18:10:58","date_gmt":"2025-12-06T11:10:58","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=40957"},"modified":"2025-12-06T18:10:58","modified_gmt":"2025-12-06T11:10:58","slug":"darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/","title":{"rendered":"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Jakarta, 6 Desember 2025<\/strong><\/span>\u00a0 <strong>Banjir bandang Aceh, tenggelamnya Medan, dan runtuhnya lereng-lereng Padang dalam sepekan terakhir bukan sekadar rangkaian bencana. Peristiwa ini adalah simbol kegagalan negara dalam melindungi warganya, buah dari tata ruang yang dimanipulasi, sungai-sungai yang dipersempit hingga mati, dan pengawasan yang hanya hidup di atas kertas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Data BNPB hingga 5 Desember menunjukkan skala tragedi yang belum pernah terjadi dalam dua dekade terakhir:<\/strong><br \/>\n<strong>867 warga meninggal, 521 hilang, 402.800 mengungsi, dan 83.700 rumah rusak. Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai Rp 9,2\u201311,5 triliun.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-40958\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251206-WA0045-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p><strong>Investigasi Kompassindonesianews.com mencatat angka tersebut berpotensi meningkat karena pendataan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih tertahan oleh medan terisolasi serta kerusakan akses.<\/strong><\/p>\n<p><strong>ACEH (28\u201330 November 2025): Hulu Gundul, Izin Yang Tak Pernah Diaudit<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gubernur Aceh: Muzakir Manaf<\/strong><\/p>\n<p><strong>Hujan ekstrem pada 28 November 2025 hanyalah pemicu. Hulu Krueng Aceh, Krueng Meureudu, dan Krueng Tiro sejak lama dikapling oleh kebun-kebun besar serta proyek yang mendapat izin tanpa evaluasi berkala.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Akibatnya: 310 warga meninggal, 160 hilang, dan 145 ribu mengungsi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gubernur Muzakir Manaf mengakui:<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cKerusakan hulu itu fakta keras. Audit harus dilakukan sekarang.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Investigasi Kompassindonesianews.com menemukan 14 izin pembukaan lahan di kawasan rawan banjir tidak pernah diaudit selama lima tahun terakhir, meski Aceh dilanda empat banjir besar dalam delapan tahun.<\/strong><\/p>\n<p><strong>MEDAN \u2014 SUMATERA UTARA (1\u20133 Desember 2025): Sungai yang Disempitkan Politik<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gubernur Sumatera Utara: Bobby Nasution<\/strong><\/p>\n<p><strong>Medan seperti kota yang tenggelam oleh kesalahan bertahun-tahun. Sungai Deli dan Babura, yang dahulu menjadi aliran utama, berubah menjadi kanal kotor yang menyempit hingga sepertiga lebar aslinya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Investigasi Kompassindonesianews.com menemukan bukti bahwa sejumlah bangunan mewah di bantaran sungai memiliki koneksi langsung dengan politisi lokal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Akibatnya: 230 warga meninggal, 110 hilang, 97 ribu mengungsi, dan drainase kota lumpuh total.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gubernur Bobby Nasution menegaskan:<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cTidak ada lagi kompromi bagi bangunan ilegal di bantaran sungai.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Namun dokumen pemerintah menunjukkan banyak izin bermasalah justru terbit pada masa pemerintahannya dan pendahulunya. Pola itu memperlihatkan konflik kepentingan yang mengakar.<\/strong><\/p>\n<p><strong>PADANG \u2014 SUMATERA BARAT (2\u20135 Desember 2025): Lereng Curam, Tata Ruang Dimanipulasi<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gubernur Sumatera Barat: Mahyeldi Ansharullah<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di Padang dan wilayah hulu Batang Arau, Batang Anai, dan Batang Kuranji, longsor beruntun dipicu kombinasi klasik: kemiringan curam, hilangnya vegetasi, dan izin alih fungsi lahan yang terus diberikan meski peringatan ilmiah sudah berulang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Akibatnya: 327 warga meninggal, 251 hilang, dan 160.800 mengungsi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gubernur Mahyeldi menyatakan seluruh izin di zona merah akan dihentikan. Namun publik tetap bertanya mengapa izin-izin itu dibiarkan berjalan selama satu dekade penuh.<\/strong><\/p>\n<p><strong>PRESIDEN: Pengakuan Pahit atas Kegagalan Struktural<\/strong><\/p>\n<p><strong>Presiden Prabowo akhirnya menggunakan diksi paling keras dalam satu dekade:<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cBencana ini bukan semata-mata fenomena alam. Ini akibat kelalaian struktural dalam tata ruang dan pengelolaan lingkungan.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Presiden memerintahkan audit total izin alih fungsi lahan, penertiban bangunan liar di bantaran sungai, pengerahan penuh TNI\u2013Polri, pembekuan proyek di hulu DAS, dan penyelidikan pidana terhadap pejabat yang menghambat operasi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kompassindonesianews.com mencatat bahwa pernyataan ini datang terlambat setelah tiga kota besar terhantam dan ratusan warga meninggal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>POLA KERUSAKAN: Izin Liar, Sungai Tertindas, Pengawasan Mandul<\/strong><\/p>\n<p><strong>Investigasi Kompassindonesianews.com menyimpulkan pola identik di tiga provinsi:<\/strong><\/p>\n<p><strong>1. Izin dadakan jelang pergantian kepala daerah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>2. Penyempitan bantaran sungai untuk kepentingan proyek komersial.<\/strong><\/p>\n<p><strong>3. Drainase kota yang gagal meski anggaran triliunan digelontorkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>4. Manipulasi RTRW agar selaras kepentingan kelompok tertentu.<\/strong><\/p>\n<p><strong>5. Audit lingkungan mandul meski peringatan BMKG dan BPBD berulang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>INDONESIA MEMASUKI ERA BARU RISIKO IKLIM<\/strong><\/p>\n<p><strong>Darurat Sumatera 2025 adalah pengingat bahwa:<\/strong><\/p>\n<p><strong>sungai tidak boleh lagi dipersempit,<\/strong><br \/>\n<strong>tata ruang tidak boleh dimanipulasi,<\/strong><br \/>\n<strong>hulu DAS harus dilindungi,<\/strong><br \/>\n<strong>audit lingkungan tidak boleh ditunda demi politik jangka pendek.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kompassindonesianews.com menyimpulkan:<\/strong><br \/>\n<strong>Bencana Sumatera 2025 adalah tragedi yang bisa dicegah. Negara gagal belajar dan akhirnya gagal melindungi warganya sendiri.<\/strong><\/p>\n<p>(<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Komarudin \u2014 Investigasi Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kompassindonesianews.com Jakarta, 6 Desember 2025\u00a0 Banjir bandang Aceh, tenggelamnya Medan, dan runtuhnya lereng-lereng Padang dalam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":40959,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21,302],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-40957","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-pemerintahan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kompassindonesianews.com Jakarta, 6 Desember 2025\u00a0 Banjir bandang Aceh, tenggelamnya Medan, dan runtuhnya lereng-lereng Padang dalam...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-06T11:10:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251206-WA0044.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"686\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"392\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban\",\"datePublished\":\"2025-12-06T11:10:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-06T11:10:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/\"},\"wordCount\":576,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\",\"Pemerintahan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/\",\"name\":\"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-12-06T11:10:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-06T11:10:58+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kompassindonesianews.com Jakarta, 6 Desember 2025\u00a0 Banjir bandang Aceh, tenggelamnya Medan, dan runtuhnya lereng-lereng Padang dalam...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-12-06T11:10:58+00:00","og_image":[{"width":686,"height":392,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251206-WA0044.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban","datePublished":"2025-12-06T11:10:58+00:00","dateModified":"2025-12-06T11:10:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/"},"wordCount":576,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah","Pemerintahan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/","name":"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-12-06T11:10:58+00:00","dateModified":"2025-12-06T11:10:58+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/06\/darurat-sumatera-2025-negara-gagal-melindungi-warga-sungai-mati-tata-ruang-rusak-tiga-provinsi-jadi-korban\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"DARURAT SUMATERA 2025: Negara Gagal Melindungi Warga, Sungai Mati, Tata Ruang Rusak, Tiga Provinsi Jadi Korban"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40957","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40957"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40957\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40960,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40957\/revisions\/40960"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40957"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40957"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40957"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=40957"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}