{"id":41142,"date":"2025-12-09T19:20:42","date_gmt":"2025-12-09T12:20:42","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=41142"},"modified":"2025-12-09T19:20:42","modified_gmt":"2025-12-09T12:20:42","slug":"angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/","title":{"rendered":"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK)"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>SERANG<\/strong><\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Kompassindonesianews.com<\/strong><\/span> \u2013 <span style=\"color: #000000;\"><strong>Menyikapi prokontra Rancangan Peraturan Daerah Penyelenggaraan Kepariwisataan (Raperda PK) Kota Serang, ulama dan tokoh organisasi keagamaan Kota Serang angkat bicara. Mereka sepakat menolak raperda yang kini telah lolos ke Propemperda 2026 tersebut. Alasan yang dikemukakan pun senada; atas alasan apa pun kehadiran tempat hiburan malam (THM) dan peredaran miras sama sekali terlarang di Kota Serang yang memiliki motto Kota Serang Madani.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Serang Nursalim, saat ditemui Selasa (9\/12\/2025).<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Menegaskan bahwa peluang pelegalan THM &amp; miras pada Raperda PK baru untuk menggantikan raperda lama itu sangat kentara. \u201cSaya kan sebelumnya di birokrasi dan sempat di (dinas-red) pariwisata.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jadi paham betul lah. Kalimat hotel kelas menengah dan tinggi bisa menyelenggarakan club malam dan diskotek saja itu sudah sangat jelas,\u201d cetusnya.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>Hal senada ditegaskan KH. M Shodiqin yang sebelumnya diikutsertakan dalam sosialisasi Raperda PK. \u201cDi perda lama, sama sekali THM dan miras itu tidak memiliki peluang didirikan atau beredar di Kota Serang.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Nah, justru di Raperda PK baru ini peluang melegalkan THM dan miras di Kota Serang itu ada!\u201d serunya. KH. Shodiqin yang menerima Draf lengkap Raperda PK tidak dari awal bahkan mencurigai raperda ini sudah disusupi kepentingan &#8211; kepentingan tertentu. \u201cHati-hati, jika kecurigaan saya betul dan raperda ini tetap lolos, bisa jadi dosa jariyah,\u201d pesannya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sementara itu ulama kharismatik yang juga salah satu tokoh pendiri Provinsi Banten, KH Embay Mulya Syarief, menilai alibi ekonomis berupa peningkatan PAD lewat sektor pariwisata sama sekali tidak sepadan dengan social cost yang ditimbulkan. \u201cBelum lagi fakta bahwa masih banyak sebetulnya upaya yang bisa dilakukan untuk mendatangkan PAD dari sektor-sektor halal,\u201d katanya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u201cJika pemkot atau siapapun ngotot meluncurkan raperda ini tentu saya tidak bisa apa-apa. Tapi ingat, saat kita \u201cpulang\u201d nanti, ini akan dipertanggung jawabkan. Dan saya jika nanti ditanya, saya bisa bilang, saya sudah menolak ya Allah,\u201d pungkasnya.***<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>Caption Foto:<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>(kiri ke kanan) KH. Embay, KH. Shodiq, &amp; Nursalim, ulama dan tokoh ormas keagamaan yang menolak keras Raperda PK Kota Serang.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>(<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Dedi.me\/TT<\/strong><\/span>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SERANG &#8211; Kompassindonesianews.com \u2013 Menyikapi prokontra Rancangan Peraturan Daerah Penyelenggaraan Kepariwisataan (Raperda PK) Kota Serang,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":41143,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-41142","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK) - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK) - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SERANG &#8211; Kompassindonesianews.com \u2013 Menyikapi prokontra Rancangan Peraturan Daerah Penyelenggaraan Kepariwisataan (Raperda PK) Kota Serang,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-09T12:20:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251209-WA0185.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"886\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"591\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK)\",\"datePublished\":\"2025-12-09T12:20:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-09T12:20:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/\"},\"wordCount\":337,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/\",\"name\":\"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK) - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-12-09T12:20:42+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-09T12:20:42+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK) - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK) - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"SERANG &#8211; Kompassindonesianews.com \u2013 Menyikapi prokontra Rancangan Peraturan Daerah Penyelenggaraan Kepariwisataan (Raperda PK) Kota Serang,...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-12-09T12:20:42+00:00","og_image":[{"width":886,"height":591,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251209-WA0185.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK)","datePublished":"2025-12-09T12:20:42+00:00","dateModified":"2025-12-09T12:20:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/"},"wordCount":337,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/","name":"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK) - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-12-09T12:20:42+00:00","dateModified":"2025-12-09T12:20:42+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/09\/angkat-bicara-ulama-serukan-tolak-rancangan-peraturan-daerah-penyelenggaraan-kepariwisataan-raperdapk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Angkat Bicara, Ulama Serukan Tolak Rancangan Peraturan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan (RAPERDA,PK)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41142"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41142\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41144,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41142\/revisions\/41144"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41142"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=41142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}