{"id":4154,"date":"2023-03-08T04:37:22","date_gmt":"2023-03-08T04:37:22","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=4154"},"modified":"2023-03-08T04:37:22","modified_gmt":"2023-03-08T04:37:22","slug":"gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/","title":{"rendered":"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong>KompassIndonesianews<\/strong> Selasa (7\/3\/2023) -Gerakan Indonesia Optimis (GIO), Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW), dan Center of Intellegence and Strategic Studies (CISS) kembali menyelenggarakan program Deep Talk Indonesia. Sebuah program diskusi mengupas tuntas berbagai tema yang kontekstual dan menarik untuk didiskusikan.<\/p>\n<p>Deep Talk Indonesia kali ini mengambil tema &#8220;Membedah Rekomendasi Muktamar Internasional Fiqh Peradaban I, Islam Untuk Kemaslahatan Dunia&#8221;.<\/p>\n<p>Sebagai Informasi, Muktamar Internasional Fiqh Peradaban merupakan forum permusyawaratan pemuka agama dari berbagai belahan dunia yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama&#8217; dan menjadi agenda rangkaian peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama&#8217;. Muktamar internasional fiqh peradaban yang diadakan di Surabaya, Jawa Timur pada Senin (6\/2\/2023), mendiskusikan bagaimana menformulasikan teks agama khususnya fikih dalam konteks sosial dan kemanusiaan dalam kehidupan global saat ini.<\/p>\n<p>Hadir sebagai pembicara dalam diskusi Deep Talk Indonesia antara lain, KH. Mahbub Ma&#8217;afi ( Ketua LBM PBNU), Prof. Dr. Phil. Asep Saefudin Jahar, Ph.D (Rektor UIN Syarif Hidayatulloh, Jakarta), Prof. Dr. Dzuriyatun Thoyibah, M.Si., M.A. ( Guru Besar Sosiologi UIN Jakarta) dan dimoderatori oleh Azizah Ratu Buana.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4155\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/IMG-20230308-WA0081.jpg\" alt=\"\" width=\"1032\" height=\"727\" srcset=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/IMG-20230308-WA0081.jpg 1032w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/IMG-20230308-WA0081-300x211.jpg 300w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/IMG-20230308-WA0081-1024x721.jpg 1024w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/IMG-20230308-WA0081-768x541.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1032px) 100vw, 1032px\" \/><\/p>\n<p>Acara yang diadakan di kantor Gerakan Indonesia Optimis Tebet Jakarta ini dimulai dengan prakata pembukaan oleh Ngasiman Djoyonegoro (Ketum GIO). Dalam pembukaanya Simon, panggilan akrab Ngasiman mengapreasi positif atas terselenggaranya diskusi kali ini. Karena diskusi merupakan forum ilmiah dan ruang bertukar pikiran anak bangsa demi menemukan solusi untuk kemajuan bangsa dan negara.<\/p>\n<p>Selain itu, Simon menambahkan dengan diskusi akan menambah ilmu dan pengetahuan bersama sehingga Optimisme generasi muda akan terus terjaga.<\/p>\n<p>Ahyad Alfida&#8217;i (Sekjen PB MDHW) dalam sambutannya yang penuh optimis mengungkapkan rasa syukurnya atas kolaborasi yang terjalin antara GIO, PB MDHW dan CISS. Dia berharap kolaborasi ini akan terus terjaga dan menghadirkan forum-forum diskusi dan kegiatan yang semakin luas.<\/p>\n<p>\u201cMelalui rekomendasi muktamar internasional fiqh peradaban yang diinisiasi oleh Nahdlatul Ulama&#8217;, semoga Islam rahmatan lil &#8216;alamin berhasil menjadi poros perdamaian dunia,\u201d harap Ahyad.<\/p>\n<p>Acara kemudian dilanjutkan pada forum diskusi yang dimulai dengan pemaparan KH. Mahbub Ma&#8217;afi.<br \/>\nMenurut Mahbub dalam rekomendasi Fikih Peradaban, ada pengakuan bahwa relasi Muslim dengan non-muslim itu ada sebuah konflik, namun bagaimana peradaban bisa memanajemen konflik tersebut dan melahirkan sebuah perdamaian. Karena peradaban tidak akan maju tanpa perdamaian.<\/p>\n<p>\u201cPengakuan dalam rekomendasi fikih peradaban merupakan manifestasi dari sikap keterbukaan dan kejujuran. Selain itu, dapat diasumsikan bahwa NU melalui rekomendasi mengajak seluruh bangsa untuk berdamai,\u201d kata Mahbub.<\/p>\n<p>Sedangkan Prof. Asep menyampaikan bahwa formulasi fikih peradaban ini menjadi magnum opus NU di paruh abad kedua dalam merespon perubahan dunia.<\/p>\n<p>Prof Asep menyebut bahwa, sebagai muslim, kita jangan sampai gagal dalam memahami konteks kemajuan zaman. Prof Asep menambahkan, nilai-nilai keseteraan, keadilan, kedamaian, dan hidup toleran menjadi hal paling penting. Dalam hal ini, PBB dikatakan berhasil menerjemahkan proses perdamaian internasional melalui perjanjian internasional untuk menghilangkan otoritarianisme. Meskipun tidak semuanya berhasil maksimal.<\/p>\n<p>\u201cKemajuan peradaban muslim ditandai dengan tidak adanya lagi pengelompokan antar umat beragama,\u201d tegas Prof Asep.<\/p>\n<p>Gagasan demi gagasan dalam gelar diskusi Deep Talk Indonesia tersebut semakin menarik ketika Prof. Dzuriyatun Toyibah yang akrab disapa Prof Ibah, menyampaikan pandangannya dalam perspektif keilmuan sosiologi yang terkorelasi dengan praktik muslim dalam berperilaku toleran dan menjunjung tinggi persatuan.<\/p>\n<p>\u201cDan semakin berkembangnya Islam, seorang Muslim akan semakin toleran kepada sesama manusia,\u201d kata Prof Ibah.<\/p>\n<p>Diskusi membedah hasil muktamar fiqh internasional NU yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan kyai, akademisi, mahasiswa dan pegiat sosial ini ditutup dengan do&#8217;a yang dipimpin oleh Ustad Abdul Rozak (Wakil Ketua PB MDHW) untuk Indonesia yang lebih gemilang dan menciptakan generasi optimis dalam menjawab setiap tantangan zaman.(red\/rls\/ja)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KompassIndonesianews Selasa (7\/3\/2023) -Gerakan Indonesia Optimis (GIO), Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW),&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4156,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-4154","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KompassIndonesianews Selasa (7\/3\/2023) -Gerakan Indonesia Optimis (GIO), Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW),...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-08T04:37:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/IMG-20230308-WA0079.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"513\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"394\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia\",\"datePublished\":\"2023-03-08T04:37:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-08T04:37:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/\"},\"wordCount\":586,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/\",\"name\":\"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-03-08T04:37:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-08T04:37:22+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"KompassIndonesianews Selasa (7\/3\/2023) -Gerakan Indonesia Optimis (GIO), Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW),...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2023-03-08T04:37:22+00:00","og_image":[{"width":513,"height":394,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/IMG-20230308-WA0079.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia","datePublished":"2023-03-08T04:37:22+00:00","dateModified":"2023-03-08T04:37:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/"},"wordCount":586,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/","name":"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2023-03-08T04:37:22+00:00","dateModified":"2023-03-08T04:37:22+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/03\/08\/gerakan-indonesia-optimis-gio-dan-majelis-dzikir-hubbul-wathon-gelar-diskusi-membedah-hasil-muktamar-internasional-pbnu-agama-untuk-perdamaian-dan-kemaslahatan-dunia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gerakan Indonesia Optimis (GIO) dan Majelis Dzikir Hubbul Wathon Gelar Diskusi Membedah Hasil Muktamar Internasional PBNU, Agama untuk Perdamaian dan Kemaslahatan Dunia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4154","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4154"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4154\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4157,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4154\/revisions\/4157"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4156"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4154"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}