{"id":41611,"date":"2025-12-17T07:12:56","date_gmt":"2025-12-17T00:12:56","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=41611"},"modified":"2025-12-17T07:12:56","modified_gmt":"2025-12-17T00:12:56","slug":"jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/","title":{"rendered":"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup"},"content":{"rendered":"<h2><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>OPINI<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Dr. Nursalim Tinggi, S.Pd., M.Pd.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><strong>Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, tulisan ini kusampaikan sebagai pesan batin, amanah nurani, dan titipan nilai dari seorang yang pernah ikut menanam benih dakwah di tanah Turatea. Ia bukan sekadar kenangan masa lalu, melainkan pengikat arah agar Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia tetap berjalan lurus di tengah perubahan zaman yang sering menggoda dan mengaburkan tujuan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia berdiri bukan karena kelimpahan, melainkan karena keberanian untuk memulai dalam keterbatasan. Ia lahir dari kesadaran para muballigh yang dahulu hanya berhimpun di tujuh masjid, dengan semangat yang sama: menjaga dakwah agar tetap hidup di tengah masyarakat Jeneponto. Pada 13 Februari 2002, ikhtiar itu menjelma menjadi yayasan, bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk dipikul sebagai amanah. Sejarah ini harus terus diingat, bukan sebagai nostalgia, melainkan sebagai pengingat bahwa organisasi ini dibangun di atas keikhlasan, bukan kepentingan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Wasiat terpenting yang kutitipkan adalah tentang niat. Dakwah adalah ibadah panjang yang tidak selalu bertepuk tangan. Jangan pernah menjadikan yayasan ini sebagai tempat mencari hidup, apalagi mengukur pengabdian dengan imbalan duniawi. Jadikan ia sebagai tempat menghidupkan nilai, menyuburkan akhlak, dan memperluas manfaat bagi umat. Ketika niat lurus, kelelahan akan berubah menjadi pahala, dan pengorbanan menjadi kemuliaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jagalah kehormatan Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia dengan akhlak sebelum dengan simbol. Marwah organisasi tidak lahir dari papan nama atau jabatan, melainkan dari perilaku para pengembannya. Perbedaan pandangan adalah keniscayaan, tetapi adab harus tetap menjadi pakaian dakwah. Jangan biarkan ego merusak persaudaraan, dan jangan biarkan ambisi pribadi melukai kepercayaan umat. Seorang muballigh sejati berdakwah dengan keteladanan, bukan dengan pertentangan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Teruslah belajar dan memperbaiki diri. Dakwah tidak cukup dengan semangat, ia memerlukan ilmu dan kebijaksanaan. Zaman akan terus berubah, tantangan umat semakin kompleks, namun nilai dasar dakwah tidak boleh goyah. Pegang Al-Qur\u2019an dan Sunnah sebagai poros, pahami realitas sosial Turatea dengan jernih, dan sampaikan dakwah dengan hikmah. Dakwah yang menyejukkan lahir dari hati yang bersih dan ilmu yang matang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Rawat yayasan ini dengan kesabaran dan musyawarah. Jangan serahkan ia pada kepentingan sesaat, konflik politik, atau persaingan yang melelahkan umat. Biarlah Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia tetap menjadi rumah dakwah yang teduh, tempat umat merasa aman, dan tempat para muballigh saling menguatkan. Jika terjadi kekeliruan, luruskan dengan kebijaksanaan; jika muncul perbedaan, selesaikan dengan kelapangan dada.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kepada para muballigh muda, kusampaikan harapan yang besar. Hormatilah para pendahulu, karena dari pengorbanan merekalah jalan ini terbuka. Namun jangan berhenti melangkah. Ambillah nilai perjuangan mereka, lalu lanjutkan dengan keberanian, kreativitas, dan adab. Masa depan yayasan ini ada di tangan kalian, bukan sekadar untuk diteruskan, tetapi untuk dimatangkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Perlu kusampaikan dengan jujur dan lapang: walau hari ini badanku tercatat berada dalam kepengurusan Persatuan Muballigh Batam, bagiku Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia akan selalu hidup, tumbuh, dan berdenyut dalam dada serta desah nafasku. Ikatan dakwah tidak diukur oleh posisi struktural, melainkan oleh kesetiaan hati dan istiqamah nilai.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jika kelak namaku tak lagi disebut, itu bukan kegundahan. Yang kutakutkan hanyalah jika nilai dakwah ini memudar. Selama Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia tetap berjalan di atas keikhlasan, menjaga persaudaraan, dan menyeru kepada kebaikan, maka di situlah amal para pendiri terus mengalir, meski tubuh telah jauh dan waktu terus bergerak.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Inilah jejak amanah ini kutinggalkan. Jagalah ia dengan iman, rawatlah ia dengan akhlak, dan teruskan ia dengan pengabdian. Semoga Allah meridai setiap langkah dakwah dan menjadikan Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia sebagai cahaya yang menerangi umat dan bangsa, hari ini dan sepanjang masa.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OPINI Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia Dr. Nursalim Tinggi, S.Pd., M.Pd. Dengan menyebut nama Allah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":41612,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[351,19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-41611","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agama","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"OPINI Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia Dr. Nursalim Tinggi, S.Pd., M.Pd. Dengan menyebut nama Allah...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-17T00:12:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251217-WA0009.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1156\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"867\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup\",\"datePublished\":\"2025-12-17T00:12:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-17T00:12:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/\"},\"wordCount\":581,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Agama\",\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/\",\"name\":\"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-12-17T00:12:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-17T00:12:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"OPINI Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia Dr. Nursalim Tinggi, S.Pd., M.Pd. Dengan menyebut nama Allah...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2025-12-17T00:12:56+00:00","og_image":[{"width":1156,"height":867,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/IMG-20251217-WA0009.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup","datePublished":"2025-12-17T00:12:56+00:00","dateModified":"2025-12-17T00:12:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/"},"wordCount":581,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Agama","Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/","name":"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2025-12-17T00:12:56+00:00","dateModified":"2025-12-17T00:12:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2025\/12\/17\/jejak-amanah-dalam-sunyi-wasiat-seorang-pendiri-untuk-dakwah-yang-tetap-hidup\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jejak Amanah dalam Sunyi: Wasiat Seorang Pendiri untuk Dakwah yang Tetap Hidup"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41611","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41611"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41611\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41613,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41611\/revisions\/41613"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41612"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41611"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41611"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41611"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=41611"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}