{"id":43850,"date":"2026-01-08T21:20:10","date_gmt":"2026-01-08T14:20:10","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=43850"},"modified":"2026-01-08T21:20:10","modified_gmt":"2026-01-08T14:20:10","slug":"direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/","title":{"rendered":"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Lampung<\/span>, <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews<\/span> &#8211; Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama ini dipahami sebagai wujud ideal kedaulatan rakyat. Namun setelah hampir dua dekade diterapkan, Pilkada langsung justru memperlihatkan sisi gelap demokrasi lokal, konflik horizontal yang berulang, politik uang yang kian masif, serta biaya politik yang semakin tidak rasional.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sebagai bagian dari masyarakat sipil yang secara konsisten memantau dinamika demokrasi lokal, Jaringan Suara Indonesia (JSI) mencatat bahwa Pilkada langsung di banyak daerah justru menjadi sumber instabilitas sosial dan politik. Polarisasi masyarakat bukan hanya terjadi selama masa kampanye, tetapi kerap berlanjut jauh setelah hasil Pilkada ditetapkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Konflik Pilkada yang sistemik dan berulang, data konflik Pilkada menunjukkan bahwa persoalan ini bukan kejadian insidental. Sistem Nasional Pemantauan Kekerasan (SNPK) mencatat lebih dari 2.500 konflik politik lokal sejak diberlakukannya Pilkada langsung. Konflik tersebut meliputi bentrokan antar pendukung, perusakan fasilitas umum, hingga tindakan anarkis pasca penetapan hasil pemilihan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di banyak daerah, konflik Pilkada tidak hanya merusak stabilitas keamanan, tetapi juga memecah hubungan sosial antar warga, antar keluarga, dan antar komunitas Desa. Aparat keamanan sendiri mengakui bahwa Pilkada sering kali memiliki tingkat kerawanan konflik yang tinggi, bahkan dalam beberapa kasus lebih rawan dibanding Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bagi daerah dengan tingkat kesejahteraan rendah dan pendidikan politik yang terbatas, Pilkada langsung menjadi ruang subur bagi provokasi, mobilisasi massa, dan manipulasi emosi kolektif demi kepentingan elite politik. Selain konflik, politik uang merupakan problem laten yang terus membayangi Pilkada langsung yang kian sulit dikendalikan. Biaya politik yang tinggi mendorong kandidat Kepala Daerah menghalalkan berbagai cara untuk memenangkan kontestasi, termasuk praktik serangan fajar dan pembelian suara secara terselubung.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bawaslu berulang kali menegaskan bahwa politik uang menjadi pelanggaran dominan dalam Pilkada. Namun pengawasan terhadap praktik ini di tingkat pemilih sangat sulit dilakukan karena bersifat sporadis, tertutup, dan melibatkan jaringan yang luas. Dampak jelasnya Kepala Daerah terpilih cenderung memiliki beban politik balas jasa, yang pada akhirnya menggeser orientasi Pemerintahan dari pelayanan publik menuju pengembalian modal politik.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Mursaidin Albantani, ST selaku Direktur Jaringan Suara Indonesia (JSI) Lampung sekaligus Pemerhati Kerawanan Konflik Pilkada dan Demokrasi Lokal (PKKPDL), Pilkada oleh DPRD sebagai alternatif rasional, dalam konteks kerawanan konflik dan politik uang yang semakin sistemik, Pilkada melalui DPRD semestinya patut dipertimbangkan sebagai alternatif rasional, bukan justru dianggap sebagai kemunduran demokrasi. Mekanisme ini menggeser demokrasi dari pola langsung ke demokrasi perwakilan, yang tetap sah secara konstitusional.<\/strong><br \/>\n<strong>&#8220;Pilkada oleh DPRD bukanlah langkah mundur, melainkan upaya korektif untuk menyelamatkan demokrasi lokal dari konflik dan transaksi politik yang merusak sendi kehidupan sosial,&#8221; paparnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mengingat DPRD merupakan lembaga yang dipilih langsung oleh rakyat, dengan Pilkada melalui DPRD Eskalasi konflik horizontal dapat ditekan karena kontestasi tidak melibatkan mobilisasi massa besar. Praktik politik uang lebih mudah diawasi karena terjadi dalam ruang politik yang terbatas dan formal. Memangkas Anggaran Negara dan Daerah serta dapat dihemat dari pembiayaan Pilkada yang mahal dan berulang. Tentu mekanisme ini harus diiringi dengan penguatan integritas DPRD, transparansi proses pemilihan, serta keterlibatan publik melalui uji kelayakan dan kepatutan yang terbuka.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Demokrasi yang substantif sejati tidak berhenti pada prosedur pemilihan, tetapi harus menghasilkan kepemimpinan daerah yang stabil, bersih, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Jika Pilkada langsung terus memproduksi konflik sosial dan politik uang, maka keberanian untuk mengevaluasi dan mencari format baru justru menjadi bagian dari kedewasaan demokrasi itu sendiri.<\/strong><br \/>\n<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Andi Selagai<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung, Kompassindonesianews &#8211; Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama ini dipahami sebagai wujud ideal&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":43851,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-43850","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lampung, Kompassindonesianews &#8211; Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama ini dipahami sebagai wujud ideal...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-08T14:20:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260108-WA0199.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"405\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang\",\"datePublished\":\"2026-01-08T14:20:10+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-08T14:20:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/\"},\"wordCount\":543,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/\",\"name\":\"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-01-08T14:20:10+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-08T14:20:10+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Lampung, Kompassindonesianews &#8211; Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama ini dipahami sebagai wujud ideal...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-01-08T14:20:10+00:00","og_image":[{"width":675,"height":405,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG-20260108-WA0199.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang","datePublished":"2026-01-08T14:20:10+00:00","dateModified":"2026-01-08T14:20:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/"},"wordCount":543,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/","name":"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-01-08T14:20:10+00:00","dateModified":"2026-01-08T14:20:10+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/01\/08\/direktur-jsi-lampung-pilkada-oleh-dprd-sebagai-jalan-tengah-pengurai-konflik-dan-politik-uang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Direktur JSI Lampung, Pilkada oleh DPRD Sebagai Jalan Tengah Pengurai Konflik dan Politik Uang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43850","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43850"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43850\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43852,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43850\/revisions\/43852"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43850"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43850"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43850"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=43850"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}