{"id":48836,"date":"2026-03-25T11:37:31","date_gmt":"2026-03-25T04:37:31","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=48836"},"modified":"2026-03-25T11:37:31","modified_gmt":"2026-03-25T04:37:31","slug":"diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/","title":{"rendered":"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Merak<\/span>, <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews.com<\/span>, Rabu 25\/03\/2026<\/strong><br \/>\n<strong>Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak kembali menjadi sorotan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Berdasarkan pantauan awak media dari area lobby eksekutif, sebuah kapal feri yang diduga Kapal Ferry Legundi terlihat mengeluarkan asap hitam pekat dari cerobongnya saat beroperasi menuju Pelabuhan Bakauheni.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Asap hitam tersebut dinilai mencemari udara di sekitar pelabuhan serta berpotensi mengganggu lingkungan laut dan aktivitas masyarakat yang melintas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut pengamatan di lapangan, emisi asap yang dihasilkan kapal diduga berasal dari pembakaran bahan bakar diesel yang tidak sempurna.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kondisi ini umumnya menghasilkan zat berbahaya seperti partikel halus (PM), oksida nitrogen (NOx), oksida sulfur (SOx), dan karbon monoksida (CO).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dampak terhadap kesehatan dan lingkungan<\/strong><br \/>\n<strong>Pakar lingkungan menyebutkan, paparan asap hitam dari kapal dapat berdampak serius bagi kesehatan manusia.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam jangka pendek, asap tersebut dapat menyebabkan gangguan pernapasan seperti batuk, sesak napas, dan iritasi saluran pernapasan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sementara dalam jangka panjang, paparan terus-menerus berisiko memicu penyakit kronis seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Selain itu, polusi dari emisi kapal juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung serta penurunan kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dari sisi lingkungan, emisi gas buang kapal dapat memicu hujan asam akibat reaksi SOx dan NOx di atmosfer. Dampaknya, ekosistem pesisir dan laut berpotensi mengalami kerusakan, termasuk penurunan kualitas air dan tanah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gangguan bagi penumpang<\/strong><br \/>\n<strong>Sejumlah penumpang mengaku merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Asap hitam yang pekat disertai bau menyengat disebut mengganggu kenyamanan, terutama bagi penumpang yang berada di area dek atas dan dekat ruang mesin.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cSangat terasa sesak dan baunya menyengat, apalagi saat kapal mulai bergerak,\u201d ujar salah satu penumpang yang enggan disebutkan namanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dugaan minim perawatan mesin<\/strong><br \/>\n<strong>Kondisi ini diduga berkaitan dengan kurang optimalnya perawatan mesin kapal. Kapal feri berbahan bakar diesel yang tidak terawat berpotensi menghasilkan emisi lebih tinggi, terutama saat melakukan manuver di area pelabuhan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak operator kapal maupun otoritas terkait mengenai dugaan pencemaran tersebut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Perlu pengawasan lebih ketat<\/strong><br \/>\n<strong>Pengamat menilai, diperlukan pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi mesin kapal guna memastikan standar emisi tetap terjaga.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Langkah ini penting untuk melindungi kesehatan penumpang, awak media Perlu pengawasan lebih ketat<\/strong><br \/>\n<strong>Pengamat menilai, diperlukan pengawasan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi mesin kapal guna memastikan standar emisi tetap terjaga.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Langkah ini penting untuk melindungi kesehatan penumpang, awak kapal, serta menjaga kelestarian lingkungan laut di kawasan penyeberangan Merak\u2013Bakauheni.<\/strong><\/p>\n<p><strong>(<span style=\"color: #ff0000;\">Yolanda<\/span>)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merak, Kompassindonesianews.com, Rabu 25\/03\/2026 Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak kembali menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan awak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":48837,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-48836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Merak, Kompassindonesianews.com, Rabu 25\/03\/2026 Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak kembali menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan awak...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-25T04:37:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/IMG-20260325-WA0023-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1928\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh\",\"datePublished\":\"2026-03-25T04:37:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-25T04:37:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/\"},\"wordCount\":394,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/\",\"name\":\"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-03-25T04:37:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-25T04:37:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Merak, Kompassindonesianews.com, Rabu 25\/03\/2026 Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak kembali menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan awak...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-03-25T04:37:31+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1928,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/IMG-20260325-WA0023-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh","datePublished":"2026-03-25T04:37:31+00:00","dateModified":"2026-03-25T04:37:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/"},"wordCount":394,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/","name":"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-03-25T04:37:31+00:00","dateModified":"2026-03-25T04:37:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/03\/25\/diduga-kapal-feri-legundi-cemari-udara-di-pelabuhan-merak-penumpang-mengeluh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Diduga Kapal Feri Legundi Cemari Udara di Pelabuhan Merak, Penumpang Mengeluh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48836"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48838,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48836\/revisions\/48838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48836"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=48836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}