{"id":50729,"date":"2026-04-26T13:49:20","date_gmt":"2026-04-26T06:49:20","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=50729"},"modified":"2026-04-26T13:52:31","modified_gmt":"2026-04-26T06:52:31","slug":"bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/","title":{"rendered":"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Kebumen<\/span>,\u2014 <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews.com<\/span> Aroma praktik ilegal kembali menyeruak di wilayah Kebumen. Peredaran obat keras terbatas tanpa izin resmi, yang dikenal sebagai obat terlarang tipe G, kini diduga tidak hanya melibatkan jaringan pengedar biasa, tetapi juga menyeret nama oknum aparat penegak hukum. 26 April 2026<\/strong><\/p>\n<p><strong>Maraknya distribusi obat-obatan tanpa legalitas dari BPOM RI menunjukkan bahwa bisnis ini telah menjadi \u201clahan basah\u201d bagi pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan besar. Obat tipe G yang seharusnya hanya bisa diperoleh melalui apotek resmi dengan resep dokter, justru beredar bebas di masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lebih mengejutkan, seorang pelaku yang terlibat dalam distribusi ilegal ini mengaku bahwa usahanya dibekingi oleh seorang oknum yang diduga menjabat sebagai Kanit di lingkungan Polres Kebumen. Ia menyebut adanya \u201ckoordinasi langsung\u201d guna memastikan kelancaran bisnis haram tersebut agar tetap aman dari penindakan hukum.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Fenomena ini memicu kekhawatiran serius. Peredaran obat tipe G secara ilegal berpotensi besar meningkatkan penyalahgunaan, terutama di kalangan remaja dan masyarakat ekonomi rendah yang tergiur harga murah dan kemudahan akses. Dampaknya tidak main-main\u2014mulai dari kecanduan, kerusakan organ tubuh, hingga risiko kematian.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sejumlah warga yang enggan disebutkan identitasnya turut menguatkan dugaan keterlibatan oknum aparat. Jika benar, hal ini menjadi ironi besar di tengah upaya pemberantasan narkotika dan obat terlarang. Dugaan tersebut juga dinilai dapat membuat penegakan hukum menjadi tumpul dan justru memperkuat jaringan ilegal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Aktivis kesehatan masyarakat mendesak agar kasus ini diusut tuntas. \u201cJika terbukti ada aparat yang terlibat, harus ada sanksi tegas, baik secara etik maupun pidana,\u201d ujarnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sorotan kini mengarah kepada pimpinan kepolisian setempat. Kapolres diminta turun langsung untuk melakukan investigasi menyeluruh. Selain itu, Divisi Propam Polri juga didesak segera mengambil langkah tegas guna memastikan integritas institusi tetap terjaga.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada dan tidak membeli obat keras secara sembarangan. Selain melanggar hukum, penggunaan tanpa pengawasan medis dapat membahayakan keselamatan jiwa.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kasus ini menjadi cerminan lemahnya pengawasan distribusi obat keras, sekaligus membuka tabir gelap dugaan praktik kotor di lingkungan aparat penegak hukum. Transparansi dan ketegasan dari pihak berwenang kini sangat dinantikan untuk memutus rantai bisnis ilegal yang merugikan masyarakat luas.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>(Red)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kebumen,\u2014 Kompassindonesianews.com Aroma praktik ilegal kembali menyeruak di wilayah Kebumen. Peredaran obat keras terbatas tanpa&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":50730,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-50729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kebumen,\u2014 Kompassindonesianews.com Aroma praktik ilegal kembali menyeruak di wilayah Kebumen. Peredaran obat keras terbatas tanpa...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-26T06:49:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-26T06:52:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260426-WA0018.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"445\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"689\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat\",\"datePublished\":\"2026-04-26T06:49:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-26T06:52:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/\"},\"wordCount\":345,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/\",\"name\":\"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-04-26T06:49:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-26T06:52:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kebumen,\u2014 Kompassindonesianews.com Aroma praktik ilegal kembali menyeruak di wilayah Kebumen. Peredaran obat keras terbatas tanpa...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-04-26T06:49:20+00:00","article_modified_time":"2026-04-26T06:52:31+00:00","og_image":[{"width":445,"height":689,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/IMG-20260426-WA0018.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat","datePublished":"2026-04-26T06:49:20+00:00","dateModified":"2026-04-26T06:52:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/"},"wordCount":345,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/","name":"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-04-26T06:49:20+00:00","dateModified":"2026-04-26T06:52:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/04\/26\/bayang-bayang-bisnis-gelap-obat-tipe-g-di-kebumen-dugaan-keterlibatan-oknum-aparat-mencuat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bayang-Bayang Bisnis Gelap Obat Tipe G di Kebumen, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mencuat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50729"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50733,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50729\/revisions\/50733"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50729"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=50729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}