{"id":52437,"date":"2026-05-20T12:25:09","date_gmt":"2026-05-20T05:25:09","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=52437"},"modified":"2026-05-20T12:34:19","modified_gmt":"2026-05-20T05:34:19","slug":"nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/","title":{"rendered":"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik"},"content":{"rendered":"<h3><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Naskah Opini<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Jakarta, 20 Mei 2026<\/strong><\/span><\/p>\n<p><strong>Manusia tidak pernah bisa melihat wajahnya sendiri tanpa cermin. Setampan apa pun rupa seseorang, ia tetap membutuhkan pantulan untuk mengetahui bagaimana dirinya terlihat. Begitu pula kehidupan. Manusia tidak akan benar-benar mengetahui letak kesalahan dalam dirinya tanpa adanya nasihat dari orang lain.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sering kali manusia merasa dirinya paling benar hanya karena tidak ada yang berani menegur. Padahal, kesalahan yang dibiarkan tumbuh tanpa nasihat akan berubah menjadi kebiasaan, lalu menjelma menjadi karakter. Di situlah manusia perlahan kehilangan arah, bukan karena tidak pintar, tetapi karena terlalu yakin pada dirinya sendiri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nasihat bukan tanda kebencian. Nasihat adalah bentuk kepedulian yang paling jujur. Sebab tidak semua orang mau meluangkan waktu untuk memperbaiki orang lain. Ada yang memilih diam, ada yang memilih menjauh, dan ada pula yang membiarkan seseorang tenggelam dalam kesalahannya sendiri. Maka ketika ada seseorang yang masih mau mengingatkan, sesungguhnya ia sedang menjadi \u201ccermin\u201d bagi kehidupan kita.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ironisnya, banyak manusia lebih sibuk memperbaiki wajah dibanding memperbaiki sikap. Cermin dipegang setiap hari, tetapi nasihat justru dihindari. Padahal wajah yang indah hanya dipandang sementara, sedangkan akhlak akan dikenang selamanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karena itu, jadilah yang terbaik di mata Allah. Bukan terbaik karena pujian manusia, bukan pula karena ingin terlihat sempurna di hadapan dunia. Sebab penilaian manusia sering berubah mengikuti keadaan. Hari ini dipuji, besok bisa dihina. Hari ini dianggap hebat, besok dilupakan. Namun penilaian Allah tidak pernah salah dan tidak pernah tertukar.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lalu jadilah buruk di mata diri sendiri. Maksudnya bukan merendahkan diri tanpa alasan, tetapi jangan pernah merasa paling suci. Orang yang selalu merasa dirinya kurang akan terus belajar memperbaiki diri. Sebaliknya, orang yang merasa dirinya sudah baik biasanya berhenti bertumbuh.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kerendahan hati lahir ketika seseorang mampu melihat kekurangannya sendiri lebih besar daripada melihat kesalahan orang lain. Sebab manusia yang dewasa bukan manusia yang selalu menang dalam perdebatan, melainkan manusia yang mampu menerima nasihat tanpa merasa direndahkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan akhirnya, jadilah sederhana di mata manusia. Tidak perlu sibuk terlihat hebat. Tidak perlu memaksa semua orang kagum. Sebab hidup bukan panggung pertunjukan. Kesederhanaan justru membuat manusia lebih tenang, lebih tulus, dan lebih mudah diterima kehidupan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sebab pada akhirnya, manusia tidak dikenang karena mahalnya pakaian, tingginya jabatan, atau indahnya rupa. Manusia dikenang karena sikapnya, karena hatinya, dan karena bagaimana ia memperlakukan sesama.<\/strong><\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Cermin hanya menunjukkan wajah.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Namun nasihat menunjukkan siapa diri kita sebenarnya.<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><strong><span style=\"color: #0000ff;\">Mursalih<\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Naskah Opini Jakarta, 20 Mei 2026 Manusia tidak pernah bisa melihat wajahnya sendiri tanpa cermin&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":52440,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21,354],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-52437","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah","category-opini"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Naskah Opini Jakarta, 20 Mei 2026 Manusia tidak pernah bisa melihat wajahnya sendiri tanpa cermin....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-20T05:25:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-20T05:34:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot_20260520_123106_Cut-Paste-Photos.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1036\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"668\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik\",\"datePublished\":\"2026-05-20T05:25:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-20T05:34:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/\"},\"wordCount\":391,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/\",\"name\":\"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-05-20T05:25:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-20T05:34:19+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Naskah Opini Jakarta, 20 Mei 2026 Manusia tidak pernah bisa melihat wajahnya sendiri tanpa cermin....","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-05-20T05:25:09+00:00","article_modified_time":"2026-05-20T05:34:19+00:00","og_image":[{"width":1036,"height":668,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Screenshot_20260520_123106_Cut-Paste-Photos.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik","datePublished":"2026-05-20T05:25:09+00:00","dateModified":"2026-05-20T05:34:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/"},"wordCount":391,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah","Opini"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/","name":"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-05-20T05:25:09+00:00","dateModified":"2026-05-20T05:34:19+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/05\/20\/nasihat-adalah-cermin-yang-tak-pernah-retakmenjadi-baik-tanpa-merasa-paling-baik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nasihat adalah Cermin yang Tak Pernah Retak*Menjadi Baik Tanpa Merasa Paling Baik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52437","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52437"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52437\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52441,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52437\/revisions\/52441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52437"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=52437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}