{"id":53554,"date":"2026-06-08T21:56:43","date_gmt":"2026-06-08T14:56:43","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=53554"},"modified":"2026-06-08T21:56:43","modified_gmt":"2026-06-08T14:56:43","slug":"bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/","title":{"rendered":"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Lampung Timur,<\/span> <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews<\/span> &#8211; Dua Pekan sudah telah berlalu, lalu-lalang pemberitaan di berbagai media lokal maupun nasional terkait tragedi memilukan yang menimpah bocah malang Zulya Ulfa (4,5) rupanya tak jua menggugah pintu hati para pemimpin di daerah Kabupaten Lampung Timur. Gaungan Lampung Timur maju Lampung Timur Makmur rupanya hanya Celoteh didepan layar semata.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Duka mendalam yang menyelimuti keluarga kecil di Desa Tulung Pasik, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur, putri bungsu dari pasangan tuna wicara bapak Leman dan ibu Mulyanah, Seorang bocah perempuan berusia empat tahun setengah bernama Zulya Ulfa harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami luka bakar serius akibat tersiram santan kelapa yang sedang mendidih.<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-53555\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260608-WA0124-250x190.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"190\" \/><\/p>\n<p><strong>Peristiwa tragis yang terjadi saat ia bermain di sekitar dapur itu kini menyisakan perjuangan panjang bagi korban dan keluarganya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Diketahui, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin, 25 Mei 2026. Saat itu, Novi bibik korban, tengah memasak santan kelapa untuk membuat kue menggunakan tungku kayu bakar di rumahnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di waktu yang bersamaan, Ulfa bermain bersama sepupunya di sekitar area dapur. Tanpa disadari orang dewasa yang sedang sibuk bekerja, bocah kecil itu tersandung tumpukan kayu bakar yang berada di dekat tungku.Benturan tersebut menyebabkan kayu menyenggol panci besar berisi santan yang sedang mendidih. Dalam hitungan detik, panci miring dan santan panas tumpah mengenai tubuh Ulfa yang terjatuh tepat di bawah perapian tungku kayu tempat dimana santan sedang dimasak.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKayu itu lalu menyenggol panci di atas tungku dan santan panas itu tumpah mengenai tubuh korban yang jatuh tepat di bawah tungku,\u201d ujar Maysaroh, warga setempat kepada awak media.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Akibat kejadian itu, Ulfa mengalami luka bakar serius pada bagian punggung hingga kedua kaki. Luka yang dideritanya disebut mencapai sekitar 70 persen dari permukaan tubuh, sehingga memerlukan penanganan medis intensif.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Keluarga yang panik segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun karena kondisi luka yang cukup parah, tenaga medis memutuskan untuk merujuk Ulfa ke Rumah Sakit Abdoel Moeloek di Bandar Lampung guna mendapatkan perawatan lebih intensif.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sudah lebih dari dua pekan bocah tersebut menjalani perawatan di rumah sakit. Selain harus menahan rasa sakit akibat luka bakar yang luas, Unfa juga dipersiapkan untuk menjalani serangkaian tindakan medis, termasuk kemungkinan operasi guna membantu proses pemulihan jaringan kulit yang rusak.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di balik musibah yang menimpa Ulfa, tersimpan kisah perjuangan keluarga sederhana. Ia merupakan putri pasangan Leman dan Mulyanah, warga Desa Tulung Pasik. Kedua orang tuanya merupakan penyandang tuna wicara yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kondisi tersebut membuat beban keluarga semakin berat. Selain harus mendampingi proses pengobatan sang buah hati, mereka juga dihadapkan pada kebutuhan biaya perawatan yang tidak sedikit.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Harapan kini tertuju kepada para dermawan dan masyarakat yang memiliki kepedulian untuk membantu proses penyembuhan Ulfa. Keluarga berharap dukungan yang diberikan dapat meringankan beban pengobatan sekaligus menjadi semangat bagi korban untuk terus berjuang menuju kesembuhan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di balik balutan perban yang menutupi tubuh kecilnya, tersimpan harapan besar agar Unfa dapat kembali sehat, bermain bersama teman-temannya, dan menikmati masa kanak-kanak seperti anak-anak seusianya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pada Senin 8 Juni 2026 malam sekira pukul 20.30 wib, pihak keluarga korban beserta relawan akhirnya membawa Zulya Ulfa ke RSUD Abdoel Moeloek guna melanjutkan perobatan melalui uluran tangan hamba Allah yang tergugah hatinya melihat penderitaan sang bocah malang tersebut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut keluarga, hingga kini tidak ada satupun pihak pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur yang datang maupun memberikan bantuan perobatan kepada bocah malang tersebut.<\/strong><br \/>\n<strong>&#8220;Enggak ada mas, belum ada sama sekali, sekelas Bupati dan Anggota Dewan mana mau mas Dateng ketempat orang miskin kayak kita, mereka kan pejabat tinggi, bukan lefel mereka untuk Dateng jenguk atau ngasih bantuan ke kita, mreka itu datengnya nanti pas minta di colok fotonya di kertas pemilihan, kalau kayak begini mah mana mau mereka mas,&#8221; ungkap sang paman seraya mengusap air mata saat dikonfirmasi jurnalis Kompassindonesianews melalui video call WhatsApp.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Meski demikian, pihak pemerintah daerah Lampung Timur, khususnya Bupati Lampung Timur Hj. Ella Situ Nuryamah hingga kini belum ada tanda-tanda dari pihaknya yang tergugah pintu hatinya untuk turun menjenguk maupun memberikan bantuan serta dorongan semangat kepada korban dan keluarganya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bukankah terlepas dari sebuah jabatan yang di emban, rasa perikemanusiaan terhadap sesama seharusnya menjadi Togak utama bagi seorang pemimpin ketika rakyatnya tengah dalam penderitaan?<\/strong><\/p>\n<p><strong>&#8220;Barangsiapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin dari kesusahan-kesusahan dunia, niscaya Allah akan melepaskan satu kesusahan darinya dari kesusahan-kesusahan hari kiamat.&#8221;<\/strong><\/p>\n<p><strong>Masyarakat kini bertanya-tanya, kemana para pemimpin daerah yang sebelumnya rela bertekuk lutut demi mendapatkan suara dalam pilkada, ketika masyarakatnya sedang dalam kesulitan seakan tak satupun yang memperdulikan, bagaikan hati terbuat dari batu, melihat rintihan bocah malang, pihak pemerintah terkait seolah tutup mata dan telinga.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lampung Timur masih sangat jauh dari kata maju dan makmur, jika para pemimpin daerahnya seakan tak perduli dengan penderitaan yang dialami oleh rakyatnya, protokol yang di pekerjakan guna membantu tugas-tugas bupati seakan tak memiliki hati, atau justru dengan sengaja tidak memberikan informasi tersebut kepada Bupati agar citra pemimpin menjadi buruk Dimata masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>#<span style=\"color: #ff0000;\">Andi Selagai<\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampung Timur, Kompassindonesianews &#8211; Dua Pekan sudah telah berlalu, lalu-lalang pemberitaan di berbagai media lokal&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53556,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-53554","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lampung Timur, Kompassindonesianews &#8211; Dua Pekan sudah telah berlalu, lalu-lalang pemberitaan di berbagai media lokal...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-08T14:56:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260608-WA0125.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"906\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur\",\"datePublished\":\"2026-06-08T14:56:43+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-08T14:56:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/\"},\"wordCount\":812,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/\",\"name\":\"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-06-08T14:56:43+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-08T14:56:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Lampung Timur, Kompassindonesianews &#8211; Dua Pekan sudah telah berlalu, lalu-lalang pemberitaan di berbagai media lokal...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-06-08T14:56:43+00:00","og_image":[{"width":906,"height":1600,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260608-WA0125.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur","datePublished":"2026-06-08T14:56:43+00:00","dateModified":"2026-06-08T14:56:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/"},"wordCount":812,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/","name":"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-06-08T14:56:43+00:00","dateModified":"2026-06-08T14:56:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/08\/bagai-hati-terbuat-dari-batu-bocah-malang-terkena-siram-santan-panas-tak-kunjung-dapat-perhatian-dari-pemerintah-daerah-lampung-timur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagai Hati Terbuat Dari Batu!! Bocah Malang Terkena Siram Santan Panas Tak Kunjung Dapat Perhatian Dari Pemerintah Daerah Lampung Timur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53554","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53554"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53554\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53557,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53554\/revisions\/53557"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53556"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53554"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53554"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53554"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=53554"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}