{"id":54098,"date":"2026-06-16T07:50:52","date_gmt":"2026-06-16T00:50:52","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=54098"},"modified":"2026-06-16T07:51:20","modified_gmt":"2026-06-16T00:51:20","slug":"54098","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/","title":{"rendered":"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta,<\/span> <span style=\"color: #0000ff;\">kompasimdonesianews.com<\/span> &#8211; Sejumlah massa melakukan demonstrasi di depan gedung Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (15\/6\/2026). Dalam orasinya mereka meminta untuk audit menyeluruh terhadap penerbitan KITAS Warga Negara Asing.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eSelain itu massa juga meminta agar Kementerian Imipas untuk transparansi hasil pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran keimigrasian kepada publik, hingga pembenahan total sistem pengawasan WNA.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eDalam unjuk rasa tersebut, massa sempat terlibat aksi dorong- mendorong dengan petugas keamanan di lokasi, banyaknya massa membuat pagar kementerian tersebut jebol dan rusak.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eDari tim Elang Tiga Hambalang mengawal Tuntut Audit Penerbitan KITAS WNAdi depan halaman kementerian imipas sampai tuntas.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eTim mengawal sampai tuntas permasalahan ini dan di minta untuk menyelesaikan Massa Tuntut Audit Penerbitan KITAS WNA.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eAktivis masyarakat mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI segera menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan izin tinggal terbatas (KITAS) investor yang diduga melibatkan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia di Bali.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eDesakan itu disampaikan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan Kantor Kementerian Imipas RI, Jakarta Selatan,<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eAksi tersebut diikuti sejumlah warga dan investor yang mengaku telah melaporkan dugaan pelanggaran keimigrasian sejak 2022.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eMassa membentangkan spanduk bertuliskan \u201cUsut Tuntas Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia di Bali\u201d serta menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari audit penerbitan KITAS investor hingga pembenahan sistem pengawasan warga negara asing.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eDalam aksi tersebut, Ade bersama sejumlah perwakilan masyarakat diterima oleh jajaran Kementerian Imigrasi RI untuk menyampaikan aspirasi dan menyerahkan dokumen tambahan terkait laporan yang selama ini mereka kawal.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eMenurut Ade, laporan yang disampaikan berkaitan dengan aktivitas dua WNA Rusia yang diduga menjalankan kegiatan di luar ketentuan izin tinggal investor yang dimiliki. Ia menilai laporan tersebut belum mendapatkan kepastian hukum meski telah bergulir selama beberapa tahun.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e\u201cKami meminta pemerintah serius menindaklanjuti laporan masyarakat. Jangan sampai laporan yang sudah disampaikan sejak 2022 tidak memiliki kejelasan penyelesaian,\u201d kata Ade usai audiensi.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eAde mengatakan salah satu poin yang dibahas dalam pertemuan dengan pihak Imigrasi adalah batasan aktivitas pemegang KITAS investor. Menurut dia, pihak Imigrasi menjelaskan bahwa pemegang KITAS investor tidak diperbolehkan menjalankan pekerjaan operasional sehari-hari sebagaimana karyawan atau pengelola perusahaan.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eBerbekal penjelasan tersebut, Ade mengaku menyerahkan sejumlah dokumen yang menurutnya menunjukkan adanya keterlibatan salah satu WNA dalam aktivitas operasional perusahaan, termasuk persetujuan pembayaran gaji karyawan, vendor, hingga proyek properti.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e\u201cKalau memang pemegang KITAS investor tidak boleh menjalankan operasional harian perusahaan, maka dokumen yang kami serahkan perlu ditelusuri lebih lanjut karena berpotensi menunjukkan adanya penyalahgunaan izin tinggal,\u201d ujarnya.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eDalam audiensi tersebut, kata Ade, pihak Kementerian Imipas menerima dokumen tambahan yang diserahkan dan berjanji akan mempelajari laporan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku. <\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eIa mengaku diminta menunggu perkembangan penanganan dalam waktu tujuh hari.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e\u201cKami diberi waktu tujuh hari untuk menunggu hasil tindak lanjut. Kami berharap ada tindakan yang tegas apabila memang ditemukan pelanggaran,\u201d katanya.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eSelain meminta pengusutan dugaan penyalahgunaan KITAS investor, massa juga menuntut audit menyeluruh terhadap penerbitan KITAS investor WNA,<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200ePemeriksaan seluruh laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran keimigrasian, transparansi hasil pemeriksaan kepada publik, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta pembenahan total sistem pengawasan warga negara asing.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u200eAde menilai keterbukaan informasi menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. Menurut dia, masyarakat berhak mengetahui perkembangan laporan yang telah mereka sampaikan kepada pemerintah.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e\u201cKami hanya meminta transparansi dan kepastian hukum. Jika ada pelanggaran, proses sesuai aturan. Jika tidak ada pelanggaran, sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,\u201d ujarnya.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eIa menambahkan masyarakat akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan berharap pemerintah dapat menunjukkan komitmen dalam menegakkan aturan keimigrasian secara profesional serta tanpa diskriminasi.<\/strong><br \/>\n<strong>\u200e<\/strong><br \/>\n<strong>\u200eHingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi terkait substansi laporan yang disampaikan Ade Ratnasari. Seluruh dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum yang berlaku.<\/strong><\/p>\n<p><strong> Tim Red<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, kompasimdonesianews.com &#8211; Sejumlah massa melakukan demonstrasi di depan gedung Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (15\/6\/2026)&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54099,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-54098","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, kompasimdonesianews.com &#8211; Sejumlah massa melakukan demonstrasi di depan gedung Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (15\/6\/2026)....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-16T00:50:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-16T00:51:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260615-WA0197.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1599\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas\",\"datePublished\":\"2026-06-16T00:50:52+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-16T00:51:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/\"},\"wordCount\":602,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/\",\"name\":\"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-06-16T00:50:52+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-16T00:51:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Jakarta, kompasimdonesianews.com &#8211; Sejumlah massa melakukan demonstrasi di depan gedung Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (15\/6\/2026)....","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-06-16T00:50:52+00:00","article_modified_time":"2026-06-16T00:51:20+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":1599,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260615-WA0197.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas","datePublished":"2026-06-16T00:50:52+00:00","dateModified":"2026-06-16T00:51:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/"},"wordCount":602,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/","name":"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-06-16T00:50:52+00:00","dateModified":"2026-06-16T00:51:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/16\/54098\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dugaan Penyalahgunaan KITAS WNA Rusia, Ade Ratnasari Desak Imigrasi Bertindak Dengan Tegas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54098"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54098\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54101,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54098\/revisions\/54101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54099"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54098"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=54098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}