{"id":54965,"date":"2026-06-26T07:58:14","date_gmt":"2026-06-26T00:58:14","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=54965"},"modified":"2026-06-26T07:58:14","modified_gmt":"2026-06-26T00:58:14","slug":"masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/","title":{"rendered":"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Kabupaten Sleman<\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\">KompassIndonesianews.com,<\/span> Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman menyiapkan berbagai strategi teknis dan operasional untuk menghadapi musim kemarau tahun 2026 yang diprediksi lebih panjang dan kering dibanding tahun-tahun sebelumnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman, Bernadus Edy Nugroho, dalam rilis yang diterima Kamis (25\/6\/2026), mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah rawan gangguan pasokan dan penurunan tekanan distribusi air berdasarkan karakteristik jaringan, jarak sumber air, elevasi wilayah, hingga tingkat kepadatan pelanggan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Bernadus, sejumlah wilayah di Sleman Barat seperti Kapanewon Godean, Moyudan, dan Seyegan menjadi kawasan yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena relatif jauh dari sumber air utama dan masih terus berkembang sebagai kawasan permukiman.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Selain itu, kawasan padat penduduk di wilayah Depok dan Ngaglik juga berpotensi mengalami lonjakan konsumsi air terutama pada jam-jam puncak penggunaan. Sementara wilayah dengan elevasi lebih tinggi seperti Pakem, Turi, dan Cangkringan membutuhkan tekanan distribusi yang lebih besar agar layanan tetap optimal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>&#8220;Wilayah yang berada pada posisi ujung jaringan distribusi menjadi prioritas pemantauan selama musim kemarau untuk memastikan pasokan air tetap terjaga,&#8221; ujar Bernadus.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kondisi Air Tanah Masih Aman, Namun Mulai Muncul Tekanan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bernadus menjelaskan bahwa secara umum cadangan air tanah di Kabupaten Sleman masih relatif baik karena berada di kawasan lereng Merapi yang memiliki akuifer vulkanik produktif.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Meski demikian, terdapat sejumlah indikator yang mulai menjadi perhatian, seperti penurunan muka air tanah di kawasan perkotaan, meningkatnya kompetisi penggunaan air tanah dengan sumur bor swasta, serta penurunan debit produksi pada beberapa sumur saat puncak musim kemarau.<\/strong><\/p>\n<p><strong>PDAM Sleman juga terus mengembangkan sistem pemantauan berbasis teknologi melalui pemanfaatan SCADA, sensor tekanan, flow meter digital, serta pembentukan District Metered Area (DMA) untuk memantau kondisi jaringan secara lebih akurat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Teknologi tersebut memungkinkan PDAM mendeteksi kebocoran lebih dini, memantau tekanan distribusi secara real time, membaca pola konsumsi pelanggan, serta mengidentifikasi potensi gangguan layanan sebelum muncul laporan dari masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Meski demikian, Bernadus mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, seperti keterbatasan cakupan sensor, jaringan lama yang membutuhkan peremajaan, serta tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang masih perlu ditekan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>SPAM Regional Jadi Cadangan Strategis<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap air tanah, PDAM Sleman juga mengoptimalkan pemanfaatan pasokan air permukaan melalui SPAM Regional Kartamantul yang memanfaatkan sumber air dari Sungai Progo.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Saat ini kontribusi pasokan air regional tersebut diperkirakan masih berada di bawah 30 hingga 40 persen dari total distribusi PDAM Sleman dan berfungsi sebagai sumber pelengkap.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Bernadus, wilayah Godean, Seyegan, dan Moyudan menjadi kandidat prioritas pengembangan jaringan SPAM regional karena memiliki pertumbuhan kawasan permukiman yang cukup pesat dan dinilai cocok menerima suplai air permukaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pengembangan yang direncanakan meliputi pembangunan pipa transmisi, pembangunan reservoir distribusi, pembentukan DMA, serta interkoneksi antarzona pelayanan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>&#8220;Ke depan pemanfaatan air permukaan melalui sistem regional menjadi strategi penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap eksploitasi air tanah dan menjaga keberlanjutan sumber daya air di Sleman,&#8221; katanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Siapkan Armada Dropping Air<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan distribusi selama musim kemarau, PDAM Sleman juga menyiapkan armada tangki air untuk melayani pelanggan di wilayah bertekanan rendah, daerah ujung jaringan, fasilitas umum, maupun kawasan padat penduduk.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam kondisi darurat atau kekeringan ekstrem, koordinasi juga dilakukan bersama PDAB Tirtatama DIY, BPBD Sleman, pemerintah kapanewon, serta berbagai unsur relawan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bernadus menegaskan bahwa seluruh strategi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan air bersih di Kabupaten Sleman tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar air bersih.<\/strong><\/p>\n<p><strong>&#8220;Kami terus melakukan penguatan sistem distribusi, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan sumber air alternatif agar layanan kepada masyarakat tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau yang semakin dinamis,&#8221; pungkasnya.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>(Joni)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabupaten Sleman &#8211; KompassIndonesianews.com, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman menyiapkan berbagai&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":54966,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-54965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kabupaten Sleman &#8211; KompassIndonesianews.com, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman menyiapkan berbagai...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-26T00:58:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260626-WA0012.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi\",\"datePublished\":\"2026-06-26T00:58:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-26T00:58:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/\"},\"wordCount\":590,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/\",\"name\":\"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-06-26T00:58:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-26T00:58:14+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kabupaten Sleman &#8211; KompassIndonesianews.com, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman menyiapkan berbagai...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-06-26T00:58:14+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1200,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260626-WA0012.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi","datePublished":"2026-06-26T00:58:14+00:00","dateModified":"2026-06-26T00:58:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/"},"wordCount":590,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/","name":"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-06-26T00:58:14+00:00","dateModified":"2026-06-26T00:58:14+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/06\/26\/masa-menghadapi-musim-kemarau-pdam-tirta-sembada-sleman-sudah-menyiapkan-berbagai-strategi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Masa Menghadapi Musim Kemarau, PDAM Tirta Sembada Sleman Sudah Menyiapkan Berbagai Strategi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54965"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54965\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54967,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54965\/revisions\/54967"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54965"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=54965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}