{"id":58758,"date":"2026-08-11T18:05:31","date_gmt":"2026-08-11T11:05:31","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=58758"},"modified":"2026-08-11T18:05:46","modified_gmt":"2026-08-11T11:05:46","slug":"58758","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/","title":{"rendered":"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Bandung,<\/span> <span style=\"color: #0000ff;\">kompassindonesianews.com<\/span> &#8211; 11 Agustus 2026 \u2014 Pemberitaan yang menyebutkan AS telah berulang kali menolak atau menghindari pemeriksaan DNA dalam sengketa dengan pihak H mendapat tanggapan resmi. Kuasa hukum AS, H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI, menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sesuai dengan fakta hukum dan dokumen yang dimiliki.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam surat hak jawab bernomor 24\/HJK\/LF\u2011YMS&amp;P\/VIII\/2026 yang dikirimkan kepada sejumlah media, Yovie menjelaskan bahwa perbedaan penjadwalan pemeriksaan tidak dapat disamakan dengan sikap penghindaran terhadap proses hukum.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Satu Undangan Resmi, Bukan Tiga Kali Panggilan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Berdasarkan arsip yang diterima, AS hanya menerima satu surat undangan resmi dari Polres Metro Bekasi Kota untuk pengambilan sampel DNA pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 10.00 WIB di Bidlab DNA Pusdokkes Polri, Jakarta Timur. Tidak terdapat dua undangan resmi tambahan yang dikirimkan kepada AS.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPenyebutan \u2018tiga kali reschedule\u2019 tanpa penjelasan konteks memunculkan persepsi keliru seolah\u2011olah klien kami berulang kali mangkir. Padahal faktanya, undangan resmi yang diterima hanya satu kali,\u201d ujar Yovie.<\/strong><\/p>\n<p><strong>AS Siap Tes DNA, Dengan Syarat Aturan Main Disepakati<\/strong><\/p>\n<p><strong>Yovie menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak menolak pelaksanaan tes DNA. Bahkan dalam surat resmi kepada Kapolres Metro Bekasi Kota, AS menyatakan sikap kooperatif dan siap hadir untuk pemeriksaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Alasan permintaan penyesuaian jadwal bukan untuk menunda\u2011nunda proses, melainkan agar sebelum pengambilan sampel dilakukan, kedua belah pihak menyepakati Kesepakatan Bersama yang mengatur ruang lingkup, tujuan, tata cara, laboratorium pemeriksa, integritas sampel, batas makna hasil, serta konsekuensi hukum dari pemeriksaan DNA.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKami tidak menolak dibuktikan secara ilmiah. Kami hanya ingin memastikan hasil DNA nantinya tidak ditafsirkan melampaui fungsi ilmiahnya, tidak dipakai sebagai alat pembentuk opini publik sepihak, dan tidak otomatis dianggap sebagai bukti tindak pidana,\u201d jelas Yovie.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kesepakatan Bersama Demi Kepastian Kedua Pihak<\/strong><\/p>\n<p><strong>Konsep Kesepakatan Bersama yang diajukan AS telah disusun secara rinci, mencakup beberapa poin utama:<\/strong><\/p>\n<p><strong>&#8211; Hasil DNA hanya membuktikan hubungan biologis, bukan secara otomatis membuktikan unsur pidana;<\/strong><br \/>\n<strong>&#8211; Lembaga pemeriksa harus independen, kompeten, dan disepakati bersama;<\/strong><br \/>\n<strong>&#8211; Seluruh rantai penyimpanan dan penanganan sampel tercatat dengan jelas;<\/strong><br \/>\n<strong>&#8211; Hasil tidak boleh dipublikasikan atau dimanfaatkan untuk narasi yang melampaui fakta ilmiah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>AS juga menyatakan siap menerima hasil apa pun. Jika hasil menunjukkan hubungan biologis, hal tersebut akan ditindaklanjuti sesuai hukum. Jika tidak ditemukan hubungan biologis, klaim yang diajukan pihak H pun harus disesuaikan dengan fakta tersebut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Permintaan Koreksi dan Pemuatan Hak Jawab<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kepada sejumlah media yang memberitakan perkara ini, kuasa hukum meminta:<\/strong><\/p>\n<p><strong>1.\u00a0Meluruskan narasi bahwa undangan resmi hanya satu kali, bukan tiga kali panggilan;<\/strong><br \/>\n<strong>2.\u00a0Menjelaskan alasan permintaan penjadwalan ulang yaitu pembuatan Kesepakatan Bersama;<\/strong><br \/>\n<strong>3.\u00a0Menghapus atau melengkapi frasa yang menyiratkan AS menghindari pemeriksaan;<\/strong><br \/>\n<strong>4.\u00a0Memuat hak jawab ini secara utuh dan menautkannya pada artikel yang bersangkutan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKebebasan pers harus beriringan dengan akurasi dan keberimbangan. Biarkan DNA menjawab persoalan hubungan biologis, dan biarkan proses hukum menilai persoalan pidana berdasarkan keseluruhan alat bukti. Jangan menarik kesimpulan sebelum proses selesai,\u201d tutup H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI. <\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Rudolf<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Narasumber : Hj irpan<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bandung, kompassindonesianews.com &#8211; 11 Agustus 2026 \u2014 Pemberitaan yang menyebutkan AS telah berulang kali menolak&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":58759,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-58758","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bandung, kompassindonesianews.com &#8211; 11 Agustus 2026 \u2014 Pemberitaan yang menyebutkan AS telah berulang kali menolak...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-11T11:05:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-11T11:05:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260811-WA0129.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme\",\"datePublished\":\"2026-08-11T11:05:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-11T11:05:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/\"},\"wordCount\":498,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/\",\"name\":\"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-08-11T11:05:31+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-11T11:05:46+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Bandung, kompassindonesianews.com &#8211; 11 Agustus 2026 \u2014 Pemberitaan yang menyebutkan AS telah berulang kali menolak...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-08-11T11:05:31+00:00","article_modified_time":"2026-08-11T11:05:46+00:00","og_image":[{"width":800,"height":600,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260811-WA0129.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme","datePublished":"2026-08-11T11:05:31+00:00","dateModified":"2026-08-11T11:05:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/"},"wordCount":498,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/","name":"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-08-11T11:05:31+00:00","dateModified":"2026-08-11T11:05:46+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/11\/58758\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"H. Yovie Megananda Santosa, Wakil Ketua Umum DPN PERADI: Hak Jawab Terkait Pemberitaan Tes DNA \u2014 AS Tidak Menghindar, Melainkan Minta Kejelasan Mekanisme"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58758","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58758"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58758\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":58761,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58758\/revisions\/58761"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58759"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58758"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=58758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}