{"id":59777,"date":"2026-08-19T12:32:36","date_gmt":"2026-08-19T05:32:36","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=59777"},"modified":"2026-08-19T12:32:36","modified_gmt":"2026-08-19T05:32:36","slug":"praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/","title":{"rendered":"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Kupang, 18 Agustus 2026<\/span> \u2014 <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindomesiansws.Com<\/span> Sidang perdana praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadi perhatian publik. Perkara tersebut dinilai penting karena menyangkut keabsahan proses hukum terhadap seorang pejabat penegak hukum sekaligus menyentuh isu dugaan tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Aktivis muda dan penggiat hukum Dominggus Ndun Maramba Djawa, S.H., menilai praperadilan harus ditempatkan sebagai ruang untuk menguji tindakan aparat penegak hukum berdasarkan hukum acara, bukan sebagai arena untuk menentukan seseorang bersalah atau tidak bersalah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPraperadilan harus menjadi mekanisme kontrol terhadap kewenangan aparat. Ketika ada keberatan terhadap penetapan tersangka, penggeledahan maupun penahanan, pengadilan harus menguji apakah seluruh tindakan tersebut dilakukan berdasarkan kewenangan, prosedur, alat bukti dan alasan hukum yang sah,\u201d ujar Dominggus.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurutnya, apabila tim kuasa hukum menemukan dugaan kejanggalan dalam proses penyidikan, seluruh dalil tersebut harus diuji secara terbuka di persidangan. Sebaliknya, aparat penegak hukum juga harus diberikan kesempatan mempertanggungjawabkan setiap tindakan yang dilakukan berdasarkan ketentuan hukum.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cTidak boleh ada kesimpulan bahwa seseorang bersalah hanya karena berstatus tersangka. Tetapi juga tidak boleh ada anggapan bahwa seorang pejabat atau mantan pejabat penegak hukum kebal terhadap proses hukum. Prinsip equality before the law harus berlaku bagi semua,\u201d tegasnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dominggus juga menyoroti polemik mengenai perlakuan terhadap tersangka, termasuk persoalan penggunaan rompi tahanan dan borgol yang menjadi perhatian masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut harus dilihat secara objektif berdasarkan ketentuan hukum, standar operasional, serta alasan konkret dari aparat yang melakukan penahanan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cYang perlu diuji bukan sekadar apakah seseorang memakai rompi atau borgol. Pertanyaan hukumnya adalah: apakah tindakan penyidik memiliki dasar hukum, apakah prosedurnya dipenuhi, dan apakah perlakuan terhadap tersangka konsisten dengan prinsip persamaan di hadapan hukum,\u201d jelasnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia mengingatkan bahwa hukum acara pidana memberikan batas terhadap kewenangan negara. Penetapan tersangka, penggeledahan dan penahanan tidak boleh dilakukan secara sewenang-wenang karena menyangkut hak asasi dan kebebasan seseorang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di sisi lain, Dominggus menilai publik juga harus menahan diri dari penghakiman sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPublik berhak mengawasi, tetapi jangan sampai pengawasan berubah menjadi penghakiman. Kita harus membedakan antara dugaan, proses penyidikan, putusan praperadilan, dan putusan perkara pokok,\u201d katanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurutnya, perkara ini justru dapat menjadi momentum untuk menguji kualitas penegakan hukum di Indonesia. Jika pengadilan menemukan adanya pelanggaran prosedur, maka harus ada konsekuensi hukum. Sebaliknya, apabila tindakan aparat dinyatakan sah, maka proses hukum harus terus berjalan tanpa intervensi maupun tekanan dari pihak mana pun.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPesan paling penting dari perkara ini adalah hukum tidak boleh tajam kepada masyarakat biasa tetapi tumpul ketika berhadapan dengan orang yang memiliki kekuasaan atau pernah memegang jabatan strategis. Sebaliknya, kewenangan penegak hukum juga tidak boleh digunakan untuk memperlakukan seseorang secara sewenang-wenang,\u201d ungkap Dominggus.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia berharap majelis hakim PN Jakarta Selatan memeriksa permohonan praperadilan secara independen, objektif, transparan dan berdasarkan hukum, tanpa mempertimbangkan jabatan, latar belakang maupun kekuatan politik pihak yang berperkara.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPada akhirnya, yang harus menang bukan Febrie, bukan penyidik, dan bukan pihak tertentu. Yang harus menang adalah hukum dan keadilan. Karena ketika prosedur hukum dihormati, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum juga akan terjaga,\u201d pungkas <\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Dominggus. (Budiman Tanuredjo)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang, 18 Agustus 2026 \u2014 Kompassindomesiansws.Com Sidang perdana praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":59780,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-59777","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kupang, 18 Agustus 2026 \u2014 Kompassindomesiansws.Com Sidang perdana praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-19T05:32:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260819-WA0052.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"864\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1226\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih\",\"datePublished\":\"2026-08-19T05:32:36+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-19T05:32:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/\"},\"wordCount\":520,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/\",\"name\":\"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-08-19T05:32:36+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-19T05:32:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kupang, 18 Agustus 2026 \u2014 Kompassindomesiansws.Com Sidang perdana praperadilan yang diajukan mantan Jaksa Agung Muda...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-08-19T05:32:36+00:00","og_image":[{"width":864,"height":1226,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260819-WA0052.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih","datePublished":"2026-08-19T05:32:36+00:00","dateModified":"2026-08-19T05:32:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/"},"wordCount":520,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/","name":"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-08-19T05:32:36+00:00","dateModified":"2026-08-19T05:32:36+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/19\/praperadilan-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-aktivis-hukum-uji-keabsahan-proses-hukum-jangan-ada-tebang-pilih\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Aktivis Hukum: Uji Keabsahan Proses Hukum, Jangan Ada Tebang Pilih"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59777","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59777"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59777\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59781,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59777\/revisions\/59781"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59780"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59777"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=59777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}