{"id":59948,"date":"2026-08-20T20:58:24","date_gmt":"2026-08-20T13:58:24","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=59948"},"modified":"2026-08-20T20:58:24","modified_gmt":"2026-08-20T13:58:24","slug":"konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/","title":{"rendered":"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff9900;\">JAKARTA,<\/span> <span style=\"color: #0000ff;\">kompassindonesianews.com<\/span> \u2014 Perkumpulan Elang Tiga Hambalang (ETH) menyoroti serius persoalan konflik agraria, sengketa lahan pertanian, dan berbagai persoalan pertanahan yang hingga kini masih terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ketua Umum Elang Tiga Hambalang H. Safrizal menegaskan bahwa persoalan tanah bukan sekadar persoalan administrasi. Tanah berkaitan langsung dengan tempat tinggal, sumber penghidupan, kegiatan pertanian, keberlangsungan usaha masyarakat, serta masa depan keluarga.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karena itu, ETH meminta pemerintah, DPR RI, Kementerian ATR\/BPN, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan instansi terkait membangun mekanisme penyelesaian konflik agraria yang terintegrasi, transparan, cepat, dan memberikan kepastian hukum.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Perhatian terhadap persoalan ini kembali menguat pada Kamis, 20 Agustus 2026. Komisi IV DPR RI menegaskan pengawalan sengketa lahan pertanian, konflik pertanahan, dan persoalan kawasan hutan merupakan bagian penting dalam memperjuangkan hak masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>H. SAFRIZAL: JANGAN BIARKAN RAKYAT KECIL BERJUANG SENDIRIAN<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ketua Umum Elang Tiga Hambalang H. Safrizal mengatakan negara harus hadir ketika masyarakat menghadapi sengketa tanah yang berlarut-larut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00ab\u201cTanah bagi rakyat bukan hanya selembar sertifikat. Di atas tanah itulah masyarakat membangun rumah, bertani, mencari nafkah dan menggantungkan masa depan keluarganya. Karena itu, ketika terjadi konflik agraria, negara tidak boleh membiarkan rakyat berjuang sendirian mencari keadilan.\u201d\u00bb<\/strong><\/p>\n<p><strong>H. Safrizal meminta penyelesaian sengketa pertanahan dilakukan dengan memeriksa secara menyeluruh riwayat penguasaan dan kepemilikan tanah, dokumen pertanahan, perizinan, batas wilayah, fakta penguasaan fisik, serta hak-hak para pihak.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurutnya, pemerintah juga perlu membuka ruang mediasi yang efektif sebelum suatu konflik berkembang menjadi benturan sosial berkepanjangan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00ab\u201cJangan sampai persoalan administrasi pertanahan yang seharusnya dapat diselesaikan melalui verifikasi dan mediasi justru berkembang menjadi konflik horizontal. Negara harus hadir sebagai penyelesai masalah, bukan sekadar menyaksikan masyarakat saling berhadapan.\u201d\u00bb<\/strong><\/p>\n<p><strong>ETH SOROT DUGAAN KRIMINALISASI DALAM KONFLIK AGRARIA<\/strong><\/p>\n<p><strong>Elang Tiga Hambalang juga memberikan perhatian terhadap persoalan hukum yang muncul bersamaan dengan konflik agraria.<\/strong><\/p>\n<p><strong>ETH berpandangan proses pidana tidak boleh digunakan sebagai instrumen tekanan untuk memenangkan sengketa keperdataan atau pertanahan. Namun sebaliknya, apabila memang terdapat unsur tindak pidana yang didukung alat bukti yang sah, proses penegakan hukum tetap harus berjalan secara profesional.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karena itu, ETH mendorong aparat penegak hukum membedakan secara cermat antara sengketa keperdataan, sengketa administrasi pertanahan, dan tindak pidana.<\/strong><\/p>\n<p><strong>GANDA SATRIA DHARMA: BENTUK MEJA BERSAMA PENYELESAIAN KONFLIK AGRARIA<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sekretaris Jenderal Elang Tiga Hambalang Ganda Satria Dharma mengatakan salah satu persoalan mendasar dalam penyelesaian konflik agraria adalah banyaknya institusi yang mempunyai kewenangan berkaitan dengan pertanahan, kehutanan, perkebunan, perizinan, pemerintahan daerah, dan penegakan hukum.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurutnya, penyelesaian tidak akan maksimal apabila masing-masing instansi bekerja sendiri-sendiri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00ab\u201cKami mendorong adanya meja bersama penyelesaian konflik agraria. ATR\/BPN, pemerintah daerah, kementerian terkait, aparat penegak hukum dan unsur masyarakat harus duduk bersama. Data dibuka, dokumen diuji, fakta lapangan diperiksa, kemudian dicari penyelesaian berdasarkan hukum dan rasa keadilan.\u201d\u00bb<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ganda Satria Dharma menilai penyelesaian konflik agraria harus memiliki target dan batas waktu yang jelas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00ab\u201cJangan sampai masyarakat mengadu dari satu instansi ke instansi lain selama bertahun-tahun tanpa memperoleh kepastian. Kalau hak masyarakat memang sah, lindungi. Kalau klaimnya tidak memiliki dasar hukum, jelaskan secara terbuka. Yang terpenting adalah adanya kepastian hukum.\u201d\u00bb<\/strong><\/p>\n<p><strong>ETH MINTA PEMERINTAH LAKUKAN AUDIT KONFLIK AGRARIA BERKEPANJANGAN<\/strong><\/p>\n<p><strong>Elang Tiga Hambalang mendorong pemerintah melakukan inventarisasi dan evaluasi terhadap konflik agraria yang telah berlangsung lama, terutama konflik yang melibatkan masyarakat dengan korporasi, pemegang HGU, kawasan hutan maupun aset yang diklaim instansi tertentu.<\/strong><\/p>\n<p><strong>ETH mengusulkan setidaknya beberapa langkah:<\/strong><\/p>\n<p><strong>1. Membentuk mekanisme terpadu penyelesaian konflik agraria lintas kementerian dan lembaga.<\/strong><br \/>\n<strong>2. Melakukan verifikasi dokumen dan pemeriksaan fisik lapangan secara transparan.<\/strong><br \/>\n<strong>3. Memprioritaskan mediasi sebelum konflik berkembang menjadi benturan.<\/strong><br \/>\n<strong>4. Memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat yang memperjuangkan haknya secara sah.<\/strong><br \/>\n<strong>5. Menindak tegas mafia tanah dan pihak yang terbukti memalsukan atau memanipulasi dokumen pertanahan.<\/strong><br \/>\n<strong>6. Mengevaluasi HGU, izin, atau penguasaan lahan yang diduga bermasalah berdasarkan ketentuan hukum.<\/strong><br \/>\n<strong>7. Memastikan aparat penegak hukum tetap netral dalam menangani konflik pertanahan.<\/strong><br \/>\n<strong>8. Memberikan kepastian hukum melalui keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.<\/strong><\/p>\n<p><strong>ETH SIAP MENJADI JEMBATAN ASPIRASI MASYARAKAT<\/strong><\/p>\n<p><strong>H. Safrizal menegaskan Elang Tiga Hambalang akan terus mendorong penyelesaian persoalan masyarakat melalui jalur hukum, dialog, mediasi, dan penyampaian aspirasi kepada lembaga negara yang berwenang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00ab\u201cETH ingin menjadi bagian dari solusi. Kami tidak ingin konflik agraria diselesaikan melalui kekerasan. Persoalan rakyat harus dibawa ke meja penyelesaian dengan data, dokumen, hukum dan musyawarah.\u201d\u00bb<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sementara itu, Ganda Satria Dharma menegaskan persoalan agraria tidak boleh dipandang semata-mata sebagai konflik antara masyarakat dan perusahaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurutnya, konflik tanah yang tidak terselesaikan dapat berkembang menjadi persoalan sosial, ekonomi, investasi, keamanan, bahkan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u00ab\u201cKepastian hukum harus berlaku untuk semua. Rakyat membutuhkan perlindungan, dunia usaha membutuhkan kepastian, dan negara membutuhkan stabilitas. Semua itu hanya dapat tercapai apabila persoalan agraria diselesaikan secara adil dan transparan,\u201d tegas Ganda Satria Dharma.\u00bb<\/strong><\/p>\n<p><strong>TANAH UNTUK KESEJAHTERAAN, BUKAN SUMBER KONFLIK<\/strong><\/p>\n<p><strong>Elang Tiga Hambalang menyerukan agar momentum pembahasan konflik agraria di tingkat nasional menghasilkan langkah konkret hingga ke daerah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>ETH menegaskan reforma agraria harus diarahkan pada terciptanya kepastian hukum, keadilan penguasaan tanah, perlindungan masyarakat, peningkatan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan rakyat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cTanah harus menjadi sumber kehidupan dan kesejahteraan rakyat, bukan sumber konflik yang diwariskan dari generasi ke generasi.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Perkumpulan Elang Tiga Hambalang menyatakan akan terus mengawal persoalan agraria dan membuka ruang bagi aspirasi masyarakat untuk kemudian diperjuangkan melalui mekanisme yang sah dan konstitusional.<\/strong><\/p>\n<p><strong>ELANG TIGA HAMBALANG<\/strong><br \/>\n<strong>Bersama Rakyat \u2014 Kawal Hak, Tegakkan Keadilan. <\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\"><strong>Rudolf<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff9900;\"><strong>Narasumber Ganda Satria Dharma Sekjen Elang Tiga Hambalang<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, kompassindonesianews.com \u2014 Perkumpulan Elang Tiga Hambalang (ETH) menyoroti serius persoalan konflik agraria, sengketa lahan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":59951,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-59948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, kompassindonesianews.com \u2014 Perkumpulan Elang Tiga Hambalang (ETH) menyoroti serius persoalan konflik agraria, sengketa lahan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-20T13:58:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260820-WA0096.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1402\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1122\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat\",\"datePublished\":\"2026-08-20T13:58:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T13:58:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/\"},\"wordCount\":860,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/\",\"name\":\"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-08-20T13:58:24+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-20T13:58:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"JAKARTA, kompassindonesianews.com \u2014 Perkumpulan Elang Tiga Hambalang (ETH) menyoroti serius persoalan konflik agraria, sengketa lahan...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-08-20T13:58:24+00:00","og_image":[{"width":1402,"height":1122,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260820-WA0096.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat","datePublished":"2026-08-20T13:58:24+00:00","dateModified":"2026-08-20T13:58:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/"},"wordCount":860,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/","name":"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-08-20T13:58:24+00:00","dateModified":"2026-08-20T13:58:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/20\/konflik-agraria-jadi-sorotan-nasional-elang-tiga-hambalang-desak-negara-hadir-membela-hak-rakyat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Konflik Agraria Jadi Sorotan Nasional, Elang Tiga Hambalang DESAK Negara Hadir Membela Hak Rakyat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59948"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59948\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59952,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59948\/revisions\/59952"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59951"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59948"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=59948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}