{"id":60395,"date":"2026-08-24T14:48:09","date_gmt":"2026-08-24T07:48:09","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=60395"},"modified":"2026-08-24T14:48:09","modified_gmt":"2026-08-24T07:48:09","slug":"dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/","title":{"rendered":"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">TEBET,<\/span> <span style=\"color: #ff0000;\">JAKARTA SELATAN<\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\">kompassindonesianews.com\/<\/span> \u2014 Saat sebagian besar warga masih terlelap, kobaran api justru membangunkan kawasan Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24\/8\/2026) dini hari.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kebakaran melanda sebuah bangunan yang difungsikan sebagai rumah tinggal, tempat kos, sekaligus usaha fotokopi dan kedai kopi di Jalan Rasamala II, RT 006\/RW 09, Kelurahan Menteng Dalam.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Empat orang meninggal dunia dalam musibah tersebut. Tiga di antaranya merupakan anggota satu keluarga pemilik rumah, sementara satu korban lainnya diketahui sebagai penghuni kos dan identitasnya masih dalam proses pendataan. Satu penghuni kos lainnya, Gabriel (25), mengalami luka dan mendapat perawatan di RS Tebet.<\/strong><\/p>\n<p><strong>A. Tiga Anggota Keluarga Menjadi Korban<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ketua RT 006\/RW 09, Walid Effendi (35), mengatakan tiga korban yang merupakan satu keluarga adalah Rini Astuti (68), Sugi Hartono (77), dan Reza Ponti Wicaksana (40).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ketiganya tinggal di bangunan yang juga terhubung dengan sekitar sembilan kamar kos serta tempat usaha fotokopi dan kedai kopi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sementara satu korban meninggal lainnya merupakan penghuni kos. Identitasnya belum diketahui pada saat informasi awal disampaikan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kondisi bangunan yang terbakar membuat suasana di sekitar lokasi berubah menjadi duka. Rumah yang biasanya menjadi tempat pulang, beristirahat, dan menjalani aktivitas sehari-hari, dalam hitungan waktu berubah menjadi lokasi evakuasi dan penyelamatan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>B. Sebagian Penghuni Berusaha Menyelamatkan Diri<\/strong><\/p>\n<p><strong>Saat api membesar, beberapa penghuni berupaya menyelamatkan diri dengan cara yang tidak mudah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut keterangan Walid, dua orang berhasil keluar dengan melompat dari lantai dua, sedangkan seorang lainnya menyelamatkan diri melalui bagian bawah bangunan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kesaksian tersebut menggambarkan betapa gentingnya situasi ketika kebakaran terjadi. Dalam kondisi seperti itu, setiap detik menjadi begitu berharga\u2014sementara asap dan api dapat mengubah pilihan menjadi sangat terbatas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Petugas menerima laporan kebakaran sekitar 03.20 WIB. Unit pertama tiba di lokasi pada 03.28 WIB, kemudian operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 03.30 WIB. Sebanyak 21 unit mobil pemadam dengan 86 personel dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Api berhasil dilokalisasi sekitar 04.30 WIB, sebelum proses pendinginan dimulai pukul 05.02 WIB. Operasi penanganan kemudian dinyatakan selesai sekitar 06.03 WIB.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Jenazah para korban selanjutnya dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 07.00 WIB untuk proses penanganan lebih lanjut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>C. Dugaan Masalah Kelistrikan Masih Diselidiki<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mengenai penyebab kebakaran, petugas belum menyimpulkan secara final.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Laporan awal Gulkarmat menyebut kebakaran diduga berkaitan dengan fenomena kelistrikan. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari titik awal dan penyebab pasti munculnya api.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Keterangan warga menyebut listrik di sebagian bangunan sempat padam ketika kebakaran berlangsung. Petugas PLN juga datang ke lokasi sekitar pukul 04.00 WIB.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Namun, sampai proses penyelidikan selesai, dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai kesimpulan akhir.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Polisi masih mendalami penyebab kebakaran dan rangkaian kejadian yang menyebabkan empat orang kehilangan nyawa.<\/strong><\/p>\n<p><strong>D. Pemprov DKI Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban<\/strong><\/p>\n<p><strong>Musibah tersebut turut mendapat perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan kepada keluarga korban, termasuk membantu proses pemakaman. Ia menyebut dari empat korban meninggal, tiga telah teridentifikasi sementara satu lainnya masih dalam proses identifikasi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan pemerintah terhadap keluarga yang ditinggalkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sebab ketika api telah padam dan asap perlahan menghilang, persoalan sesungguhnya belum selesai. Ada keluarga yang harus menerima kehilangan, ada rumah yang harus dibangun kembali, dan ada luka yang tidak mungkin selesai hanya dengan datangnya pagi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kebakaran di Menteng Dalam kembali mengingatkan bahwa di tengah padatnya permukiman kota, keselamatan bukan sekadar urusan petugas pemadam atau pemilik bangunan. Kewaspadaan terhadap instalasi listrik, akses evakuasi, serta kesiapan menghadapi keadaan darurat menjadi bagian penting dari ikhtiar menjaga nyawa.<\/strong><\/p>\n<p><strong>E. Di Tebet, Senin pagi itu, api akhirnya berhasil dijinakkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tetapi bagi keluarga empat korban, pagi datang membawa kabar yang tak pernah mereka inginkan: sebuah rumah kehilangan penghuninya, dan sebuah keluarga kehilangan orang-orang yang mereka cintai.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Penulis:<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Burhanudin Fajri, S.Sos., S.Pd.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Zill Samt<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TEBET, JAKARTA SELATAN &#8211; kompassindonesianews.com\/ \u2014 Saat sebagian besar warga masih terlelap, kobaran api justru&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":60396,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-60395","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"TEBET, JAKARTA SELATAN &#8211; kompassindonesianews.com\/ \u2014 Saat sebagian besar warga masih terlelap, kobaran api justru...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-24T07:48:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260824-WA0080.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"955\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1183\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam\",\"datePublished\":\"2026-08-24T07:48:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-24T07:48:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/\"},\"wordCount\":609,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/\",\"name\":\"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-08-24T07:48:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-24T07:48:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"TEBET, JAKARTA SELATAN &#8211; kompassindonesianews.com\/ \u2014 Saat sebagian besar warga masih terlelap, kobaran api justru...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-08-24T07:48:09+00:00","og_image":[{"width":955,"height":1183,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/IMG-20260824-WA0080.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam","datePublished":"2026-08-24T07:48:09+00:00","dateModified":"2026-08-24T07:48:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/"},"wordCount":609,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/","name":"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-08-24T07:48:09+00:00","dateModified":"2026-08-24T07:48:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/08\/24\/dini-hari-berubah-duka-di-tebet-api-melalap-rumah-dan-kos-4-nyawa-pergi-dalam-satu-malam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dini Hari Berubah Duka di Tebet: Api Melalap Rumah dan Kos, 4 Nyawa Pergi dalam Satu Malam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60395","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60395"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60395\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60397,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60395\/revisions\/60397"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60396"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60395"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60395"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60395"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=60395"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}