{"id":61906,"date":"2026-09-09T07:49:11","date_gmt":"2026-09-09T00:49:11","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=61906"},"modified":"2026-09-09T07:49:11","modified_gmt":"2026-09-09T00:49:11","slug":"dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/","title":{"rendered":"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Jakarta|<span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews.com\u2014<\/span><\/strong><\/span> Lima jurnalis berangkat dari Jakarta membawa kamera untuk merekam aktivitas Gunung Anak Krakatau. Tetapi sejak Senin sore, 7 September 2026, kabar dari mereka berhenti di tengah Selat Sunda. Sebuah speedboat yang membawa rombongan tersebut belum ditemukan, dan pencarian kini memasuki hari kedua dengan harapan yang sama: menemukan mereka dalam keadaan selamat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, sekitar pukul 14.00 WIB, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkaniknya. Dalam pembaruan Basarnas, kapal tersebut membawa delapan orang, yakni lima jurnalis serta tiga orang yang terdiri dari kapten, anak buah kapal, dan pemandu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lima jurnalis yang berada dalam rombongan itu adalah M. Bagus Khoirunnas dari LKBN ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal, jurnalis lepas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sebelum berangkat, Bagus sempat mengirim foto kepada istrinya, Desi Purnamasari. Di dalam foto itu, ia bersama empat jurnalis lainnya masih berada di atas kapal. Rencananya sederhana: berangkat ke Krakatau, mengambil gambar aktivitas gunung api, kemudian kembali pada hari yang sama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Namun laut memiliki cerita sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekitar pukul 14.42 WIB, Bagus masih sempat berkomunikasi dengan rekannya di Lampung, Abay, dan mengirimkan share location posisi rombongan. Tidak lama kemudian, tepat sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi itu terputus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menariknya, sekitar pukul 18.14 WIB, pemandu rombongan, Heriyanto atau yang dikenal sebagai Heri Bonsay, masih sempat mengirim foto kepada keluarganya dari sekitar Gunung Anak Krakatau. Informasi yang disampaikan ketika itu menunjukkan kondisi masih aman. Setelah pesan tersebut, tidak ada lagi kabar yang dapat memastikan keberadaan rombongan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Malam yang seharusnya menjadi waktu kepulangan justru berubah menjadi penantian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pimpinan ANTARA Biro Banten kemudian melaporkan hilangnya kontak tersebut kepada Basarnas pada Selasa, 8 September. Kantor SAR Banten selanjutnya menggerakkan unsur pencarian ke titik terakhir komunikasi dan sejumlah wilayah perairan di sekitar Krakatau.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada pencarian hari pertama, tim gabungan menggunakan KN SAR Tetuka 247 dan RIB 02 Banten, didukung personel Basarnas, Polairud, unsur TNI AL, kepolisian, pemerintah daerah, nelayan, serta unsur masyarakat. Operasi juga menyisir kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang, tetapi belum menemukan tanda keberadaan kapal.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Tantangan di lapangan tidak ringan. Pencarian terkendala kondisi perairan, angin, gelombang, jarak pandang yang terbatas, serta paparan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Karena kondisi malam dianggap kurang efektif dan aman untuk penyisiran, operasi kemudian dihentikan sementara dan direncanakan dilanjutkan pada Rabu, 9 September pukul 07.00 WIB.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Gunung Masih Aktif, Drone Termal Dikerahkan<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pencarian kali ini berlangsung di tengah kondisi Gunung Anak Krakatau yang memang belum sepenuhnya tenang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih tinggi. Episode erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam memang telah berakhir pada 6 September, tetapi setelah itu masih terjadi erupsi Strombolian. Status aktivitas gunung tetap berada pada Level III atau Siaga, dengan rekomendasi agar masyarakat dan pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kondisi inilah yang membuat operasi pencarian harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Tim SAR menyiapkan dua drone termal untuk membantu penyisiran dari udara, sementara penerbangan helikopter atau pesawat belum menjadi pilihan karena adanya sebaran abu vulkanik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kabar mengenai pencarian ini juga terus bergerak di ruang digital. Kanal resmi Badan Geologi, termasuk akun Instagram @badan.geologi, menjadi salah satu rujukan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi vulkaniknya. Badan Geologi mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan informasi resmi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di sisi lain, pihak pemilik kapal menyatakan speedboat yang digunakan dalam perjalanan tersebut berada dalam kondisi layak berlayar, memiliki dokumen, serta dilengkapi jaket pelampung.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Polri juga menyatakan dukungan penuh terhadap operasi pencarian dengan berkoordinasi bersama Basarnas dan unsur terkait.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kini, delapan orang masih menunggu satu jawaban dari laut yang belum selesai bercerita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lima di antaranya datang membawa profesi yang setiap hari bekerja untuk mencari fakta: mengambil gambar, mencatat kejadian, dan menghadirkan kenyataan kepada publik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hari itu mereka berangkat untuk merekam Gunung Anak Krakatau.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kini, kamera-kamera itu justru menjadi simbol sebuah penantian.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Semoga laut mengembalikan kabar baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Semoga pencarian tidak hanya menemukan jejak, tetapi mempertemukan kembali delapan manusia dengan keluarga yang sejak beberapa hari terakhir menunggu mereka pulang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jurnalis:<\/p>\n<p>Burhanudin Fajri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta|Kompassindonesianews.com\u2014 Lima jurnalis berangkat dari Jakarta membawa kamera untuk merekam aktivitas Gunung Anak Krakatau. Tetapi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":61907,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[3,1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-61906","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta|Kompassindonesianews.com\u2014 Lima jurnalis berangkat dari Jakarta membawa kamera untuk merekam aktivitas Gunung Anak Krakatau. Tetapi...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-09T00:49:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260909-WA0058.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian\",\"datePublished\":\"2026-09-09T00:49:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T00:49:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/\"},\"wordCount\":692,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Nasional\",\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/\",\"name\":\"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-09-09T00:49:11+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-09T00:49:11+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Jakarta|Kompassindonesianews.com\u2014 Lima jurnalis berangkat dari Jakarta membawa kamera untuk merekam aktivitas Gunung Anak Krakatau. Tetapi...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-09-09T00:49:11+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1536,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260909-WA0058.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian","datePublished":"2026-09-09T00:49:11+00:00","dateModified":"2026-09-09T00:49:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/"},"wordCount":692,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Nasional","Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/","name":"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-09-09T00:49:11+00:00","dateModified":"2026-09-09T00:49:11+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/09\/dari-lensa-ke-laut-yang-sunyi-lima-jurnalis-hilang-kontak-saat-meliput-anak-krakatau-sar-perluas-pencarian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Lensa ke Laut yang Sunyi: Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Anak Krakatau, SAR Perluas Pencarian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61906","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61906"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61908,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61906\/revisions\/61908"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61906"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=61906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}