{"id":62378,"date":"2026-09-15T21:57:05","date_gmt":"2026-09-15T14:57:05","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=62378"},"modified":"2026-09-15T21:57:58","modified_gmt":"2026-09-15T14:57:58","slug":"polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/","title":{"rendered":"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">BENGKULU<\/span> \u2014\u00a0 <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews.Com<\/span>\u00a0 Persoalan pengelolaan parkir di gerai Alfamart di Kota Bengkulu kembali menjadi perhatian. Aliansi Serikat Pekerja\/Serikat Buruh (SPSB) Bengkulu mendorong agar juru parkir (jukir) kembali ditempatkan di sejumlah gerai Alfamart. Mereka menilai pengelolaan parkir secara resmi dapat membuka lapangan pekerjaan sekaligus berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Persoalan tersebut menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan Aliansi SPSB Bengkulu dalam aksi di depan Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (10\/9\/2026). Aksi itu diikuti sekitar 130 orang dan juga menyoroti persoalan parkir di Zona 6 Pasar Panorama serta nasib sejumlah jukir yang terdampak.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ketua Aliansi SPSB Bengkulu, Rendra Ginting, mengatakan keberadaan jukir merupakan bagian dari perjuangan organisasi dalam memperjuangkan hak dan keberlangsungan mata pencaharian pekerja.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cWalaupun namanya Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh, juru parkir juga merupakan bagian di dalam kami,\u201d ujar Rendra.<\/strong><br \/>\n<strong>Aliansi Sebut Bisa Serap Sekitar 160 Tenaga Kerja<\/strong><br \/>\n<strong>Rendra mengatakan pihaknya meminta agar parkir di gerai-gerai Alfamart kembali dikelola secara resmi dan tertib. Menurut dia, jika seluruh gerai Alfamart memiliki pengelolaan parkir yang jelas, terdapat potensi lapangan pekerjaan bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia memperkirakan sekitar 160 orang dapat terserap sebagai jukir apabila aktivitas parkir di gerai Alfamart kembali dibuka.<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cSampai hari ini saja, itu bisa menyerap tenaga kerja sekitar 160 orang. Artinya, ada rekan-rekan kita, saudara-saudara kita yang bisa bekerja di sana,\u201d katanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam pemberitaan sebelumnya, Rendra juga menyebut persoalan tersebut tidak hanya menyangkut Alfamart. Ia mengkhawatirkan apabila penataan parkir di satu jaringan ritel tidak memberikan ruang bagi jukir, persoalan serupa dapat berdampak kepada pekerja parkir di jaringan ritel lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Aliansi meminta pemerintah tidak hanya melihat persoalan parkir dari sisi penertiban dan penerimaan daerah, tetapi juga mempertimbangkan keberlangsungan penghasilan masyarakat yang menggantungkan hidup dari pekerjaan sebagai jukir.<\/strong><br \/>\n<strong>Aliansi Nilai Jukir Beri Pelayanan dan Keamanan<\/strong><br \/>\n<strong>Selain aspek ketenagakerjaan, Rendra menilai keberadaan jukir resmi di area gerai juga dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban.<\/strong><br \/>\n<strong>Menurut dia, jukir dapat membantu mengatur kendaraan, mengawasi area parkir serta membantu menjaga kondisi lingkungan sekitar gerai. Keberadaan petugas juga dinilai dapat membantu mengantisipasi berbagai gangguan yang mungkin terjadi di sekitar lokasi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cDengan adanya juru parkir, pengamanan juga bagi kita,\u201d ungkapnya.<\/strong><br \/>\n<strong>Rendra juga mendorong agar jukir yang nantinya ditempatkan di gerai-gerai ritel mendapatkan pembinaan, termasuk terkait penggunaan seragam, karcis dan tata cara pelayanan kepada masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Aliansi, kata dia, berencana memberikan pelatihan kepada jukir yang bergabung secara berkala, sekitar dua bulan sekali, agar mereka dapat memberikan pelayanan secara profesional.<\/strong><br \/>\n<strong>Pemkot: Parkir Alfamart Saat Ini Masuk Skema Pajak<\/strong><br \/>\n<strong>Di sisi lain, Pemerintah Kota Bengkulu menyatakan mekanisme parkir di gerai Alfamart saat ini berbeda dengan tuntutan Aliansi.<\/strong><br \/>\n<strong>Pj Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, mengatakan sistem pengelolaan parkir di gerai ritel tersebut saat ini menggunakan skema pajak parkir yang dikelola langsung oleh manajemen dan disetorkan ke kas daerah sebagai bagian dari PAD.<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cKawan-kawan aliansi mengusulkan agar kembali ada juru parkir dari petugas yang dulu pernah bertugas di sana. Namun, saat ini diajukan menjadi pajak parkir yang langsung ditangani manajemen ke kas daerah sebagai PAD,\u201d kata Medy.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dengan mekanisme tersebut, pemerintah daerah tetap memperoleh penerimaan dari sektor parkir, meskipun pengelolaannya tidak menggunakan pola jukir sebagaimana yang diminta Aliansi.<\/strong><br \/>\n<strong>Keputusan Belum Final, Pemkot Koordinasi dengan Manajemen Pusat<\/strong><br \/>\n<strong>Medy menegaskan Pemkot Bengkulu belum mengambil keputusan terkait perubahan mekanisme pengelolaan parkir Alfamart.<\/strong><br \/>\n<strong>Pemerintah masih akan berkoordinasi dengan manajemen pusat PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk serta mengkaji ketentuan yang berlaku.<\/strong><br \/>\n<strong>Menurutnya, keputusan tersebut tidak dapat ditentukan hanya oleh pihak Alfamart cabang Bengkulu karena perusahaan memiliki struktur pengelolaan secara nasional.<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cIni perusahaan nasional, jadi tidak bisa langsung diputuskan oleh perwakilan cabang Bengkulu. Nanti akan disampaikan ke manajemen pusat. Secara paralel, Pemerintah Kota juga akan mengkaji aturannya, apakah memungkinkan retribusi kembali atau tetap pajak parkir,\u201d ujar Medy.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Artinya, hingga saat ini belum ada keputusan final bahwa jukir akan kembali ditempatkan di seluruh gerai Alfamart di Kota Bengkulu.<\/strong><br \/>\n<strong>Aksi Ditunda Sambil Menunggu Keputusan Alfamart<\/strong><br \/>\n<strong>Sebelumnya, Aliansi SPSB Bengkulu berencana kembali melakukan aksi di sejumlah gerai Alfamart pada 12 September 2026. Namun, rencana tersebut ditunda selama 10 hari setelah dilakukan pembahasan bersama Pemkot Bengkulu dan pihak Alfamart.<\/strong><br \/>\n<strong>Penundaan dilakukan sembari menunggu keputusan dari manajemen pusat PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.<\/strong><br \/>\n<strong>Aliansi sebelumnya memberikan waktu kepada pihak Alfamart untuk memberikan kepastian atas permintaan pengelolaan parkir dan nasib para jukir terdampak.<\/strong><br \/>\n<strong>Persoalan Parkir Tidak Hanya Alfamart<\/strong><br \/>\n<strong>Persoalan parkir yang disampaikan Aliansi juga mencakup penataan parkir di Zona 6 Pasar Panorama. Dalam audiensi bersama Pemkot Bengkulu, persoalan tersebut dibahas bersamaan dengan permintaan pengembalian SPT kepada sejumlah jukir yang sebelumnya bertugas.<\/strong><br \/>\n<strong>Pemkot menyatakan akan mencari jalan tengah dan berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta para jukir untuk mencegah terjadinya konflik di lapangan. Jukir yang memenuhi persyaratan juga dimungkinkan untuk ditempatkan di titik parkir lain apabila lokasi sebelumnya tidak dapat digunakan.<\/strong><br \/>\n<strong>Sementara itu, Polresta Bengkulu mencatat aksi Aliansi pada 10 September berlangsung aman dan kondusif. Polisi menyebut penyampaian aspirasi kemudian dilanjutkan dengan hearing bersama Pemkot dan pihak Alfamart.<\/strong><br \/>\n<strong>Menunggu Jalan Tengah<\/strong><br \/>\n<strong>Polemik parkir Alfamart di Kota Bengkulu kini masih menunggu keputusan lebih lanjut. Aliansi SPSB menilai keberadaan jukir dapat memberikan lapangan pekerjaan sekaligus membantu pelayanan dan ketertiban di area parkir. Di sisi lain, Pemkot Bengkulu menyebut mekanisme yang berjalan saat ini menggunakan skema pajak parkir yang dikelola manajemen dan penerimaannya masuk ke kas daerah.<\/strong><br \/>\n<strong>Dengan demikian, persoalan utama yang masih harus diputuskan adalah apakah pengelolaan parkir Alfamart akan kembali melibatkan jukir secara resmi, tetap menggunakan skema pajak parkir oleh manajemen, atau menggunakan mekanisme lain yang sesuai dengan regulasi.<\/strong><br \/>\n<strong>Pemkot Bengkulu masih melakukan kajian regulasi dan menunggu komunikasi dengan manajemen pusat Alfamart sebelum mengambil keputusan akhir.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Pewarta : Feronike (mimi)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENGKULU \u2014\u00a0 Kompassindonesianews.Com\u00a0 Persoalan pengelolaan parkir di gerai Alfamart di Kota Bengkulu kembali menjadi perhatian&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":62379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-62378","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BENGKULU \u2014\u00a0 Kompassindonesianews.Com\u00a0 Persoalan pengelolaan parkir di gerai Alfamart di Kota Bengkulu kembali menjadi perhatian....\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-15T14:57:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-15T14:57:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260915-WA0195.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme\",\"datePublished\":\"2026-09-15T14:57:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-15T14:57:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/\"},\"wordCount\":906,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/\",\"name\":\"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-09-15T14:57:05+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-15T14:57:58+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"BENGKULU \u2014\u00a0 Kompassindonesianews.Com\u00a0 Persoalan pengelolaan parkir di gerai Alfamart di Kota Bengkulu kembali menjadi perhatian....","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-09-15T14:57:05+00:00","article_modified_time":"2026-09-15T14:57:58+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260915-WA0195.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme","datePublished":"2026-09-15T14:57:05+00:00","dateModified":"2026-09-15T14:57:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/"},"wordCount":906,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/","name":"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-09-15T14:57:05+00:00","dateModified":"2026-09-15T14:57:58+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/15\/polemik-parkir-alfamart-bengkulu-aliansi-dorong-jukir-kembali-dan-pemkot-masih-kaji-mekanisme\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Polemik Parkir Alfamart Bengkulu, Aliansi Dorong Jukir Kembali dan Pemkot Masih Kaji Mekanisme"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62378","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62378"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62378\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62380,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62378\/revisions\/62380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62378"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62378"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62378"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=62378"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}