{"id":63019,"date":"2026-09-23T09:34:03","date_gmt":"2026-09-23T02:34:03","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=63019"},"modified":"2026-09-23T09:34:03","modified_gmt":"2026-09-23T02:34:03","slug":"tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/","title":{"rendered":"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara &#8211; Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA|Kompassindonesianews.com- Pada Hari Senin 21 September 2026, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Harimau Raya menyoroti dugaan tuduhan penggelapan uang kas RW 011 Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, yang disebut mencapai Rp11 miliar. LBH Harimau Raya meminta seluruh pihak tidak membentuk opini seolah-olah telah terjadi tindak pidana sebelum nilai kerugian, aliran dana, dokumen pertanggungjawaban, serta unsur pidananya benar-benar dibuktikan melalui proses hukum.<br \/>\nSikap tersebut disampaikan LBH Harimau Raya dalam Pengaduan Masyarakat Nomor 0292\/DUMAS\/LBH-HR\/IX\/2026 tanggal 4 September 2026 kepada Karo Wassidik Bareskrim Polri. Pengaduan tersebut sekaligus meminta supervisi dan gelar perkara terhadap penanganan LP\/B\/1465\/VI\/2026\/SPKT\/Polres Metro Jakut\/Polda Metro Jaya tanggal 27 Juni 2026.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-63020 aligncenter\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260921-WA06381-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"2560\" height=\"1706\" srcset=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260921-WA06381-scaled.jpg 2560w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260921-WA06381-768x512.jpg 768w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260921-WA06381-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260921-WA06381-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><\/p>\n<p>ANGKA RP11 MILIAR DIMINTA DIBUKA TERANG<br \/>\nLBH Harimau Raya mempertanyakan dasar munculnya angka kerugian sekitar Rp11 miliar. Dalam dokumen yang mereka ajukan, disebutkan bahwa Surat Tanda Penerimaan Laporan yang mereka pegang mencantumkan nilai kerugian Rp0, sementara dalam konstruksi tuduhan kemudian muncul angka sekitar Rp11 miliar.<br \/>\nKarena itu, LBH Harimau Raya meminta agar dijelaskan secara objektif:<br \/>\ndari mana angka Rp11 miliar diperoleh;<br \/>\nmetode penghitungannya;<br \/>\ntransaksi apa saja yang dimasukkan;<br \/>\nsiapa penerima dana;<br \/>\nuntuk apa dana digunakan;<br \/>\nbukti pembayaran dan dokumen pendukung;<br \/>\nberapa dana yang telah dipertanggungjawabkan;<br \/>\nberapa saldo;<br \/>\nserta berapa jumlah yang benar-benar tidak dapat dipertanggungjawabkan.<br \/>\nLBH Harimau Raya menegaskan bahwa total uang yang keluar dari rekening tidak otomatis sama dengan kerugian akibat tindak pidana.<\/p>\n<p>RP13 MILIAR DANA MASUK, RP11 MILIAR KELUAR: KE MANA?<br \/>\nBerdasarkan informasi yang dicantumkan dalam pengaduan, rekening koran Kas RW 011 periode 2022\u20132024 menunjukkan sekitar Rp13 miliar dana masuk dan sekitar Rp11 miliar dana keluar.<br \/>\nNamun LBH Harimau Raya meminta agar transaksi tersebut diperiksa satu per satu, mulai dari sumber uang masuk, permintaan penggunaan, persetujuan, transfer, penerima, penggunaan, bukti pembayaran, kegiatan, pertanggungjawaban hingga pencatatan dan pengarsipan.<br \/>\nMenurut LBH Harimau Raya, hanya melalui pemeriksaan menyeluruh dapat diketahui apakah benar terdapat dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>\u201cJANGAN SAMPAI TRANSAKSI KELUAR LANGSUNG DISEBUT KERUGIAN\u201d<br \/>\nLBH Harimau Raya juga menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan para klien, dokumen pertanggungjawaban keuangan seperti nota, kuitansi, bukti transfer, daftar pembayaran, dokumen kegiatan, dokumen pembangunan dan administrasi lainnya berada di Kantor RW 011.<br \/>\nPersoalannya, menurut keterangan para klien, mereka tidak memiliki akses ke kantor tersebut. Karena itu LBH meminta penyidik melakukan pemeriksaan dan inventarisasi langsung terhadap dokumen-dokumen tersebut serta mencocokkannya dengan rekening koran.<\/p>\n<p><strong>STATUS BOENTORO JUGA DIMINTA DIVERIFIKASI<\/strong><br \/>\nSelain persoalan keuangan, LBH Harimau Raya mempersoalkan dokumen yang menurut informasi digunakan untuk menyebut Boentoro M. Kwan sebagai Sekretaris RW 011.<br \/>\nDalam pengaduannya, LBH Harimau Raya menyatakan bahwa berdasarkan dokumen yang mereka miliki, Boentoro berkedudukan sebagai LMK Kelurahan Kapuk Muara. LBH tidak menyatakan sepihak bahwa dokumen yang berbeda tersebut palsu, tetapi meminta verifikasi terhadap instansi penerbit, arsip resmi, nomor dan tanggal dokumen, pejabat penerbit, struktur resmi RW, serta kedudukan Boentoro pada periode yang dimaksud.<\/p>\n<p>SURAT MOSI TIDAK PERCAYA JUGA DIMINTA DIUJI<br \/>\nLBH Harimau Raya turut mempertanyakan surat mosi tidak percaya yang dikaitkan dengan para kliennya.<br \/>\nMenurut keterangan para klien, mereka tidak pernah membuat, menandatangani maupun mengakui tanda tangan dalam surat tersebut. Karena dokumen itu disebut digunakan dalam perkara, LBH meminta agar dokumen asli diperlihatkan, pembuat dan sumbernya diperiksa, saksi pembuatannya dimintai keterangan, dan apabila diperlukan dilakukan pemeriksaan forensik terhadap tanda tangan.<\/p>\n<p>LBH: OPINI MEDIA SOSIAL BUKAN PENGGANTI PEMBUKTIAN<br \/>\nLBH Harimau Raya juga menyoroti penyebaran tuduhan melalui media sosial yang menurut keterangan para klien telah berdampak terhadap nama baik, keluarga, hubungan sosial dan pekerjaan.<br \/>\nLBH meminta persoalan tersebut tidak diselesaikan melalui opini publik, melainkan melalui mekanisme hukum dengan menguji seluruh fakta dan alat bukti.<\/p>\n<p>\u201cKALAU BENAR, BUKTIKAN. KALAU TIDAK, JANGAN MENGHAKIMI.\u201d<br \/>\nKetua Umum LBH Harimau Raya Dimas Wahyu, S.H., Pid., bersama Ketua Tim Advokat Jonias Latekay, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak meminta perkara dihentikan secara prematur.<br \/>\nLBH justru meminta agar perkara diuji secara objektif, termasuk terhadap bukti yang memberatkan maupun yang meringankan para klien. Apabila memang terdapat tindak pidana, proses hukum harus dilanjutkan. Sebaliknya, apabila setelah supervisi dan gelar perkara ternyata unsur pidana tidak terpenuhi atau alat bukti tidak cukup, maka tindakan hukum harus dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.<\/p>\n<p>Dalam pengaduannya, LBH Harimau Raya merumuskan sikap secara tegas:<br \/>\n\u201cJika benar terjadi penggelapan, tunjukkan perbuatannya. Jika benar kerugian Rp11 miliar, tunjukkan perhitungan dan bukti kerugiannya. Jika benar Boentoro Sekretaris RW, tunjukkan SK dan arsip resminya.\u201d<\/p>\n<p>LBH Harimau Raya juga meminta agar CCTV pemeriksaan diamankan dan diperiksa apabila relevan, serta seluruh proses penanganan perkara diawasi untuk memastikan fakta, bukti dan prosedur berjalan secara objektif.<\/p>\n<p>LBH HARIMAU RAYA: KAMI TIDAK TAKUT PROSES HUKUM<br \/>\nLBH Harimau Raya menyatakan tidak meminta perlakuan khusus dan tidak meminta perkara dihentikan tanpa pemeriksaan. Mereka meminta fakta diperiksa, bukti diuji, dokumen keuangan diverifikasi, kerugian dihitung secara benar, kedudukan para pihak diverifikasi, serta perkara diputus berdasarkan hukum.<\/p>\n<p>Dengan demikian, pertanyaan LBH Harimau Raya sederhana: apakah angka Rp11 miliar tersebut benar merupakan kerugian yang timbul akibat tindak pidana, atau masih merupakan angka yang harus dibuktikan melalui rekonsiliasi dan pemeriksaan seluruh dokumen?<br \/>\nLBH Harimau Raya meminta pembuktian berbicara lebih keras daripada opini.<br \/>\nFAKTA. BUKTI. PROSEDUR. OBJEKTIVITAS.<br \/>\nSebelum ada pembuktian yang sah, jangan menghakimi.<\/p>\n<p>Narasumber : LBH HARIMAU RAYA<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Lulu Zaerina)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA|Kompassindonesianews.com- Pada Hari Senin 21 September 2026, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Harimau Raya menyoroti dugaan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":63021,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-63019","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara - Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara - Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA|Kompassindonesianews.com- Pada Hari Senin 21 September 2026, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Harimau Raya menyoroti dugaan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-23T02:34:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260921-WA06361.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara &#8211; Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d\",\"datePublished\":\"2026-09-23T02:34:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-23T02:34:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/\"},\"wordCount\":841,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/\",\"name\":\"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara - Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-09-23T02:34:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-23T02:34:03+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara &#8211; Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara - Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara - Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"JAKARTA|Kompassindonesianews.com- Pada Hari Senin 21 September 2026, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Harimau Raya menyoroti dugaan...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-09-23T02:34:03+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260921-WA06361.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara &#8211; Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d","datePublished":"2026-09-23T02:34:03+00:00","dateModified":"2026-09-23T02:34:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/"},"wordCount":841,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/","name":"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara - Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-09-23T02:34:03+00:00","dateModified":"2026-09-23T02:34:03+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/23\/tuduhan-penggelapan-kas-rw-011-kel-kapuk-muara-jakut-sebesar-rp11-miliar-dipertanyakan-lbh-harimau-raya-tunjukkan-buktinya-jangan-hakimi-sebelum-teruji\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"TUDUHAN PENGGELAPAN KAS RW 011 Kel. Kapuk Muara &#8211; Jakut SEBESAR RP11 MILIAR DIPERTANYAKAN, LBH HARIMAU RAYA: \u201cTUNJUKKAN BUKTINYA, JANGAN HAKIMI SEBELUM TERUJI\u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63019","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63019"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63019\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63022,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63019\/revisions\/63022"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63019"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63019"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63019"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=63019"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}