{"id":63117,"date":"2026-09-24T11:43:32","date_gmt":"2026-09-24T04:43:32","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=63117"},"modified":"2026-09-24T12:38:21","modified_gmt":"2026-09-24T05:38:21","slug":"bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/","title":{"rendered":"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">BENGKULU<\/span> \u2014 <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews.Com<\/span> Seorang perempuan penyandang disabilitas berinisial B diduga menjadi korban persetubuhan oleh seorang pria berinisial E. Dugaan tersebut disampaikan oleh bibi korban, Ety, saat ditemui pada Rabu (23\/9\/2026).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ety menuturkan, peristiwa itu bermula ketika E datang ke rumahnya pada sore hari. Saat itu, E disebut sempat menyampaikan rencana hendak menemui seseorang di sekitar lingkungan rumah. Namun, rencana tersebut tidak jadi dilakukan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Ety, E kemudian mengajak B pergi dengan alasan jalan-jalan. Ety mengaku tidak menaruh kecurigaan atas ajakan tersebut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKatanya mau mengajak B jalan-jalan. Dia bilang mau pulang dulu mengantar motornya ke Rawa Makmur, kemudian kembali lagi,\u201d ujar Ety.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Selepas Magrib, E kemudian pergi bersama B. Ety mengatakan, saat itu B disebut hendak membeli nasi ayam geprek di kawasan Pasar Minggu.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ety mengaku baru mengetahui adanya persoalan setelah B ditemukan berada di sekitar sebuah warung di seberang gang rumahnya. Saat itu, menurut Ety, B berbicara sendiri sebelum kemudian menceritakan bahwa dirinya telah diperlakukan tidak baik.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mendengar cerita tersebut, Ety mengaku terkejut. Ia kemudian berupaya mencari E untuk meminta penjelasan mengenai kejadian yang dialami B.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ety mengatakan, dirinya akhirnya bertemu E di kawasan Rawa Makmur. Dalam pertemuan tersebut, Ety mengaku menegur E dan mempertanyakan tindakannya terhadap B.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Ety, dalam pertemuan itu E mengakui perbuatannya. Namun, pengakuan tersebut merupakan keterangan Ety dan belum dapat dipastikan secara independen.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cSaya bilang, kalau kamu sudah melakukan seperti ini, saya selaku orang tua B tidak akan diam. Memang dia masih punya orang tua, tetapi saya anggap dia ini darah daging saya sendiri,\u201d kata Ety.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sempat Diupayakan Mediasi<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ety kemudian mengaku berupaya mencari penyelesaian melalui jalur mediasi. Ia mendatangi pihak kepolisian untuk meminta arahan terkait persoalan tersebut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Ety, saat itu ia mendapat saran agar persoalan tersebut terlebih dahulu dimediasi. Ety kemudian berkoordinasi dengan Ketua RT dan pihak kelurahan setempat untuk mempertemukan pihak-pihak yang berkaitan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam pertemuan tersebut, Ety mengatakan dirinya meminta E bertanggung jawab terhadap kebutuhan B.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cSudah deal dengan E. Namun E ingkar dari kesepakatan,\u201d ujar Ety.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Setelah pemberian tersebut terhenti, Ety mengaku kembali meminta penjelasan. Ia juga mengatakan mendapat cerita dari B bahwa E masih beberapa kali bertemu dengan B ketika perempuan tersebut sedang mencari rezeki.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Penanganan Hukum<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karena persoalan tersebut belum terselesaikan, Ety kemudian menerima tawaran bantuan dari seorang paralegal berinisial M. Perkara itu selanjutnya disebut dibawa kepada seorang pengacara berinisial S.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Namun, Ety mengaku kecewa terhadap proses penanganan perkara tersebut. Menurut dia, proses yang dijalani tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan, termasuk terkait administrasi pemberian surat kuasa.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cSaya lihat prosesnya tersendat. Akhirnya mereka mengatakan tidak bisa menyelesaikan. Saya minta kalau memang tidak bisa, pertemukan saya dengan pihak mereka untuk dimediasi,\u201d kata Ety.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ety kemudian mengatakan menghentikan proses dengan pihak tersebut dan kembali mencari langkah hukum lain untuk memperjuangkan persoalan yang dialami B.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia berharap dugaan kasus tersebut dapat ditangani melalui mekanisme hukum yang berlaku serta B sebagai penyandang disabilitas mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang diperlukan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cSekarang kami berusaha lagi. Dengan niat baik, dengan bismillah, kami mencari jalan penyelesaian,\u201d ujar Ety.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Konfirmasi kepada Terduga<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sementara itu, upaya konfirmasi kepada E telah dilakukan oleh tim investigasi dari empat media untuk memperoleh penjelasan dan memberikan ruang bagi E menyampaikan versinya terkait dugaan tersebut.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Saat tim mendatangi kediamannya, E disebut tidak berada di rumah. Tim hanya bertemu dengan istri E.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Istri E tidak memberikan keterangan mengenai dugaan peristiwa tersebut dan meninggalkan tim tanpa memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan langsung dari E mengenai tuduhan yang disampaikan Ety. Karena itu, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui proses hukum dan pemeriksaan oleh pihak berwenang.<\/strong><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Pewarta : Feronike(mimi)<\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENGKULU \u2014 Kompassindonesianews.Com Seorang perempuan penyandang disabilitas berinisial B diduga menjadi korban persetubuhan oleh seorang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":63118,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-63117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BENGKULU \u2014 Kompassindonesianews.Com Seorang perempuan penyandang disabilitas berinisial B diduga menjadi korban persetubuhan oleh seorang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-24T04:43:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-24T05:38:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260924-WA0068.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1536\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu\",\"datePublished\":\"2026-09-24T04:43:32+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-24T05:38:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/\"},\"wordCount\":599,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/\",\"name\":\"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-09-24T04:43:32+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-24T05:38:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"BENGKULU \u2014 Kompassindonesianews.Com Seorang perempuan penyandang disabilitas berinisial B diduga menjadi korban persetubuhan oleh seorang...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-09-24T04:43:32+00:00","article_modified_time":"2026-09-24T05:38:21+00:00","og_image":[{"width":1536,"height":1024,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG-20260924-WA0068.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu","datePublished":"2026-09-24T04:43:32+00:00","dateModified":"2026-09-24T05:38:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/"},"wordCount":599,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/","name":"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-09-24T04:43:32+00:00","dateModified":"2026-09-24T05:38:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/09\/24\/bibi-ungkap-kronologi-dugaan-persetubuhan-terhadap-perempuan-penyandang-disabilitas-di-bengkulu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bibi Ungkap Kronologi Dugaan Persetubuhan terhadap Perempuan Penyandang Disabilitas di Bengkulu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63117"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63117\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63126,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63117\/revisions\/63126"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63118"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63117"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=63117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}