{"id":64124,"date":"2026-10-05T15:07:55","date_gmt":"2026-10-05T08:07:55","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=64124"},"modified":"2026-10-05T15:07:55","modified_gmt":"2026-10-05T08:07:55","slug":"festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/","title":{"rendered":"Festival Tukik&#8221; yang Masuk ke Panggung Teater &#8211; Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Jakarta<\/span> &#8211; <span style=\"color: #0000ff;\">kompassindonesianews.com\/<\/span> \u2014 Ada anak yang memilih bermain dengan bola. Ada yang senang bermain dengan warna. Ada pula yang menemukan dunianya melalui halaman-halaman kosong, lalu mengisinya dengan cerita.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Muhammad Nabhan Zayyanu Abdar, atau yang akrab disapa Nabhan, memilih jalan yang terakhir.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sabtu, 3 Oktober 2026, langkahnya sampai ke Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, dalam puncak perayaan Karya Raya 2026.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bukan sekadar hadir sebagai penonton, Nabhan datang sebagai salah satu anak yang karyanya berhasil melewati perjalanan panjang bersama ribuan karya penulis muda dari berbagai daerah di Indonesia.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dari 2.053 karya yang masuk dalam Karya Raya 2026, karya Nabhan berhasil melangkah hingga jajaran 100 Young Authors terpilih. Lebih jauh lagi, ia masuk dalam 10 finalis kategori Creative Canvas Award, sebuah kategori yang merayakan kreativitas dan kekuatan representasi artistik dalam sebuah karya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bagi seorang anak kelas 6 SD, angka tersebut mungkin terdengar sederhana ketika hanya disebut sebagai statistik.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tetapi bila melihat proses di belakangnya, angka itu adalah cerita tentang keberanian untuk terus membuat karya.<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cFestival Tukik\u201d, Sebuah Cerita yang Berjalan Jauh.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Buku tersebut kemudian menjadi bagian dari 100 karya terpilih Karya Raya 2026 yang mendapat apresiasi khusus melalui program Perpustakaan Jakarta.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bukan hanya dipamerkan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karya para Young Authors terpilih juga diarahkan untuk hadir di perpustakaan sekolah masing-masing, sehingga karya seorang anak tidak berhenti sebagai dokumen kenangan atau piala di rumah, tetapi dapat dibaca oleh teman-teman dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekolahnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Langkah itu sejalan dengan tujuan Karya Raya 2026 untuk membawa karya anak lebih dekat kepada pembaca. Pada penyelenggaraan tahun ini, bahkan 2.053 buku karya anak dibagikan ke 250 sekolah negeri dan swasta sebagai bagian dari upaya memperluas akses literasi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dengan demikian, keberhasilan Nabhan bukan hanya soal bukunya berhasil lolos seleksi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ada sebuah keberlanjutan yang jauh lebih menarik:<\/strong><br \/>\n<strong>karyanya akan kembali bertemu dengan anak-anak lain di tempat ia belajar.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dari 2.053 Karya, Nabhan Masuk 10 Besar Creative Canvas<\/strong><\/p>\n<p><strong>Perjalanan menuju panggung penghargaan itu tidak singkat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karya Raya 2026 mencatat 2.053 karya dari para Young Authors. Setelah melalui proses kurasi dan penjurian, sejumlah karya masuk dalam 300 longlist, kemudian dipersempit menjadi 100 shortlist, sebelum akhirnya muncul para finalis di berbagai kategori penghargaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nama Nabhan kemudian berada di antara 10 finalis Creative Canvas Award.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ini menjadi capaian yang menarik karena perjalanan Nabhan di Karya Raya bukan sesuatu yang baru.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pada 2023, buku \u201cUmrah Pertamaku\u201d telah masuk 100 karya terpilih. Kemudian pada 2024, \u201cMangrove Ajaib\u201d kembali menjadi karya terpilih. Tahun berikutnya, \u201cKencur Harapan\u201d mendapatkan Canva Creator Awards Karya Raya 2025.<\/strong><br \/>\n<strong>Kini, pada 2026, ia datang membawa karya yang lain.<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cFestival Tukik.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Seolah Nabhan sedang menulis satu bab demi satu bab dalam perjalanan kreatifnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tahun Ini Karya Raya Bukan Sekadar Pameran<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karya Raya 2026 mengusung tema \u201cGarden of Kindness: Where Creativity Grows on You.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pameran berlangsung di Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, selama 11 September hingga 2 Oktober 2026, sebelum berlanjut ke puncak perayaan pada 3 Oktober 2026.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tema tersebut membawa gagasan bahwa kreativitas anak membutuhkan ruang untuk tumbuh. Rasa ingin tahu menjadi benih, kesempatan menjadi tanah, pendampingan menjadi air, sementara apresiasi menjadi cahaya yang membantu karya berkembang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bagi Nabhan, filosofi itu terasa dekat dengan perjalanan yang telah ia lalui.<\/strong><br \/>\n<strong>Ia tidak tiba-tiba menjadi penulis.<\/strong><br \/>\n<strong>Ia bertumbuh bersama proses.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dari menulis cerita, mengikuti pameran, belajar berbicara di depan publik, kemudian mencoba berbagai panggung kreativitas lainnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karya Raya sendiri terus berkembang dari tahun ke tahun. Jumlah karya meningkat dari 638 buku pada 2023, menjadi 1.081 pada 2024, 1.870 pada 2025, lalu mencapai 2.053 buku pada 2026.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ada Orang Tua yang Menemani di Belakang Layar<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di balik seorang anak yang berani berdiri di panggung, selalu ada orang dewasa yang bersedia berjalan bersamanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bagi Nabhan, perjalanan itu ditemani 2 insan hebat bernama Ayah Uus dan Bunda Ayu, yang tak lain adalah orang tuanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karena itu, setiap panggung yang didatangi Nabhan seharusnya tidak dipandang hanya sebagai panggung untuk menerima penghargaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ada proses belajar di sana.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ada latihan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ada keberanian untuk tampil.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ada kemungkinan gagal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan ada kesempatan untuk mencoba kembali.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pada usia ketika sebagian anak baru mulai menemukan hobi, Nabhan telah mencoba menggunakan buku sebagai cara untuk bercerita tentang dunia yang ia lihat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan dari sana, satu cerita bisa berubah menjadi satu percakapan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Satu gambar bisa berubah menjadi satu gagasan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Satu buku bisa berpindah tangan dan menjadi inspirasi bagi anak lain.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Itulah sebabnya penghargaan yang paling menarik dari Karya Raya mungkin bukan hanya trofi atau sertifikat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Melainkan ketika buku seorang anak berpindah dari mejanya menuju rak perpustakaan, kemudian dibuka oleh anak lain yang bahkan belum ia kenal.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di luar literasi, ia juga telah mengikuti berbagai forum dan ajang anak, termasuk menjadi anggota Kidzania CongreZZ Kids 2023\u20132025, serta berbagai kegiatan nasional yang mengembangkan kemampuan berbicara, kepemimpinan, lingkungan, dan kreativitas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Semua pengalaman itu bertemu dalam satu sosok yang sama.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nabhan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Seorang anak yang sedang belajar menjadi kreator.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Panggung Besar, Tetapi Perjalanan Masih Panjang<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pada 3 Oktober 2026, Teater Besar TIM menjadi saksi perayaan ribuan karya anak Indonesia. Karya Raya juga menghadirkan pertunjukan dan apresiasi bagi para Young Authors sebagai penutup perjalanan kreatif sepanjang tahun.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Di sana, Nabhan membawa dua kabar baik sekaligus.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pertama, \u201cFestival Tukik\u201d masuk dalam 100 karya terpilih.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kedua, Nabhan berhasil menembus 10 finalis Creative Canvas Award dari ribuan karya yang masuk.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Apa pun hasil akhir penghargaan itu, posisi tersebut sudah menjadi sebuah capaian penting.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sebab seorang anak telah berani menunjukkan bahwa idenya layak dibaca.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bahwa imajinasinya memiliki ruang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan bahwa usianya yang masih muda bukan alasan untuk menunggu sampai dewasa untuk mulai berkarya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Nabhan pernah mengatakan sebuah prinsip yang sejalan dengan perjalanan ini:<\/strong><br \/>\n<strong>\u201cTidak perlu menunggu hebat untuk memulai dan menginspirasi, tapi kita harus berani memulai untuk menjadi hebat dan menginspirasi.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kalimat itu kini seperti menemukan bentuknya sendiri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Ia memulai dari sebuah halaman.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lalu menjadi sebuah buku.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Buku itu masuk pameran.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dari ribuan karya, namanya masuk 100 terpilih.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lalu melangkah lagi menjadi salah satu dari 10 finalis Creative Canvas Award.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan kini, salah satu bukunya akan punya rumah baru di perpustakaan sekolahnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Yang Tumbuh Bukan Hanya Buku<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karya Raya 2026 mencatat ribuan karya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tetapi setiap karya memiliki satu cerita yang berbeda.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Cerita Nabhan adalah tentang seorang anak yang terus mencoba.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tentang orang tua yang bersedia menemani.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tentang sekolah yang memberi ruang.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan tentang sebuah keyakinan bahwa kreativitas anak tidak perlu menunggu sempurna untuk dimulai.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mungkin suatu hari nanti, ketika Nabhan tumbuh besar dan cita-citanya sebagai diplomat benar-benar tercapai, ia akan mengingat satu masa ketika namanya mulai dikenal melalui buku-buku yang ia tulis saat masih kecil.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Mungkin ia akan tersenyum ketika mengingat \u201cFestival Tukik\u201d.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bukan karena buku itu pernah masuk nominasi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Tetapi karena dari buku itulah ia belajar satu hal yang jauh lebih penting:<\/strong><br \/>\n<strong>bahwa sebuah karya kecil, ketika dibuat dengan sungguh-sungguh, dapat berjalan jauh lebih jauh daripada langkah pembuatnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dan pada akhirnya, itulah yang sedang dilakukan Nabhan hari ini.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Bukan sekadar mengejar penghargaan, tetapi sedang menanam jejak.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Satu buku.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Satu cerita.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Satu pengalaman.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Satu keberanian.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lalu tumbuh menjadi perjalanan yang mungkin suatu hari nanti akan membuat lebih banyak anak berkata:<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKalau Nabhan bisa mulai dari sebuah halaman, saya juga bisa mulai dari halaman saya sendiri.\u201d<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Burhanudin Fajri<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; kompassindonesianews.com\/ \u2014 Ada anak yang memilih bermain dengan bola. Ada yang senang bermain&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":64125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-64124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Festival Tukik&quot; yang Masuk ke Panggung Teater - Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026 - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Festival Tukik&quot; yang Masuk ke Panggung Teater - Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026 - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta &#8211; kompassindonesianews.com\/ \u2014 Ada anak yang memilih bermain dengan bola. Ada yang senang bermain...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-05T08:07:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261005-WA0091.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1122\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1402\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Festival Tukik&#8221; yang Masuk ke Panggung Teater &#8211; Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026\",\"datePublished\":\"2026-10-05T08:07:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-05T08:07:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/\"},\"wordCount\":1135,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/\",\"name\":\"Festival Tukik\\\" yang Masuk ke Panggung Teater - Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026 - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-10-05T08:07:55+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-05T08:07:55+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Festival Tukik&#8221; yang Masuk ke Panggung Teater &#8211; Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Festival Tukik\" yang Masuk ke Panggung Teater - Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026 - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Festival Tukik\" yang Masuk ke Panggung Teater - Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026 - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Jakarta &#8211; kompassindonesianews.com\/ \u2014 Ada anak yang memilih bermain dengan bola. Ada yang senang bermain...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-10-05T08:07:55+00:00","og_image":[{"width":1122,"height":1402,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261005-WA0091.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Festival Tukik&#8221; yang Masuk ke Panggung Teater &#8211; Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026","datePublished":"2026-10-05T08:07:55+00:00","dateModified":"2026-10-05T08:07:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/"},"wordCount":1135,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/","name":"Festival Tukik\" yang Masuk ke Panggung Teater - Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026 - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-10-05T08:07:55+00:00","dateModified":"2026-10-05T08:07:55+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/05\/festival-tukik-yang-masuk-ke-panggung-teater-tembus-10-finalis-creative-canvas-award-karya-raya-2026-dan-100-best-books-according-to-dispusip-dki-jakarta-2026\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Festival Tukik&#8221; yang Masuk ke Panggung Teater &#8211; Tembus \u201c10 Finalis Creative Canvas Award Karya Raya 2026\u201d dan \u201c100 Best Books According to DISPUSIP DKI Jakarta 2026"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64124"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64126,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64124\/revisions\/64126"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64124"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=64124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}