{"id":64247,"date":"2026-10-06T17:15:37","date_gmt":"2026-10-06T10:15:37","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=64247"},"modified":"2026-10-06T18:48:43","modified_gmt":"2026-10-06T11:48:43","slug":"terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/","title":{"rendered":"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>ROKAN HILIR|<span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews.com\u2013<\/span><\/strong><\/span> Desas-desus mengenai dugaan peredaran narkotika jenis baru kembali menghebohkan masyarakat Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir. Informasi yang beredar menyebut adanya dugaan peredaran \u201cvape getar\u201d serta narkotika jenis inex atau ekstasi dalam jumlah besar yang diduga masuk ke wilayah tersebut dengan memanfaatkan jasa travel dari Pekanbaru. Kabar tersebut kemudian menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat dan sempat mencuat melalui pemberitaan salah satu media online.<\/p>\n<p>Namun, di tengah derasnya informasi yang beredar, muncul pula persoalan mendasar yang tidak boleh diabaikan dalam kerja jurnalistik, yakni sejauh mana informasi tersebut telah diverifikasi dan apakah fakta lapangan benar-benar mendukung tudingan yang disampaikan. Pasalnya, pemberitaan yang sempat menghebohkan warga Bagansiapiapi tersebut kemudian diikuti dengan klarifikasi bahwa sejumlah informasi di dalamnya masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut.<\/p>\n<p>Dalam pemberitaan yang beredar, nama Johan disebut sebagai penerima yang dikaitkan dengan posisi sebagai menantu pemilik Toko HH Kacang Pukul. Lokasi yang disebut berada pada sebuah rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Perdagangan Nomor 45 B, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. Tempat usaha yang dikenal masyarakat sebagai salah satu toko oleh-oleh legendaris Bagansiapiapi itu kemudian terseret dalam informasi mengenai dugaan penyalahgunaan lokasi sebagai titik jaringan peredaran narkotika.<\/p>\n<p>Tudingan tersebut tentu bukan persoalan ringan. Ketika sebuah tempat usaha yang dikenal masyarakat dikaitkan dengan dugaan jaringan narkotika, dampaknya bukan hanya menyentuh nama orang yang disebut, tetapi juga dapat merembet kepada keluarga, pemilik usaha, pekerja, pelanggan, serta reputasi lingkungan usaha yang selama ini dikenal masyarakat. Karena itu, setiap informasi mengenai dugaan tindak pidana narkotika harus ditempatkan secara proporsional antara informasi awal, fakta lapangan, hasil penyelidikan aparat, dan bukti hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>Informasi yang beredar juga menyebut narkotika yang diduga masuk ke wilayah Rokan Hilir berupa \u201cvape getar\u201d, yakni perangkat vape atau pod elektrik yang disebut berisi cairan dengan kandungan zat tertentu, serta narkotika jenis inex atau ekstasi. Bahkan, muncul dugaan bahwa distribusi barang tersebut dilakukan dengan memanfaatkan jasa pengemudi travel antarkota sebagai sarana pengiriman dari Pekanbaru menuju wilayah Rokan Hilir.<\/p>\n<p>Jika benar terdapat jaringan yang memanfaatkan jasa transportasi umum atau travel untuk memindahkan barang terlarang, modus semacam itu tentu menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum. Namun, dugaan mengenai adanya kurir, pengiriman dari Pekanbaru, penerima barang, maupun keterkaitan suatu lokasi usaha tetap membutuhkan pembuktian yang jelas. Jangan sampai informasi yang belum teruji berubah menjadi vonis sosial sebelum proses hukum menemukan fakta yang sebenarnya.<\/p>\n<p>Di tengah maraknya perkembangan narkotika dengan berbagai bentuk dan modus baru, masyarakat memang perlu waspada. Produk yang secara kasatmata menyerupai perangkat elektronik biasa dapat menimbulkan persoalan serius apabila ternyata mengandung zat yang dilarang atau dikendalikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, pengujian laboratorium dan pemeriksaan aparat menjadi bagian penting untuk memastikan apa sebenarnya kandungan suatu barang yang dicurigai.<\/p>\n<p>Begitu pula dengan informasi mengenai narkotika jenis inex atau ekstasi dalam jumlah besar. Penyebutan jumlah, asal barang, jalur pengiriman, penerima, hingga pihak yang diduga berada di belakang distribusi tidak cukup hanya bersandar pada kabar yang beredar di masyarakat. Semua itu harus diuji melalui fakta, keterangan saksi, bukti elektronik maupun fisik, hasil penyelidikan, serta apabila ada barang bukti, hasil pemeriksaan laboratorium yang sah.<\/p>\n<p>Dari sisi hukum, konsekuensi terhadap seseorang yang terbukti terlibat dalam tindak pidana narkotika memang sangat berat. Akan tetapi, penerapan pasal pidana tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan dugaan atau pemberitaan. Harus terdapat bukti yang memenuhi ketentuan hukum acara pidana dan membuktikan secara sah keterlibatan orang yang bersangkutan dalam perbuatan pidana yang dituduhkan.<\/p>\n<p>Demikian pula apabila suatu tempat usaha disebut menjadi lokasi peredaran narkotika. Tanggung jawab hukum harus ditentukan berdasarkan fakta konkret mengenai siapa yang mengetahui, siapa yang melakukan, siapa yang membantu, serta apakah terdapat unsur kesengajaan atau bentuk keterlibatan lain sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Status sebagai pemilik usaha, anggota keluarga, pekerja, atau orang yang berada di sebuah lokasi tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan dalam tindak pidana.<\/p>\n<p>Inilah bagian penting yang harus dibuka secara terang kepada publik. Sebuah informasi dapat menjadi awal penyelidikan, tetapi tidak otomatis menjadi kebenaran hukum. Masyarakat berhak memperoleh informasi, sementara orang atau pihak yang disebut dalam pemberitaan juga memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan memperoleh perlakuan yang adil sebelum ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap.<\/p>\n<p>Tim awak media investigasi memandang bahwa isu tersebut perlu ditelusuri secara lebih mendalam, bukan sekadar mengikuti derasnya kabar yang beredar. Apabila memang terdapat jaringan peredaran narkotika di wilayah Rokan Hilir, aparat penegak hukum harus mampu mengungkap dari mana barang tersebut berasal, siapa pemasoknya, siapa pengendalinya, bagaimana jalur distribusinya, siapa yang menjadi kurir, serta siapa saja yang menerima atau mengedarkan barang tersebut.<\/p>\n<p>Sebaliknya, apabila hasil penyelidikan aparat menunjukkan bahwa informasi yang beredar tidak terbukti atau terdapat kekeliruan dalam mengaitkan seseorang maupun sebuah tempat usaha dengan jaringan narkotika, maka fakta tersebut juga harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Prinsip praduga tak bersalah tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus menjadi bagian nyata dalam setiap proses pemberitaan mengenai dugaan tindak pidana.<\/p>\n<p>Masyarakat Bagansiapiapi tentu tidak ingin ruang publik dipenuhi kabar yang saling bertabrakan tanpa kejelasan. Di satu sisi, warga membutuhkan perlindungan dari ancaman narkotika. Di sisi lain, masyarakat juga membutuhkan informasi yang benar agar tidak terjadi penghakiman sosial terhadap pihak yang belum terbukti bersalah.<\/p>\n<p>Karena itu, isu \u201cvape getar\u201d, inex, dugaan pengiriman menggunakan travel dari Pekanbaru, serta nama Johan yang disebut dalam informasi tersebut masih harus ditempatkan sebagai informasi dan dugaan yang memerlukan verifikasi serta pembuktian lebih lanjut. Redaksi tidak menempatkan informasi awal tersebut sebagai kesimpulan hukum terhadap pihak mana pun.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih melakukan penelusuran terhadap informasi yang berkembang di lapangan, termasuk berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak pengelola Toko HH Kacang Pukul guna mendapatkan hak jawab dan informasi yang berimbang. Redaksi juga membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak yang namanya disebut atau merasa berkepentingan terhadap pemberitaan ini.<\/p>\n<p>Pada saat yang sama, perhatian publik diarahkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar setiap informasi mengenai dugaan peredaran narkotika di wilayah Rokan Hilir dapat ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti. Jika memang ditemukan jaringan, pengungkapan tidak boleh berhenti pada orang yang berada di lapangan, tetapi harus ditelusuri hingga kepada pemasok, pengendali, serta seluruh mata rantai distribusinya.<\/p>\n<p>Sebab pada akhirnya, perang terhadap narkotika bukan hanya persoalan menangkap seseorang atau menemukan sebuah barang. Yang jauh lebih penting adalah membuka tabir mengenai bagaimana barang terlarang dapat bergerak dari satu wilayah ke wilayah lain, bagaimana jaringan tersebut bekerja, siapa yang mengambil keuntungan, dan mengapa jalurnya dapat berlangsung tanpa terdeteksi.<\/p>\n<p>Publik menunggu fakta, bukan sekadar desas-desus. Bagansiapiapi membutuhkan kepastian, bukan kegaduhan. Dan apabila benar terdapat jaringan narkotika yang bergerak melalui jalur Pekanbaru\u2013Rokan Hilir, maka masyarakat patut menunggu keberanian aparat untuk membongkar seluruh mata rantainya hingga tuntas. Namun apabila tudingan tersebut tidak terbukti, maka kebenaran juga harus ditegakkan dengan keberanian yang sama.<\/p>\n<p>Tim awak media ini akan terus mengawal perkembangan informasi ini dengan mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, hak jawab, praduga tak bersalah, serta kepentingan publik. Karena bagi masyarakat, kebenaran bukan sekadar berita yang paling ramai dibicarakan, melainkan fakta yang mampu dipertanggungjawabkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>(Redaksi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ROKAN HILIR|Kompassindonesianews.com\u2013 Desas-desus mengenai dugaan peredaran narkotika jenis baru kembali menghebohkan masyarakat Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":64248,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-64247","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-nasional"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ROKAN HILIR|Kompassindonesianews.com\u2013 Desas-desus mengenai dugaan peredaran narkotika jenis baru kembali menghebohkan masyarakat Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-06T10:15:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-06T11:48:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261006-WA0395.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi\",\"datePublished\":\"2026-10-06T10:15:37+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-06T11:48:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/\"},\"wordCount\":1154,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/\",\"name\":\"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-10-06T10:15:37+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-06T11:48:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"ROKAN HILIR|Kompassindonesianews.com\u2013 Desas-desus mengenai dugaan peredaran narkotika jenis baru kembali menghebohkan masyarakat Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-10-06T10:15:37+00:00","article_modified_time":"2026-10-06T11:48:43+00:00","og_image":[{"width":900,"height":1600,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261006-WA0395.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi","datePublished":"2026-10-06T10:15:37+00:00","dateModified":"2026-10-06T11:48:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/"},"wordCount":1154,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Nasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/","name":"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-10-06T10:15:37+00:00","dateModified":"2026-10-06T11:48:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/06\/terungkap-di-balik-toko-hh-isu-vape-getar-dan-inex-johan-disebut-sebagai-penerima-yang-diduga-manfaatkan-jasa-travel-pekanbaru-bagansiapiapi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Terungkap di Balik Toko HH: Isu \u201cVape Getar\u201d dan Inex, Inisial Jxxxx Disebut sebagai Penerima yang Diduga Manfaatkan Jasa Travel Pekanbaru\u2013Bagansiapiapi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64247","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64247"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64247\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64252,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64247\/revisions\/64252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64248"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64247"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=64247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}