{"id":65872,"date":"2026-10-29T13:07:25","date_gmt":"2026-10-29T06:07:25","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=65872"},"modified":"2026-10-29T13:07:25","modified_gmt":"2026-10-29T06:07:25","slug":"pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/","title":{"rendered":"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">BENGKULU<\/span> \u2013 <span style=\"color: #0000ff;\">Kompassindonesianews.Com<\/span> Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penerapan Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat sipil, media, serta dukungan mitra internasional. Salah satu bentuknya adalah pelaksanaan Multi-Stakeholder Forum yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam penerapan pembangunan rendah karbon di Provinsi Bengkulu.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kegiatan yang digelar di Bengkulu tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Darhan. Ia menilai program pembangunan rendah karbon memiliki manfaat penting bagi daerah dan perlu diterapkan secara serius hingga ke tingkat kabupaten\/kota.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKami sebagai wakil rakyat sangat menyambut baik kegiatan-kegiatan seperti ini agar nantinya menimbulkan hasil yang nyata, jangan hanya di Provinsi Bengkulu saja,\u201d ujar Darhan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Darhan, pelaksanaan program tidak seharusnya hanya berfokus di tingkat provinsi. Ia mendorong agar pihak universitas bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten\/kota.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Beberapa daerah yang diharapkan dapat ikut memperkuat implementasi program tersebut antara lain Kabupaten Kaur, Mukomuko, Kepahiang, Lebong, Manna, dan Seluma.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Darhan juga mengundang pihak universitas untuk melakukan koordinasi dengan Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu. Menurutnya, sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat diperlukan agar program pembangunan rendah karbon dapat dipahami serta memberikan manfaat yang lebih luas.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cHarapan kami, ikuti dengan teliti dan hati-hati karena ini sangat besar kegunaannya untuk Provinsi Bengkulu. Jangan sampai kegiatan di kabupaten hanya dijadikan sebatas formalitas, tetapi harus benar-benar dijalankan dengan serius agar selaras,\u201d katanya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Libatkan Berbagai Pemangku Kepentingan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Koordinator Oxford Policy Management Limited (OPML) Provinsi Bengkulu, Irfan Affandi, mengatakan pembangunan rendah karbon membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan strategi pembangunan rendah karbon sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai unsur di daerah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cKegiatan multi-stakeholder ini bertujuan untuk menyampaikan bahwa Pemprov Bengkulu telah memiliki strategi pembangunan rendah karbon untuk 20 tahun ke depan. Selain itu, kita ingin melibatkan sektor swasta, NGO, masyarakat sipil, akademisi, media, hingga DPRD terkait penganggaran,\u201d ujar Irfan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kolaborasi tersebut mendapat dukungan Pemerintah Inggris melalui mitra pelaksana program. Konsep pembangunan rendah karbon diharapkan dapat terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan secara berkelanjutan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Manusia Bappeda Provinsi Bengkulu, Sepragusri, menjelaskan bahwa PRKBI telah menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan yang dituangkan dalam dokumen perencanaan pemerintah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cPRKBI ini sudah diamanatkan di dalam dokumen perencanaan. Saat menyusun RPJMD, Provinsi Bengkulu juga mendapat fasilitasi penyusunan dokumen perencanaan PRKBI dari Pemerintah Kerajaan Inggris melalui mitranya, yaitu FCDO,\u201d jelas Sepragusri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Dalam implementasinya, kerja sama tersebut juga melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melalui inisiatif Low Carbon Development Indonesia (LCDI).<\/strong><\/p>\n<p><strong>Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan<\/strong><\/p>\n<p><strong>Salah satu implementasi pembangunan rendah karbon di Bengkulu dilakukan melalui program Enggano Solar Nexus di Pulau Enggano.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Irfan menjelaskan, program tersebut mendorong pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cDi sana kita bantu masyarakat membangun sistem hilirisasi, seperti pemrosesan tepung pisang dan freezer pendingin ikan berkapasitas hingga 10 ton. Seluruh pasokan listriknya menggunakan panel surya (PLTS), tidak menggunakan PLN,\u201d ungkapnya.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Selain pemanfaatan energi surya, program tersebut juga mencakup penyediaan fasilitas pendukung untuk hasil tangkapan nelayan, pengembangan usaha masyarakat, serta pemeliharaan kawasan mangrove.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Menurut Sepragusri, kontribusi setiap program terhadap penurunan emisi nantinya perlu diukur dan dilaporkan sebagai bagian dari evaluasi pembangunan rendah karbon di Provinsi Bengkulu.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Lima Sektor Jadi Fokus Pengendalian Emisi<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pemprov Bengkulu memetakan lima sektor utama yang menjadi perhatian dalam upaya pengendalian emisi gas rumah kaca.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kelima sektor tersebut meliputi kehutanan, pertanian dan pemanfaatan lahan; energi; limbah; kemaritiman; serta industri dan pemanfaatan produk industri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Sepragusri menjelaskan, meskipun industri berskala besar belum menjadi sektor dominan di Bengkulu, pemanfaatan berbagai produk industri dalam kehidupan sehari-hari tetap menjadi bagian yang diperhitungkan dalam emisi.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Pemprov Bengkulu juga telah menyusun dokumen perencanaan pembangunan rendah karbon untuk periode 2025\u20132045. Dokumen tersebut memuat proyeksi emisi gas rumah kaca serta target penurunannya secara bertahap.<\/strong><\/p>\n<p><strong>\u201cTarget jangka panjang kita adalah meminimalisir emisi gas rumah kaca dan sejalan dengan Paris Agreement untuk mencapai target net-zero emission pada tahun 2045, dengan tetap memperhitungkan kapasitas net-sink dari alam,\u201d jelas Sepragusri.<\/strong><\/p>\n<p><strong>DPRD Dorong Implementasi hingga Kabupaten\/Kota<\/strong><\/p>\n<p><strong>DPRD Provinsi Bengkulu menilai keberhasilan pembangunan rendah karbon tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat provinsi, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaannya di tingkat kabupaten\/kota.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Karena itu, sinergi antara Pemprov Bengkulu, pemerintah kabupaten\/kota, DPRD, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, media, dan masyarakat dinilai penting agar pembangunan rendah karbon tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Darhan menyatakan DPRD Provinsi Bengkulu siap mendukung koordinasi sesuai dengan kewenangannya agar program tersebut dapat diterapkan secara lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/strong><\/p>\n<p><strong>Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan mitra internasional, Pemprov Bengkulu mendorong agar agenda pembangunan rendah karbon dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Pewarta: Feronike (Mimi)<\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENGKULU \u2013 Kompassindonesianews.Com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penerapan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":65873,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19,21],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-65872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-daerah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BENGKULU \u2013 Kompassindonesianews.Com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penerapan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-29T06:07:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261029-WA0138.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"738\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan\",\"datePublished\":\"2026-10-29T06:07:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-29T06:07:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/\"},\"wordCount\":794,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\",\"Daerah\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/\",\"name\":\"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-10-29T06:07:25+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-29T06:07:25+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"BENGKULU \u2013 Kompassindonesianews.Com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui penerapan...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2026-10-29T06:07:25+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":738,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/IMG-20261029-WA0138.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan","datePublished":"2026-10-29T06:07:25+00:00","dateModified":"2026-10-29T06:07:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/"},"wordCount":794,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita","Daerah"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/","name":"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2026-10-29T06:07:25+00:00","dateModified":"2026-10-29T06:07:25+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2026\/10\/29\/pemprov-bengkulu-perkuat-agenda-rendah-karbon-enggano-jadi-salah-satu-proyek-percontohan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemprov Bengkulu Perkuat Agenda Rendah Karbon, Enggano Jadi Salah Satu Proyek Percontohan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65872"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65872\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65874,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65872\/revisions\/65874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65872"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=65872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}