{"id":7115,"date":"2023-06-29T13:46:16","date_gmt":"2023-06-29T13:46:16","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=7115"},"modified":"2023-06-29T13:46:16","modified_gmt":"2023-06-29T13:46:16","slug":"kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/","title":{"rendered":"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi"},"content":{"rendered":"<p>Kompass Indonesia news<\/p>\n<p>Malang Kota,-<br \/>\nSeorang pria asal Malang, Jawa Timur diduga melakukan penggelapan uang, dengan nominal fantastis mencapai puluhan miliar Rupiah. Setelah lama dicari keberadaannya, akhirnya ia berhasil diamankan.<\/p>\n<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, pria yang diketahui bernama Fitra Ardhita Nurullisha (31) itu dicari-cari keberadaannya, selama hampir empat bulan.<\/p>\n<p>Pria yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya itu bernama Fitra Ardhita Nurullisha (31), warga Jalan Pinangsia, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dia menghilang 4 bulan meninggalkan istri dan anaknya setelah diduga menggelapkan uang 69,7 miliaran rupiah.<\/p>\n<p>Kepada pihak kepolisian dan wartawan Fitra mengaku uang dari para korban yang terkumpul itu sudah habis untuk biaya kabur. Sebelum tertangkap, dia mengaku hanya memiliki uang sebesar Rp 7 juta dari puluhan miliar yang berhasil dikumpulkan.<\/p>\n<p>&#8220;Sisanya Rp 7 juta untuk menutupi profit-profit investor yang lain, yang akhirnya tinggal segitu besarnya (7 juta),&#8221; tuturnya ketika dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Malang Kota, Selasa (27\/6\/2023).<\/p>\n<p>Sebelumnya, Fitra berdalih nekat kabur karena tak mampu membayar profit para korban. Hingga akhirnya dia ditangkap Satreskrim Polresta Malang Kota di sebuah hotel kawasan Blimbing, Kota Malang pada Senin (26\/6\/2023) sore.<\/p>\n<p>Fitra sempat menjadi buronan puluhan orang yang merasa ditipu dengan iming-iming investasi yang dia tawarkan. Kasus hilangnya Fitra itu sempat viral di media sosial tidak lama setelah keluarganya membuat laporan kehilangan Fitra sejak pamit berangkat kerja pada Senin 27 Maret.<\/p>\n<p>Tidak hanya bersembunyi di Malang, kepada polisi dan wartawan Fitra mengaku sempat bersembunyi di Jakarta. &#8220;Saya di Jakarta (ketika dilaporkan hilang),&#8221; kata Fitra.<\/p>\n<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan bahwa pihaknya telah menerima 4 laporan polisi terkait kasus dugaan penipuan yang melibatkan Fitra sebagai pelakunya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami menerima empat LP, semuanya masih kami dalami. Modusnya mengajak korban investasi di bidang pengadaan barang dengan iming-iming keuntungan besar dengan total kerugian Rp 69,7 miliar. Kami juga mendalami laporan keluarga soal hilangnya yang bersangkutan,&#8221; ujar Buher.<\/p>\n<p>Buher pun membeberkan bagaimana modus tersangka melakukan penipuan. Fitra menawarkan investasi kepada korbannya karena dia mengaku bisa mendatangkan HP dan laptop dari luar negeri dengan harga di bawah harga pasaran di Indonesia.<\/p>\n<p>Banyak di antara korban merupakan warga Kota Malang. Namun uang yang diinvestasikan oleh korban kemudian diputar kembali untuk memberikan keuntungan kepada investor sebelumnya dengan nilai keuntungan sekitar 4 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau pengakuan tersangka uang itu dari keterangan sementara yang kita dapatkan, digunakan untuk diputar kembali untuk memberikan keuntungan kepada orang-orang yang duluan berinvestasi kepada tersangka,&#8221; kata Budi Hermanto.<\/p>\n<p>Atas perbuatannya Polisi akan menjerat Fitra dengan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan. Pria itu akan terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.(Andi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kompass Indonesia news Malang Kota,- Seorang pria asal Malang, Jawa Timur diduga melakukan penggelapan uang,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7116,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-7115","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kompass Indonesia news Malang Kota,- Seorang pria asal Malang, Jawa Timur diduga melakukan penggelapan uang,...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-29T13:46:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/IMG-20230629-WA0027.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"649\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"341\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi\",\"datePublished\":\"2023-06-29T13:46:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-29T13:46:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/\"},\"wordCount\":423,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/\",\"name\":\"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-06-29T13:46:16+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-29T13:46:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"Kompass Indonesia news Malang Kota,- Seorang pria asal Malang, Jawa Timur diduga melakukan penggelapan uang,...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2023-06-29T13:46:16+00:00","og_image":[{"width":649,"height":341,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/IMG-20230629-WA0027.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi","datePublished":"2023-06-29T13:46:16+00:00","dateModified":"2023-06-29T13:46:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/"},"wordCount":423,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Hukum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/","name":"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2023-06-29T13:46:16+00:00","dateModified":"2023-06-29T13:46:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/06\/29\/kapolresta-malang-kota-respon-cepat-dugaan-penggelapan-uang-697-miliar-berkedok-investasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kapolresta Malang Kota, Respon Cepat Dugaan Penggelapan Uang 69,7 Miliar berkedok investasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7115","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7115"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7115\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7117,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7115\/revisions\/7117"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7116"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7115"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7115"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7115"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=7115"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}