{"id":8702,"date":"2023-08-14T07:59:45","date_gmt":"2023-08-14T07:59:45","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=8702"},"modified":"2023-08-14T07:59:45","modified_gmt":"2023-08-14T07:59:45","slug":"hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/","title":{"rendered":"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>KompassIndonesianews<\/strong><\/em> JAKARTA- Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho mengingatkan pemerintah untuk benar-benar memperhatikan 3 pilar penting pembangunan nasional yaitu pembangunan manusia (SDM) dan teknologi, kemandirian pangan dan pengembangan energi terbarukan.<\/p>\n<p>Pasalnya, Indonesia akan menjadi negara terbelakang tatkala 3 komponen penting pembangunan itu tidak digarap secara serius.<\/p>\n<p>\u201cKalau pemimpin tidak mengembangkan ketiga pilar dasar pembangunan itu maka saya kira, negara kita tidak akan maju,\u201d ujar Hardjuno Wiwoho kepada wartawan di Jakarta, Senin (14\/8).<\/p>\n<p>Menurutnya, Indonesia betul-betul akan masuk jaman kegelapan atau makin primitif kalau abai dengan elemen penting pembangunan ini.<\/p>\n<p>\u201cKita semua pakai smartphone tapi ingat simpanse dan gorila dalam suatu penelitian juga bisa menekan tombol smart phone. Orang Indonesia menggunakan smart phone dikira orang pintar padahal simpanse dan gorila juga bisa,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Hardjuno mengaku untuk mengejar ketertinggalan tidaklah mudah, sebab memerlukan waktu berabad-abad.<br \/>\nLihat saja Jakarta dan Papua. Keduanya sama-sama di Indonesia tapi jauh sekali perkembangannya.<\/p>\n<p>Ketertinggalan Papua dari Jakarta itu, menurut Hardjuno, sama ibaratnya dengan ketertinggalan Indonesia dibanding negara maju. \u201cSistem kroni kita menutup itu semua karena tahunya hanya cari jalan pintas. Aneh misalnya, debitur BLBI menagih utang kepada negara. Itu tidak mungkin terjadi kalau tidak dipelihara penguasa,\u201d kata Hardjino.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8703\" src=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230814-WA0140.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230814-WA0140.jpg 1024w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230814-WA0140-300x200.jpg 300w, https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230814-WA0140-768x512.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Lebih lanjut, Hardjuno mengingatkan kalau sebuah pemerintahan ingin dikenang dalam sejarah maka kuncinya bukan hanya membangun fisik saja.<\/p>\n<p>Tetapi contohlah nabi-nabi dan para pemimpin besar lainnya yang mengutamakan pembangunan SDMnya dengan skill dan visi ke depan.<\/p>\n<p>Hardjuno mengingatkan VOC membangun Ibu Kota Jakarta dengan megah di eranya. Tapi sampai hari ini orang mengingat VOC hanya sebagai penjajah yang lalim.<br \/>\n\u201cJadi, kalau tidak membangun manusia Indonesia, jangan harap pemimpin Indonesia hari ini akan dikenang di masa depan,\u201d ulasnya.<\/p>\n<p>Di jaman sekarang ini terang Hardjuno, sebuah negara kalau mau maju dan bertahan berabad-abad kemudian, memerlukan strategi pembangunan yang komprhensif yang mencakup ketahanan pangan, pengembangan energi dan pembangunan SDM serta teknologi.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau ketiganya tidak dibangun lalu bangun fisik apapun itu mau IKN namanya, kita akan selalu terbelakang. Investasi RI di teknologi hanya 0,15 persen dari GDP. Padahal negara maju bisa 2-3 persen. Investasi untuk BTS aja tidak dibangun meski anggarannya sudah keluar, dikorupsi 80 persen,\u201d papar Hardjuno.<\/p>\n<p>Hardjuno menilai pemimpin Indonesia saat ini sulit membangun 3 dasar pembangunan nasional.Salah satu penyebabnya akutnya penyakit korupsi di Indonesia.<br \/>\nFaktanya, banyak pejabat Indonesia diduga hanya cari proyek jangka pendek untuk kepentingan pribadi.<\/p>\n<p>\u201cContohnya Foxconn, ada dugaan belum apa-apa sudah dipalak. Bagaimana itu terjadi? Ya karena sistem yang ada, dari atas turun ke bawah tidak dibenerin. Kalau sistem seperti ini diteruskan dari atas hingga bawah, ya tidak ada orang yang mau investasi,\u201d tandas Hardjuno.<\/p>\n<p>Hardjuno kembali memberi warning bagi pemimpin Indonesia agar jangan terlalu berpikir hal-hal yang sifatnya seremonial saja.<\/p>\n<p>Seolah-olah kalau pemimpin sudah membangun gedung atau kota yang megah akan diingat di masa depan. Padahal tidak demikian.\u201cSeorang pemimpin akan diingat kalau benar-benar bekerja menjadi pelayan rakyat dengan sungguh,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Saat ini jelas Hardjuno, pemimpin harus berorientasi jauh kedepan.Karena jika negara ini tidak bisa bersaing dan makin mundur maka yang diingat dari pemimpin itu hanyalah korupsinya. Kalau suatu saat ada bencana maka orang akan berkata si pemimpin itulah yang penyebab semua kerusakan.<\/p>\n<p>\u201cKita utang untuk bayar debitur BLBI tidak dihentikan malah dipelihara jadi kroni. Kalau bencana datang lebih parah dari 1998, orang akan ingat warisan siapa ini. SDA habis bonus demografi habis. Yang tersisa utang. Utang negara ditanggung rakyat. Itu warisan yang ditinggalkan ke anak cucu kita yang akan menghakimi kita. Karena semua pembangunan fisik akan membusuk pada waktunya. Yang abadi hanya simbol kelaliman, simbol korupsi, simbol hukum yang bisa diperjual belikan,\u201d pungkas Hardjuno.(red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KompassIndonesianews JAKARTA- Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho mengingatkan pemerintah untuk benar-benar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8704,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8702","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KompassIndonesianews JAKARTA- Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho mengingatkan pemerintah untuk benar-benar...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-14T07:59:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_20230814_144532.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"358\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"321\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan\",\"datePublished\":\"2023-08-14T07:59:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-14T07:59:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/\"},\"wordCount\":591,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/\",\"name\":\"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-08-14T07:59:45+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-14T07:59:45+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"KompassIndonesianews JAKARTA- Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho mengingatkan pemerintah untuk benar-benar...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2023-08-14T07:59:45+00:00","og_image":[{"width":358,"height":321,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_20230814_144532.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan","datePublished":"2023-08-14T07:59:45+00:00","dateModified":"2023-08-14T07:59:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/"},"wordCount":591,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/","name":"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2023-08-14T07:59:45+00:00","dateModified":"2023-08-14T07:59:45+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/14\/hardjuno-wiwoho-3-komponen-pembangunan-nasional-adalah-sdm-kemandirian-pangan-dan-pembangunan-energi-terbarukan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hardjuno Wiwoho: 3 Komponen Pembangunan Nasional Adalah SDM, Kemandirian Pangan dan Pembangunan Energi Terbarukan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8702","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8702"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8702\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8705,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8702\/revisions\/8705"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8704"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8702"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8702"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8702"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8702"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}