{"id":8916,"date":"2023-08-21T11:19:56","date_gmt":"2023-08-21T11:19:56","guid":{"rendered":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?p=8916"},"modified":"2023-08-21T11:19:56","modified_gmt":"2023-08-21T11:19:56","slug":"industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/","title":{"rendered":"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\"><strong>JAKARTA<\/strong>, <span style=\"color: #ff0000;\">kompassindonesianews.com<\/span> \u2013 Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) melakukan audiensi dengan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) di Jakarta pada hari Kamis, 3 Agustus 2023.<\/p>\n<p>Audiensi ini dihadiri oleh para Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASPADIN seluruh Indonesia, didampingi oleh Sekretaris Jenderal dan Wakil Ketua Umum bidang Organisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) ASPADIN.<\/p>\n<p>Dalam audiensi tersebut, ASPADIN menyampaikan aspirasi anggotanya terkait tanggung jawab pemerintah sebagai regulator dan stabilisator.<br \/>\nASPADIN meminta agar pemerintah menciptakan stabilitas iklim usaha yang kondusif dan tidak diskriminatif.<\/p>\n<p>ASPADIN juga meminta agar pemerintah mengayomi dan melindungi pelaku usaha air minum dalam kemasan, khususnya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.<br \/>\nKepala BPOM RI, Penny K. Lukito, menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh ASPADIN. Kepala BPOM RI mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi semua pelaku usaha, termasuk pelaku usaha air minum dalam kemasan.<\/p>\n<p>Kepala BPOM RI juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan terhadap produk air minum dalam kemasan agar tetap memenuhi standar keamanan pangan.<\/p>\n<p>ASPADIN berharap audiensi ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kerja sama antara ASPADIN dan BPOM RI dalam menjaga kualitas dan keamanan air minum dalam kemasan di Indonesia.<\/p>\n<p>Hal penting yang dimaksud itu adalah :<br \/>\n* Menyampaikan keresahan yang dialami oleh para pelaku usaha AMDK Galon Guna Ulang\u00a0 Polikarbonat (GGU PC) atas rancangan peraturan BPOM yang dianggap akan dapat\u00a0 mengancam keberlanjutan usaha mereka di daerahnya masing-masing.<br \/>\n* Menyampaikan Surat Pernyataan Sikap anggota ASPADIN yang diwakili DPD ASPADIN Seluruh\u00a0 Indonesia sebagai berikut :<\/p>\n<p>1. Menolak untuk ditetapkan sebagai peraturan atas Rancangan Perubahan PER BPOM 31\/2018 dan\u00a0 PERKBPOM No. 20\/2021 yang berisi pelabelan \u201dberpotensi mengandung BPA\u201d pada galon guna\u00a0 ulang Polycarbonate (GGU PC) dan\/atau \u201dBPA Free\u201d pada kemasan non Polycarbonate, karena\u00a0 diskriminatif, mengancam kelangsungan hidup usaha kami tetapi menguntungkan usaha pihak lain\u00a0 yang menggunakan galon non Polikarbonat (galon non PC).<br \/>\n2. Menolak untuk ditetapkan sebagai peraturan atas Rancangan Perubahan PERKA BPOM No. 20 tahun\u00a0 2019, yang berisi perubahan ekstrem level standar migrasi BPA (dari 0,6 bpj menjadi 0,05 bpj)\u00a0 karena masih sesuai dengan standar yang berlaku di beberapa negara lain seperti : Jepang (2,5\u00a0 bpj), Korea Selatan (0,6 bpj), RRC (0,6 bpj) serta fakta bahwa selama 40 tahun keberadaan galon\u00a0 guna ulang PC (GGU PC) di Indonesia tidak pernah ada kasus kesehatan apapun.<br \/>\n3. Menolak untuk ditetapkan sebagai peraturan atas Rancangan Perubahan PERKA BPOM nomor 20\u00a0 tahun 2019, yang berisi larangan BPA untuk pembuatan botol dan artikel kontak pangan polikarbonat lainnya untuk produk yang diperuntukkan untuk bayi dan anak kurang dari tiga tahun karena tidak sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan No. HK.02.03\/I\/769\/2014 tentang Pedoman Pelayanan Izin Edar Perbekalan Kesehatan Rumah\u00a0 Tangga.yang hanya melarang untuk botol susu bayi bukan untuk semua kemasan pangan.<br \/>\n4. Meminta BPOM untuk menghentikan dan menindak iklan \u201dBPA Free\u201d pada galon sekali pakai\u00a0 dan\/atau galon PET serta kampanye yang mendiskreditkan AMDK GGU PC seperti yang dilakukan\u00a0 oleh dua pemain industri AMDK pengguna galon PET, karena:<\/p>\n<p>1. bertentangan dengan PERKBPOM No. 6 Tahun 2021 tentang Pengawasan Periklanan Pangan\u00a0 Olahan khususnya beberapa poin sebagaimana dimaksud pada pasal 14 Ayat (1), sebagai\u00a0 berikut:\u00a0 Ayat (1) Setiap Orang Dilarang Mengiklankan Pangan Olahan Dengan:<br \/>\n2. Memuat pernyataan perbandingan produk, kecuali apabila perbandingan dilakukan\u00a0 dengan pangan olahan sejenis yang diproduksi oleh perusahaan yang sama dan telah\u00a0 beredar;<br \/>\n3. Memuat pernyataan yang melecehkan, mendiskreditkan, atau merendahkan baik\u00a0 secara langsung maupun tidak langsung pangan lain;<br \/>\n4. Bertentangan dengan PERKBPOM No. 20\/2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan\u00a0 Pengawas Obat dan Makanan No. 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan pasal 67 ayat\u00a0 2 huruf g: \u201ddilarang mencantumkan pernyataan yang memuat ketiadaan suatu komponen\u00a0 yang secara alami tidak ada dalam Pangan Olahan, kecuali diatur dalam ketentuan peraturan\u00a0 perundang-undangan\u201d<br \/>\n5. Menimbulkan persaingan usaha yang tidak sehat yaitu mematikan satu pihak serta\u00a0 menguntungkan pihak lain.<\/p>\n<p>* Kedua Rancangan PERKBPOM tersebut sangat diskriminatif karena mematikan usaha AMDK Galon\u00a0 Guna Ulang Polikarbonat (GGU PC) dengan alasan mengandung BPA, tetapi di saat yang sama\u00a0 menguntungkan AMDK Galon PET. Fakta yang ada menunjukkan menurut PERKA BPOM No. 20\/2019\u00a0 bahan PET mengandung senyawa kimia berbahaya Etilen Glikol (EG), Dietilen Glikol (DEG) dan Asetaldehida yang sangat beracun dan berbahaya. Paparan EG dan DEG menurut pemberitaan di\u00a0 dunia internasional dan Indonesia baru-baru ini telah menjadi penyebab kematian ratusan anak-anak\u00a0 di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Fakta juga menunjukkan belum pernah ada\u00a0 pemberitaan gangguan kesehatan pada anak-anak maupun dewasa akibat terpapar BPA apalagi\u00a0 kematian.<\/p>\n<p>ASPADIN berharap agar BPOM RI mendengarkan dan mengakomodasi aspirasi para anggota ASPADIN ini\u00a0 demi kemaslahatan industri, investasi, dunia usaha, masyarakat dan Negara Republik Indonesia.<\/p>\n<p>(<strong>Gln\/rls)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, kompassindonesianews.com \u2013 Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) melakukan audiensi dengan Kepala&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8917,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-8916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif - KompassIndonesiaNews.com<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif - KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, kompassindonesianews.com \u2013 Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) melakukan audiensi dengan Kepala...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KompassIndonesiaNews.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-21T11:19:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230821-WA0307.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"KompassIndonesiaNews\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/\"},\"author\":{\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\"},\"headline\":\"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif\",\"datePublished\":\"2023-08-21T11:19:56+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-21T11:19:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/\"},\"wordCount\":730,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/\",\"name\":\"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif - KompassIndonesiaNews.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-08-21T11:19:56+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-21T11:19:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"description\":\"Sarana Berita Faktual dan Berimbang\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews.com\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg\",\"width\":1476,\"height\":275,\"caption\":\"KompassIndonesiaNews.com\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353\",\"name\":\"KompassIndonesiaNews\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png\",\"caption\":\"KompassIndonesiaNews\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompassindonesianews.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif - KompassIndonesiaNews.com","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif - KompassIndonesiaNews.com","og_description":"JAKARTA, kompassindonesianews.com \u2013 Perkumpulan Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) melakukan audiensi dengan Kepala...","og_url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/","og_site_name":"KompassIndonesiaNews.com","article_published_time":"2023-08-21T11:19:56+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230821-WA0307.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"KompassIndonesiaNews","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"KompassIndonesiaNews","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/"},"author":{"name":"KompassIndonesiaNews","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353"},"headline":"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif","datePublished":"2023-08-21T11:19:56+00:00","dateModified":"2023-08-21T11:19:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/"},"wordCount":730,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/","name":"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif - KompassIndonesiaNews.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website"},"datePublished":"2023-08-21T11:19:56+00:00","dateModified":"2023-08-21T11:19:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/2023\/08\/21\/industri-air-minum-dalam-kemasan-amdk-nasional-menolak-raperbpom-yang-diskriminatif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nasional menolak RaperBPOM yang diskriminatif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#website","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","name":"KompassIndonesiaNews.com","description":"Sarana Berita Faktual dan Berimbang","publisher":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#organization","name":"KompassIndonesiaNews.com","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/cropped-cropped-cropped-unnamed-file.jpg","width":1476,"height":275,"caption":"KompassIndonesiaNews.com"},"image":{"@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/477cbe3568f5858ec83748472556d353","name":"KompassIndonesiaNews","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/WhatsApp_Image_2024-02-25_at_15.05.42-removebg-preview-96x96.png","caption":"KompassIndonesiaNews"},"sameAs":["https:\/\/kompassindonesianews.com"],"url":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8916"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8918,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8916\/revisions\/8918"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8916"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompassindonesianews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=8916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}