https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Menyikapi dampak inflasi di provinsi jambi, kades desa pagar puding lamo mengajak masyarakat manfaat kan lahan kosong untuk berkebun

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KompassIndonesiaNews,tebo Kepala Desa pagar puding lama Sofwan mendorong warganya untuk memanfaatkan lahan pekarangan di rumah maupun tanah kosong sebagai tempat tanam sayur mayur dan rempah-rempah.

Aktivitas ini, menurutnya, perlu digencarkan di tengah harga bahan pokok yang kian melambung. Harapannya, hasil tanam itu bisa memenuhi kebutuhan dapur warga secara mandiri dan mengurangi beban pengeluaran harian

“Giat seperti ini perlu digencarkan, Pemdes akan mendukung penuh guna membentuk ketahanan pangan di Desa pagar puding lamo,” tutur Sofwan saat meninjau lokasi pertanian padi. Kamis, (27/10).

Pada kegiatan ini turut di hadiri oleh pemerintah desa pagar puding lamo dan jajaran nya,BPP seray serumpun Antoni mirza,Andi yusra Bidang pembibitan,bhabinkamtibmas brigadir Aripin,Babinsa Koptu Sugiafto

Kades mengatakan, menanam di lahan sempit tak membutuhkan modal yang besar. Yang dibutuhkan hanya media tanam, berupa sekam pupuk kandang dan penyemprot air.apa lagi seperti petani sawah, dari dinas pertanian sudah menyiapkan pembibitan,tinggal kmauan masyarakat

“Bupati tebo H aspan St juga pernah menyampaikan apapun yang sekira bermanfaat untuk masyarakat, pemerintah daerah siap mendukung ,” ujarnya.

Kades Sofwan berharap kedepan, tak hanya padi yang menjadi komoditas unggulan,kades juga mengajak warganya menanam sayur mayur di pekarangan. Seperti bumbu dapur jahe, kencur, temulawak mudah sekali tumbuh tunas. Sedangkan untuk sayur-sayuran, atau cabai diperlukan perlakuan khusus agar bisa berkembang.

“Yang terpenting lagi adalah niat. Kalau sudah niat gampang menanam. Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung smoga desa pagar puding lamo bisa menjadi desa yang produktif, insyaallah bisa menyuplai hasil pertanian ke desa desa lain atau daerah lain” pungkasnya.//Donni

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *