https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pengawas Lapangan Angkat Bicara: Klarifikasi Proyek Penunjang MTQ Riau, Ucapkan Terima Kasih atas Atensi Media dan Masyarakat

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BENGKALISkompassindonesianews.com- Menyikapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek pembangunan sarana penunjang Astaka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis, pihak pengawas lapangan akhirnya angkat bicara.

Zam, selaku pengawas lapangan dari proyek yang dikerjakan oleh CV. Sumber Kencana Perkasa, memberikan klarifikasi dan menyampaikan terima kasih kepada awak media serta masyarakat yang telah memberikan atensi dan kritik membangun terhadap jalannya pelaksanaan proyek tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada media dan masyarakat yang sudah ikut mengawasi dan peduli terhadap pembangunan ini. Kami tidak alergi dengan kritik, dan semua masukan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk perbaikan ke depan,” ujar Zam saat ditemui di lokasi proyek, Senin, 16 Juni 2025.

Terkait sorotan mengenai ketebalan coran dan penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di lapangan, Zam mengakui bahwa ada beberapa kekurangan yang terjadi di awal pekerjaan. Namun, ia menegaskan bahwa tim pelaksana telah melakukan pembenahan secara bertahap dan memastikan pekerjaan tetap sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Kami akui ada beberapa hal teknis yang sempat terlewatkan, khususnya pada awal pelaksanaan. Namun saat ini kami sudah memperbaiki dan menyesuaikan dengan RAB serta gambar kerja. Untuk pengecoran, ketebalan lantai kami ukur kembali agar sesuai standar. Begitu juga soal K3, saat ini semua pekerja sudah dilengkapi APD dan rambu keselamatan sudah dipasang,” tegasnya.

Zam juga menampik tudingan bahwa proyek ini dilakukan asal-asalan. Menurutnya, pihak rekanan memiliki komitmen penuh untuk menyelesaikan proyek sesuai kontrak dan akan tetap terbuka terhadap pengawasan dari semua pihak, termasuk media dan masyarakat.

“Kami tetap menjalankan proyek ini dengan mengacu pada aturan yang berlaku, baik dari sisi kualitas, volume pekerjaan, maupun aspek keselamatan kerja. Apa yang menjadi sorotan tentu akan kami tindak lanjuti,” tutup Zam.

Hingga kini, proyek yang dimulai sejak 6 Mei 2025 tersebut masih berjalan sesuai jadwal, dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender. Pihak pelaksana berharap semua pihak bisa memberikan dukungan dan pengawasan secara objektif demi suksesnya MTQ tingkat Provinsi yang akan diselenggarakan di Kabupaten Bengkalis.

Penulis Ardes

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *