https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Wakil Bupati Sleman, Pancasila Merupakan Pedoman Dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassindonesianews.com Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, mengukuhkan 100 kader Pancasila. Ke 100 kader Pancasila yang dikukuhkan tersebut berasal dari 6 Kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, bertempat di Aula Sinta Hotel Prima SR pada Rabu 16 Juli 2025.

” Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Indra Darmawan dalam laporannya menyampaikan bahwa kader Pancasila yang dikukuhkan terdiri dari unsur Pemerintah Kalurahan, Lembaga Kalurahan, dan tokoh masyarakat di 6 Kalurahan,” ucapnya.

Adapun keenam Kalurahan tersebut yaitu, Kalurahan Balecatur Gamping, Sidokarto Godean, Sinduadi Mlati, Donokerto Turi, Sariharjo Ngaglik, dan Bimomartani Ngemplak.

” Selain itu, Indra Darmawan juga menyampaikan bahwa di kukuhkannya kader Pancasila ini merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan, memahami, dan menghayati kembali nilai – nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa usai mengukuhkan 100 kader Pancasila menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan workshop dan pengukuhan kader Pancasila.

Menurut Danang, upaya dalam menghidupkan kembali nilai – nilai Pancasila merupakan hal penting yang perlu terus dilakukan. Ia menilai ideologi Pancasila merupakan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dengan tegas, Danang menambahkan pentingnya menanamkan nilai – nilai Pancasila ini tidak hanya di lingkup pendidikan formal saja. Tetapi juga dalam kehidupan sehari – hari dan perlu ditanamkan kepada para generasi muda, agar dapat melekat dalam diri setiap individu untuk menjadi landasan dalam bertindak dan berperilaku,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Danang Maharsa juga mengungkapkan bahwa saat ini telah banyak perubahan yang signifikan di kehidupan sosial masyarakat. Terutama masuknya budaya – budaya asing dinilai berdampak pada pergeseran nilai – nilai Pancasila, yang selama ini ada di masyarakat.

Ia mencontohkan, kondisi saat ini banyak generasi muda yang lebih bangga menjadikan budaya asing sebagai pedoman dalam kehidupannya.” Mulai dari cara berpakaian, berperilaku, atau bahkan dari segi moral dan norma sosial.

Lanjutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dari seluruh pihak agar nilai luhur yang telah dibangun sejak dahulu tidak semakin memudar atau bahkan hilang.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk bersama – sama mengimplementasikan secara nyata nilai – nilai Pancasila, dalam kehidupan sehari – hari agar generasi – generasi yang bermoral dan berwawasan luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutup Danang.(JN)

 

Mau pesen jahe merah klik link shopee dibawah ini๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

https://s.shopee.co.id/7ASZOApmEM?share_channel_code=1

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *