KompassIndonesianews.Com –BANYUWANGI – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi salah satu jenazah korban tragedi KMP Tunu Pratama Jaya, yang hingga saat ini masih berada di RSUD Blambangan, Banyuwangi. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers pada Rabu malam (13/8/2025).
Korban yang berhasil diidentifikasi adalah Siti Nurhasanah (47). Proses identifikasi dilakukan melalui kerja sama antara Bidokkes Polda Jatim, Pusdokkes Polri, RS Bhayangkara wilayah Jatim, Sidokkes Polresta Banyuwangi, Tim Identifikasi Polda dan Polresta Banyuwangi, RSUD Blambangan, serta Dinas Kesehatan Banyuwangi.

“Pada hari ini, kami berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban menggunakan metode sesuai pedoman Interpol yang tidak terbantahkan,” ujar perwakilan Bidokkes Polda Jatim.
Jenazah yang diberi label Dokkes Jatim Plengkung B014 ini ditemukan pada Kamis, 10 Juli 2025. Identifikasi dilakukan menggunakan data primer berupa profil DNA, serta data sekunder seperti rekam medis dan barang pribadi milik korban.
Setelah proses identifikasi rampung, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga, lengkap dengan sertifikat identifikasi, barang milik korban, serta surat kematian yang diterbitkan RSUD Blambangan.
Proses penyerahan jenazah dilakukan oleh Kasat Binmas Polresta Banyuwangi Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan dan memastikan kelancaran kepada keluarga korban dalam menghadapi situasi duka ini.
Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya masih meninggalkan duka mendalam, dan proses identifikasi korban menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan. (Andi)















