https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pencurian Bendera di Situs Megalitik Berusia 3000 SM

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta, Kompassindonesianews.com
Situs Pasir Manggis berada di ketinggian 800 mdpl (800 meter diatas permukaan laut) di lereng gunung Salak berusia 3000 SM (sebelum masehi).
Situs ini masuk di kawasan Taman Nasional Halimun Salak, Kecamatan Tenjolaya,  Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Juru pelihara kang Azis bersama rekan-rekan pencinta Situs prasejarah membangun tempat tersebut dengan mendirikan saung untuk tempat peristirahatan agar bisa di manfaatkan untuk berteduh para penziarah atau pengunjung.

Selain itu kang Azis juga mendirikan tiang bendera serta mengibarkan bendera merah-putih di sana.
Sangat miris sekali ketika ada sekelompok orang yang mencuri bendera tersebut. Ditambah lagi melakukan aksi vandalisme dengan mencoret- coret saung dengan kalimat mengecam bahwa tempat tersebut seakan banyak orang yang melakukan perbuatan sesat.
Padahal di saung tersebut sudah di pasang kaligrafi Alloh – Muhammad.
Selain bendera, ada juga beberapa barang milik Juru pelihara yang sebelumnya memang disiapkan untuk keperluan pengunjung, ikut raib, yaitu berupa cangkir minum serta bahan makanan.

Kejadian pencuria di perkirakan terjadi antara tanggal 10 – 11 September 2025. Di ketahui saat Juru pelihara membersihkan lokasi.

Atas kejadian pencurian seperti ini, jelas menurut kami para pencinta sejarah nusantara adalah perilaku penghinaan terhadap situs peninggalan leluhur nusantara yang sudah pasti merendahkan simbol negara.

“Seharusnya situs bersejarah ini kita jaga bersama, sebagai warisan untuk diketahui anak cucu kita. Biar bagaimanapun kita harus meninggalkan warisan budaya yang menjadi sejarah bagi generasi yang akan datang,” tandas salah seorang pencinta sejarah nusantara kepasa wartawan, Selasa (16/9).
(Dedy Budiman)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *