Jeddah, 20 September 2025 Kompassindomesianews.com Dunia internasional dikejutkan oleh langkah bersejarah 51 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang secara resmi membentuk Aliansi Dunia Islam untuk Palestina. Deklarasi diumumkan dalam sidang darurat di markas OKI, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (20/9), menyusul meningkatnya eskalasi konflik di Gaza dan Yerusalem.
Sekretaris Jenderal OKI, Hissein Brahim Taha, menegaskan aliansi ini dibentuk dengan empat mandat utama. Pertama, melindungi rakyat Palestina dari agresi Israel. Kedua, menghentikan pendudukan sesuai resolusi PBB. Ketiga, menjaga kesucian Masjid Al-Aqsa serta situs bersejarah Islam di Yerusalem. Keempat, menyalurkan bantuan kemanusiaan dalam skala besar.

Para pemimpin negara Muslim juga menyepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya diplomasi global di PBB dan forum internasional, penerapan sanksi ekonomi bersama termasuk embargo energi, serta dukungan militer terbatas untuk mencegah eskalasi di Gaza dan Tepi Barat.
Tokoh Pelopor Aliansi
Deklarasi ini dipelopori oleh sejumlah kepala negara utama dunia Islam. Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, ditunjuk sebagai Ketua Aliansi Dunia Islam. Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud bersama Putra Mahkota Mohammed bin Salman dari Arab Saudi menjadi tuan rumah sidang sekaligus penggagas utama. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, menyuarakan pentingnya aksi nyata melawan pendudukan. Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, menekankan pentingnya koordinasi keamanan kawasan. Dukungan juga datang dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, serta Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, yang menyerukan solidaritas lintas mazhab demi Palestina.
10 Negara Utama Pendukung Aliansi Dunia Islam
1. Indonesia – Presiden Prabowo Subianto (Ketua Aliansi)
2. Arab Saudi – Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud & Putra Mahkota Mohammed bin Salman
3. Turki – Presiden Recep Tayyip Erdoğan
4. Mesir – Presiden Abdel Fattah el-Sisi
5. Iran – Presiden Masoud Pezeshkian
6. Qatar – Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani
7. Pakistan – Presiden Asif Ali Zardari
8. Malaysia – Perdana Menteri Anwar Ibrahim
9. Uni Emirat Arab (UEA) – Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan
10. Nigeria – Presiden Bola Ahmed Tinubu
Presiden Indonesia menegaskan komitmen kolektif negara-negara Muslim. “Hari ini 51 negara Muslim bersatu. Kami berdiri tegak membela hak rakyat Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan,” ujarnya.
Deklarasi ini disambut dengan sorak gembira oleh rakyat Palestina. Perayaan massal berlangsung di Gaza, Tepi Barat, serta kamp pengungsian di Lebanon, Yordania, dan Suriah. Di berbagai kota besar dunia Islam, jutaan warga turun ke jalan membawa bendera Palestina dan menyerukan persatuan umat.
Israel menyebut deklarasi ini sebagai ancaman serius terhadap stabilitas kawasan dan segera meminta dukungan darurat dari sekutunya. Amerika Serikat serta Uni Eropa menyerukan agar situasi tidak meluas menjadi perang global, sembari menekankan pentingnya jalur diplomasi.
KABIRO KOTA PALEMBANG: KOMARUDIN













