BENGKALIS – kompasssindonesianews.com – Suasana duka menyelimuti warga Jalan Terubuk, Dusun Tua Tengah, Desa Bantan Sari, Kecamatan Bantan. Sebuah rumah milik Pak Aser habis dilalap api pada Senin (29/9) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
Hanya dalam waktu lebih kurang 15 menit, api membesar dan meratakan rumah beserta seluruh isinya. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian yang dialami cukup besar. Sejumlah dokumen penting, termasuk ijazah, turut ludes terbakar.
Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Warga sekitar sempat berusaha membantu dengan peralatan seadanya, namun kobaran api yang begitu cepat tak mampu dikendalikan.
Penjabat Kepala Desa Bantan Sari, Gunondo, langsung menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut.
“Pemerintah desa ikut berduka cita. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tetapi rumah dan seluruh isinya habis terbakar. Kami akan berupaya hadir untuk membantu meringankan beban keluarga korban,” ujar Gunondo.
Senada dengan itu, Direktur BUMDes Bantan Sari, Sopyan, juga menyampaikan keprihatinannya sekaligus mengajak masyarakat untuk peduli.
“Kami dari BUMDes ikut berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kita semua bisa bergotong royong membantu. Ini juga menjadi peringatan agar kita lebih berhati-hati terhadap bahaya korsleting listrik,” ucap Sopyan.
Musibah ini menjadi pengingat bersama bahwa kewaspadaan terhadap instalasi listrik sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Warga berharap dengan dukungan pemerintah desa, BUMDes, serta bantuan pihak terkait, keluarga korban dapat segera bangkit dan membangun kembali tempat tinggal mereka.
Penulis Harry















