https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa Resmikan Pasar Tradisional 2 Kowen Godean

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassindonesianews.com Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, meresmikan secara simbolis Pasar Tradisional 2 Kowe Sidokarto, Godean, Sleman pada Minggu 16 November 2025. Peresmian Pasar Tradisional 2 Kowe ini dilakukan secara simbolis di tandai pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Danang Maharsa.

” Dalam sambutannya, Danang menyiapkan apresiasinya kepada Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) yang telah mempertahankan keberadaan pasa tradisional sebagai kegiatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberadaan pasar tradisional khususnya pasar tradisional menjadi indikator paling nyata kegiatan ekonomi masyarakat di suatu wilayah sehingga dapat memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di daerah.

Ia menilai sebagian besar masyarakat masih memiliki minat yang tinggi, untuk berbelanja di pasar tradisional dengan sejumlah alasan di antaranya dari harga yang masih terjangkau.

Berdasarkan kondisi tersebut, Wakil Bupati berharap ada upaya bersama untuk mempertahankan keberadaan pasar tradisional agar dapat bersaing dengan pasar modern yang berkembang saat ini.

Hilangnya pasar tradisional, dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah terkait dengan menurunnya daya beli daerah serta melemahnya sektor perdagangan informasi.

Dalam kesempatan yang sama, Danang Maharsa juga berharap bahwa peresmian ini tidak hanya di anggap seremonial saja, melainkan sebagai momentum memperbarui semangat untuk bangkit, maju, dan menata kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Labih lanjut katanya, dalam upaya mempertahankan keberadaan pasar tradisional, ia menyebut di butuhkan sinergi antara pemerintah sebagai penyedia fasilitas serta pelaku pasar itu sendiri untuk bersama – sama menciptakan pasar rakyat menjadi tempat transaksi yang layak tanpa harus menghilangkan ciri khas pasar rakyat.

Setelah proses revitalisasi pasar ini, saya harap lebih banyak warga yang merasa aman dan nyaman berbelanja di pasar ini,” ungkapnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *