MURATARA – KompassIndonesianews.com Ketua Umum Kebijakan Publik Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Akbar Mua’ziz, S.E, menyatakan biaya politik yang tinggi yang menyebabkan praktik money politik uang mudah terjadi bukanlah alasan untuk mewujudkan wacana pemilihan Kepala Daerah yang di tentukan oleh DPRD walaupun dengan merancang sistem pemilu yang lebih sederhana, murah, dan praktis,” ujarnya Kamis 1 Desember 2026.
Akbar mengatakan, untuk membuat pemilihan Kepala Daerah lebih efisien dan efektif yang di butuhkan adalah desain pemilu itu yang lebih sederhana,” bebernya. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, saya yakin kita bisa membuat model yang jauh lebih praktis.
Lanjutnya, memilih pemimpin daerah itu adalah hak politik rakyat. Tidak baik jika hak mereka diambil, jangan terlalu rakus,” tegas Akbar.
Ia juga menyangkal anggapan bahwa, biaya politik yang tinggi berasal dari rakyat. Menurutnya, biaya politik mahal karena dinamika para elite di tingkat pusat bukan karena tekanan dari masyarakat,” tutupnya.(MADY. A’S)














