https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Polda Metro Jaya Buka Pelatihan Komunikasi Sosial bagi Ribuan Personel

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.Com
Jakarta — Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membuka Pelatihan Komunikasi Sosial bagi ribuan personel guna meningkatkan kemampuan komunikasi, membangun kemitraan dengan masyarakat, serta memperkuat kualitas pelayanan publik. Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Kamis (29/1/2026) pagi.
Kegiatan ini diikuti oleh 1.211 personel dari berbagai satuan fungsi, mulai dari jajaran Ditsamapta, Satbrimob, Kapolsek, Binmas, hingga seluruh Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dalam sambutannya, Irjen Asep menegaskan bahwa pembinaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menekankan pentingnya kehadiran Polri yang tidak hanya cepat dan tegas, tetapi juga humanis serta mampu berkomunikasi dengan cara yang tepat dan beretika.
“Kepercayaan publik adalah modal utama Polri. Tanpa kepercayaan, tindakan yang benar pun bisa disalahpahami. Karena itu, setiap langkah harus disampaikan dengan cara yang tepat, santun, dan tidak melukai perasaan masyarakat,” ujar Irjen Asep.
Kapolda juga menyoroti peran strategis fungsi pembinaan, khususnya Binmas dan Bhabinkamtibmas, sebagai ujung tombak community policing sekaligus problem solver di tingkat wilayah. Di tengah keterbatasan jumlah personel, kualitas kehadiran dan kualitas komunikasi dinilai menjadi kunci utama efektivitas tugas kepolisian.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai strategi komunikasi publik, pendekatan persuasif, serta kemampuan mengelola dinamika sosial masyarakat. Dengan demikian, potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini tanpa menimbulkan resistensi publik.
Menutup arahannya, Irjen Asep mengajak seluruh personel menjadikan pembinaan masyarakat sebagai investasi kepercayaan jangka panjang, melalui sinergi lintas fungsi serta keselarasan pesan dan sikap kelembagaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan martabat Polri di mata publik. (Andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *