MERANTI, RIAU — Kompassindonesianews.com – Proses seleksi tenaga kerja posisi Floorman di PT Arjuna Petrogas Indonesia menuai sorotan publik. Salah satu peserta seleksi, Muhammad Iqbal, warga Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, mengaku kecewa dan mempertanyakan transparansi hasil rekrutmen yang dilaksanakan pada 18 Januari 2026 di Desa Mayang Sari.
Iqbal menilai panitia seleksi tidak menjalankan prinsip keterbukaan. Ia mengaku hanya menerima informasi lulus atau tidak lulus tanpa penjelasan rinci mengenai nilai dan mekanisme penilaian. Padahal, pada tes pilihan ganda ia menyebut menjawab benar 11 dari 15 soal, namun dinyatakan memperoleh nilai nol pada tes esai.
Selain itu, beredar informasi di kalangan peserta bahwa sejumlah nama yang dinyatakan lulus diduga telah direkomendasikan sebelumnya. Dugaan tersebut memicu kecurigaan adanya kepentingan tertentu dalam proses rekrutmen yang seharusnya mengedepankan keadilan dan objektivitas.
Menanggapi hal itu, pihak PT Arjuna Petrogas Indonesia melalui herder Lucky membantah tudingan tersebut. Ia menyatakan penilaian dilakukan sesuai prosedur, dengan tes esai dinilai oleh tim teknis yang berkompeten dan telah disepakati sejak awal pelaksanaan seleksi.
Meski demikian, klarifikasi tersebut dinilai belum sepenuhnya menjawab tuntutan transparansi. Sejumlah pihak mendorong agar dilakukan klarifikasi terbuka dan mediasi dengan melibatkan aparat kepolisian, tokoh adat, serta instansi terkait guna menghindari konflik berkepanjangan.
Dalam regulasi daerah, termasuk Peraturan Gubernur Riau tentang pemberdayaan tenaga kerja lokal, perusahaan di sektor strategis seperti migas diwajibkan menjalankan rekrutmen secara adil, transparan, dan akuntabel. Ketentuan serupa juga ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi lanjutan dari PT Arjuna Petrogas Indonesia maupun pihak terkait lainnya demi menjaga keseimbangan informasi dan kepentingan publik.
Penulis Harry














