https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Abu Bakar, Walau Adapun Efisiensi Anggaran Program Prioritas Tetap Berjalan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, melakukan penyesuaian penggunaan anggaran menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat yang berdampak ke daerah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman, Abu Bakar, mengatakan hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terdampak kebijakan tersebut mulai dari sektor pekerjaan umum hingga pendidikan,” kata Abu saat di wawancarai di ruangan kerjanya Jumat 20 Februari 2026.

Kondisinya memang hampir semua OPD terdampak karena adanya efisiensi anggaran dari pusat, namun kami memilih program – program yang benar – benar mendesak dan selaras dengan prioritas Bupati agar tetap berjalan,” jelasnya.

Menurutnya, sektor infrastruktur menjadi salah satu yang tetap di prioritaskan terutama menyangkut akses jalan dan penerangan jalan umum demi menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Lanjutnya, visi – misi Bupati Sleman terkait infrastruktur tetap kita upayakan. Seperti perbaikan jalan dan lampu penerangan jalan menjadi prioritas, agar pelayanan publik tidak merosot meski ada efisiensi anggaran.

Abu menjelaskan pada sub – sektor sumber daya air, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp.10 miliar dengan fokus pada pemeliharaan rutin yang bersifat mendesak.

” Untuk mengantisipasi program yang tertunda akibat efisiensi pada awal tahun anggaran, kami Pemkab Sleman akan memaksimalkan mekanisme anggaran biaya tambahan atau perubahan anggaran.

Abu juga menerangkan program yang belum bisa terlaksana sekarang, akan di upayakan masuk dalam ABT.” Usulan dari OPD tetap kami tampung dan di saring berdasarkan skala prioritas,” tambahnya.

Kepala BKAD Sleman menegaskan sektor pendidikan tetap dalam kondisi aman, terutama untuk kebutuhan mendasar seperti gaji pegawai dan perbaikan sarana prasarana sekolah.

Kami berusaha agar efisiensi anggaran dari pusat ini, tidak sampai menghentikan layanan – layanan dasar di masyarakat,” tutup Abu.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *